Sunday, November 20, 2011

Acne, how can you do for it ?

Jerawat??? HaaaftBikin gak pede saja. Kecil tapi terkadang membuatmu gelisah dan seolah-olah itu adalah bencana besar ketika muncul apalagi kalo jerawatnya di sekitar wajah (bukannya lebay tapi ini biasanya terjadi di kalangan cewek-cewek). Mau dandan pake apapun rasanya terlihat suram dan menyeramkan. Di hadapan teman-teman jadi minder apalagi kalo mereka pada kinclong (yaaah, meskipun zaman sekarang "si kulit licin" itu banyak diperoleh dengan melakukan berbagai perawatan). 
Yang lebih parah lagi kalo ntu termasuk jerawat batu. Naudzubillah minta ampun susahnya ngilangin. Dibawa ke dokter pun mahal dan so far terang aja bakal ketergantungan dengan segala bentuk terapi  itu. Udah nyoba segala merk kosmetik ?? Bela-belain beli kosmetik mulai dari yang murah sampe termahal dari yang terkenal sampe yang ngetop lalu walhasil, tidak ngefek sama sekali ?? Pasti kamu jadi riweuh dan puyeng sendiri. Sampai-sampai jadi pesimis duluan, malu untuk bersosialisasi di muka umum. Apalagi kalo kamu adalah pekerja kantoran yang kerjaannya always ditonton orang banyak atau mungkin semacam resepsionis, pembaca berita, dan sebagainya. Sementara kondisi iklim dan keadaan tempat di sekitar kita ada yang mendukung dan ada pula yang kurang mendukung. Kalau sudah berada di tempat yang terserang oleh banyak polusi, waaaah yo tambah buruk lagi dan kudu ekstra hati-hati.

   Wajah itu memang bukan tolak ukur kita mau dilihat dan dicintai oleh Allah. Namun, wajah pun termasuk area yang paling urgent dan merupakan salah satu tanda identitas diri kita yang membedakan kita dengan orang lain. Kalau mau kenalan sama orang otomatis lihat wajahnya juga kan?? Nah, biasanya sih ketika berkenalan dengan orang lain pasti kita juga bakal membuat penilaian terhadap orang tersebut. Dan, secara spontan kebanyakan orang menilai dari wajahnya baru kemudian kepribadiannya (Yaah, tergantung orangnya juga sih..kalo aku mah nilai-in or ngenalin orang mah yang nomor 1 itu agamanya kemudian pribadinya. Soal wajah berada di deretan ke sekian aja). 

Hmm, tapi beda lagi nih kalo kamu adalah tipe orang yang cuek sama penampilan. Walaupun tadinya sempet ricuh dengan wajah yang berjerawat tetapi ujung-ujungnya pasrah dengan keadaan dirinya.Eumm, cuek pun tapi bukan berarti mengabaikan dan tidak mengurus diri sendiri lho ya. Bagaimana bisa kamu  mencintai orang lain kalau kamu tidak mencintai dirimu sendiri (Asal dalam batas kewajaran aja sih dan gak berlebihan).

Well, langsung aja deh. Pasti kamu-kamu akan bertanya, bagaimana sih cara menghilangkan jerawat secara alami dan cara pencegahannya ???


Aha, dari yang pernah kudengar di berbagai sumber, ada banyak cara yang dapat kita coba mana kala jerawat itu datang melanda dan mungkin bagi kamu-kamu yang ingin melakukan pencegahan juga bisa melakukan hal-hal sebagai berikut : 
  1. Rajin-rajinlah merawat kesehatan kulit tubuh dengan mandi teratur minimal dua kali sehari. Hal ini tentu saja dapat mencegah kulit dari kuman-kuman yang menempel sehabis melakukan berbagai aktivitas apalagi kalau aktivitasnya itu mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Mandi pun jangan asal mandi. Seluruh area di kulit harus dipastikan benar-benar bersih ketika mandi. Gunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulitmu. Gak usah cari yang mahal, yang terpenting cocok untukmu. Nah, untuk sabun wajah dan tubuh pun harus dibedain. Kata seorang temen dari keperawatan dan dari mbakku yang dia adalah seorang dokter pernah memberikan pesan bahwa jangan sekali-kali menggunakan sabun mandi untuk kulit badan untuk digunakan juga di area wajah sebab pH kulit wajah dan tubuh itu jauh berbeda. Jadi, sebaiknya untuk wajah, gunakan sabun pembersih yang sesuai dan khusus untuk wajah. Itu bisa kamu peroleh di toko mana saja (asall belinya jangan di toko bangunan aja lho ya, hehehe...). Eumm, rajin mencuci muka terlebih ketika sehabis melakukan aktivitas di luar ruangan yang tercemar polusi. Wudhu juga merupakan cara jitu yang memiliki segudang manfaat untuk kulit lho. Mencuci muka dengan air hangat pun juga baik untuk mengeluarkan sisa-sisa kotoran secara maksimal dan membuka pori-pori agar lebih bisa bernapas sehingga memperoleh oksigen yang cukup agar wajah terlihat lebih segar. Cara alternatifnya sih, pakai bahan-bahan yang alami seperti perasan jeruk nipis untuk kulit yang memiliki kandungan minyak berlebih, menggunakan masker tomat untuk mendinginkan sekaligus merilekskan kulit wajah, masker mentimun juga baik untuk jenis kulit yang kering atau alpukat yang baik untuk semua jenis kulit. Masih banyak lagi dah. 
  2. Biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Friends, makanan yang enak itu belum tentu menyehatkan. Hindari makanan yang mengandung banyak lemak. Zaman sekarang, dengan segala  aktivitas dan pekerjaan yang menuntut untuk melakukan hal-hal praktis namun hasilnya pragmatis (weww, kata-katanya ketinggian boo). Jangan mau diperbudak oleh waktu dan modernitas. Saat ini sudah serba KIMIAWI (dan aku pun juga menyadari bahwa terkadang masih saja kecolongan makan makanan yang mengandung zat MSG kalo beli di luar. Kalo masak sendiri insyaallah nggak pernah sudi pakai bumbu-bumbu ber-MSG). So,atur pola makanmu dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan kaya akan vitamin seperti sayur mayur dan buah-buahan. Because vitamin itu baik untuk kesehatan dan untuk meremajakan sel-sel kulit. So, jangan hanya "surface"nya saja yang dirawat tetapi dalamnya pun harus diperhatikan. Plus, perbanyaklah minum air putih (air mineral) sebab air putih terbukti ampuh untuk mengeluarkan zat-zat beracun dari dalam tubuh dan kalo rutin minum paling sedikit 8 gelas sehari bisa membebaskan kita dari gangguan kulit kusam, keriput dan mengencangkan kulit. Jangan lupa, biar lebih barokah, mulailah dengan membaca BASMALAH. hehehe...
  3. Olahraga yang teratur. Terkadang banyak orang yang malas berolahraga. Entah itu aku ataupun kamu. Hmm, ternyata olahraga itu pun penting untuk memaksimalkan kinerja metabolisme dalam tubuh. Yaaah, paling tidak, sempatkanlah untuk jogging sekitar 15-30 menit insyaallah cukup membantu. Bagi yang menyukai kegiatan gym dan yoga pun juga baik asalkan memilihnya sesuai untuk kebutuhan tubuh. Jangan asal embat sana-sini tapi tak ada tujuan. Yang ada malah duit terkuras, manfaat tak dapat. Hmm, bagi yang hobi dengan olahraga renang, sebenarnya memang bagus khususnya bagi kamu-kamu yang mau membentuk tubuh. Namun, terkadang tidak dipikirkan apakah "air" yang ada dalam kolam/sungai/laut itu masih steril atau sudah tercemar dengan berbagai zat berbahaya. Nah, kudu hati-hati. Terus gimana dunk ? Ya, ada baiknya setelah berenang, lekas mandi dengan air bersih dan gunakan sabun yang kamu punya untuk menghilangkan zat berbahaya dan kuman yang mungkin masih menempel di badan kamu.
  4. Ini nih yang paling sulit dihindari. Ketika stres melanda. Entah itu karena tuntutan sekolah, kuliah, atau pekerjaan. Stres memang tidak dapat diduga kapan datang dan perginya. Stres pun rupanya dapat memicu timbulnya jerawat bagi kebanyakan orang meskipun wajahnya mulus tapi ndak menutup kemungkinan ada di antara kita yang berjerawat hanya ketika sedang stres. Lantas bagaimana biar nggak stres?? Kamu harus mengenali dirimu dulu, kenalilah rambu-rambu yang ada dalam dirimu mengenai hal-hal apa saja yang dapat dengan mudah memicu stres. Kalau stres sudah tak bisa dicegah, ya jalan terbaik adalah lakukan terapi relaksasi untuk dirimu sendiri. Mungkin dengan mendengarkan Murotal Al-Qur'an, musik, nonton film komedi atau melakukan olahraga yoga dan hal lain apa saja yang bisa meminimalisir stres kamu. So, you'll get the benefit and will be fresh again.
  5. Tidur yang cukup setiap harinya. 7-8 jam waktu tidur adalah baik untuk kesehatan plus menghindari "si mata panda" dan wajah kusam. Nah, jangan biasakan begadang deh kalo memang hari itu kamu sedang tidak melakukan apa-apa lagi ketika mulai menjelang malam. Bahkan  Rasulullah saw pun menganjurkan kepada kita untuk segera tidur daripada melakukan aktivitas yang tidak berguna setelah waktu isya apalagi mengobrol yang tidak ada manfaatnya. Nah, terus kalo misalkan ada tugas segunung yang tiba-tiba hari itu juga didapat dari guru/dosen/atasan dan deadlinenya esok harinya ? Hmm, ini nih yang sering menggelayuti kita kala tgas sejagat dan mendadak menyerang. Rasanya udah mau kesal dan marah. Memang tak ada gunanya mengumpat kalau No ACTION. Kalau pada petang harinya masih bisa mengerjakan, gunakan waktu sebaik mungkin. Namun, harus diingat pula, otak pun butuh istirahat. Kala rambu-rambumu udah menandakan kamu harus istirahat, jangan ngeyel tetap keukeuh mau ngerjain. Yang ada dijamin deh hasilnya tidak akan baik. Bukan hanya berimbas pada tugasnya tapi juga bagi kesehatan dan kondisi tubuh. Alangkah baiknya segera istirahat dan lanjutkan lagi sebelum atau seusai shalat subuh. Jangan terus-terusan mikir "mana ada waktu?" atau "memangnya cukup dengan waktu segitu?" Ya, kalau tugasnya diberikan dari jauh-jauh hari memang lebih baiknya dicicil saja ngerjainnya dan buat batasan waktu setiap kali mengerjakannya. Lalu, bagaimana dengan tipe-tipe orang yang insomnia apalagi yang sudah dalam tingkatan parah. Wah, kalau soal itu, lebih baik segera diatasi karena sudah merupakan gangguan. Bila perlu rujuk ke dokter langgananmu.
  6. Jangan sesekali memencet jerawat. Hal ini akan menyebabkan luka dan infeksi yang berkelanjutan. Malah yang ada, bekas jerawat yang tadinya dipencet itu bisa saja berubah jadi spot hitam dan itu kadang sangat sulit untuk dihilangkan walau menggunakan apapun. Tergantung jenis kulitnya juga sih. Makanya sangat penting untuk mengetahui jenis kulit dan cara perawatannya. Bila perlu cek ke dokter. Kalau sudah terlanjur, ya resiko ditanggung penumpang, memang. Upss..Ya, lakukan tindakan penyembuhan sesegera mungkin. Rajin pakai foundation juga lho ya tiap keluar rumah apalagi kalau sudah berpapasan dengan sang MENTARI, tambahkan sun block khusus untuk wajah. Bagi yang tak suka pake yang kayak gitu-gituan, paling tidak, gunakan topi atau payung atau gunakan pakaian tertutup yang menyerap keringat dan enak dipakai. Eitts, inget juga, jerawat tidak hanya di wajah saja lho. Ada pula sebagian orang yang berjerawat di bagian punggung atau tubuh. Dan, cara perawatannya kudu hati-hati juga agar tidak alergi. 
Nah, semoga hal di atas bermanfaat untuk kamu-kamu yang bingung dengan jerawatmu.

#Saya juga terkadang seperti itu ketika stres melanda dan perubahan iklim yang membuat jerawat pada timbul. Hiii..masyaallah. Ingat lagi, kebersihan itu sebagian dari iman. Bersih harus total jangan setengah-setengah. Sebelum semakin parah, alangkah baiknya mencegah daripada terlambat. Okeh okeh


Wednesday, November 16, 2011

Poem "Stop to be poor and sad…."




Follow me to bring a cup of rain
Embrace the sun
And kiss the leaves….that fall down under the ground…
Show me….to catch a star what I need….
Time  to walk around…jump to the sweet snow that I’ve ever seen…

Long..long..and long time…to wait…
Wet sky….tell a story about me…
I was crying on my bed when remembered a bad things on my life…
I was drying my leather to be like a grilled fish…
Oow…what are those…..
Autumn….
Has come….
Share a chocolate to my heart by itself…
Wipe the tears on my cheek…
Smile to the other people who I met…

Write something good on the nice paper…
Write something that unbreakable…
Mixed with negligible things

Delete a wrinkle in the paper and let’s fill the ink to the pen and look…I can do the best what I never do…
I’m gonna get a long dinner time with a star and a half moon will perform the quick show on the sky….
Allah has a miracle…and a nice secret for me…I never know what will happen…
But,,, just take it flow….along with a short swift river….

Poem "RAIN"



Hujan menguatkan bumi dalam pencapaian hari
Hujan mengantar jutaan kisah hingga detik yang berlabuh di sangkar emas
Hujan menjadi perantara peradaban dunia
Hujan….
Menahanku sejenak melepaskan dahaga…
Hujan…
Mendoakan mawar putih yang hampir layu
Hujan…
Jahatnya…bukan karena hujan itu…
Tetapi sebab amukan bumi yang tiada peduli
Hujan…
Melukiskan satu kisah pahit di balik tirai merdu
Melukiskan kisah indah di balik pintalan benang kusut

Hujan mencintai matahari
Menggantikannya ketika matahari itu lelah terlelap
Merajut,,,ada saksi cinta di dalamnya…
Menembus cahaya…putih dan hitam…
Pesonanya masih merangkul dunia hingga detik ini…
Surga pun bernyanyi dalam sendu dan merdu…
Angin menyapa,, membangunkan pepohonan…
Hujan…
Jangan kau pergi sebelum saatnya…
Hujan,,
Aku, dia, kami, dam mereka…merindukanmu…
Dan akan selalu merindukanmu…
Tanpamu, langit telanjang..
Tanpamu,,, tak ada lagi cinta untuk matahari, langit, dan bulan
5

Poem "Kisah Trotoar"




Kuncup anggrek mengayuh angin berhembus
Berputar suasana tapi tak mencerahkan apa yang tertinggal
Detik lima berlalu…
Masih bertahan menunggu dayung udara

Sayap-sayap dedaunan gugur
Senja tertutup kening malam
Detak itu tetap tak ingin pergi
Bersemayam di sampan hati
Apakah yang ia cari ?
Duduk ditemani wajah lusuh
Mengayunkan teratai hidup
Mendendangkan gitar-gitar nasib dari titik ke titik
Masihkah mereka mencari ?
Apa ?
Hidup…

Mencari kepastian hidup di tanah yang tiada tanda-tanda wujud kasih sayang ibu bapaknya…
Sendiri…
Ingin lari tapi ke mana lagi…

Membangun satu balok kerdus
Melepaskan lelah beralaskan Koran usang
Wajah dan air mata tak menyatu lagi
Habis sudah hanya sia-sia

Andai dapat kembali dan pulang
Akan mereka tuju
Namun, debu kota apalah daya telah merasuki mimpi bocah-bocah itu
Bukanlah petualangan mencari harta karun
Bukanlah sayembara…
Tetapi,…. Berkuat dalam harapan yang kurang dari cukup
Demi menyambung hidup yang hampir tak lagi berarti…………

19

Poem ("Kata Sederhana")


KATA SEDERHANA

Sederhana saja…
Bila ku punya sebatang kayu kering
Ku akan menyulapnya menjadi pena
yang mengantarkan pesan kecil untuk dunia

sederhana saja
bila ku punya perak
ku akan mengubahnya menjadi piring kecil yang menata gandum penghilang lapar fakir

sederhana saja
bila kupunya sekotak benang wol
ku akan menyulamnya
menghangatkan puing hati gembala tua
namun, bukanlah sederhana…
bila kau punya hati
tetapi sulit untuk menjaganya
bila kau punya cinta
tetapi menjajakannya demi sebuah luka
bila kau punya jasa
tetapi kau lakukan pengorbanan
 yang ujungnya penantian
Ya, penantian sebuah kepalsuan…

Kesederhanaan sebuah kata
Mungkin tak lagi bermakna
Bila
Kita sendiri terlena akan manis dan rumitnya dunia

20



My poem


“The World has Changed”          by Emma


The world has changed…
More and more big building, standing around us…
Quiet and…conceited…

The enlarger do not regard anymore
Hold a view like as hold a tissue that they can torn it anytime…anywhere..as their pleasure…
What they will do next ?
It’s about….make a good choice and good planning
But closed to their perspective sides
Would they think of happiness ? poorness ?

Like a hawk fly apart from their mind…

The world has changed…
The luxuriant tree have been changed to wild goods…
Mix a great movement into it… but we are not realize that there’s s poniard want to catch our soul…

The world has changed..
Eat something nice by bootlicker’s view behind of surface…
Crawling side to side as a mouse hand…

The world has changed…
There tears are fallin’ to the ground
And like a magic, it changed, be a large river…
Sink a whole part of body
Swallow the innocent born…

The world has changed…
Could we guard our principle morally ?
Their body becomes a nice things to sale…
Their brain becomes a weapon to attack an enemy but no realize will attack themselves

Now,,,, Hair of the world couldn’t flutter as well as possible
The abstract of blind magazines close our eyes from what is doing straight

Is there any hope from us ?
Is there any miracle for us ?
Is there any path to going out from wicked whisper and choose to hear what God (Allah) asks for us to build a kind…?
Perhaps,,, one of us will move from darkness
Perhaps,,, one of us will stay in darkness…
It’s true… we moved by A Great Strength…
Only Allah…
Always…. Breathe in our lung
Be faithful from what you think is true
But not just “a faithful”…
Everybody know what their want
But…sometimes we teased by a blank grade that comes onto mind set
Be careful
But not just “careful”
Sometimes we will meet same hole at the same time
So, try to prevent by itself…


Monday, November 7, 2011

Sosok Aneh...

Pagi yang berembun, Langit yang biru telah bangkit dari selimutnya. Segar sudah badan ini tersiram air dari ujung kepala hingga ujung kaki. Saat ini aku termenung. Merenung tentang sebuah kisah klasik lalu. Sehabis membaca sebuah page yang membahas tentang wanita shalehah dan tentang adam & hawa (lebih tepatnya lagi..lagi ke arah pernikahan), aku berusaha untuk menyisipkan kata-kata kutipan itu dalam hatiku. Tidak hanya itu, kemarin aku pun telah selesai membaca seluruh isi buku yang judulnya berbau skripsiku. Bukan berarti atas dasar memenuhi kuota pengetahuan terhadap skripsi saja melainkan karena keinginan yang kuat untuk membaca (habisnya..gak ada yang dapat kulakukan lagi dalam kondisi kurang enak badan kemarin).


Hmm..., ya Allah tak pernah lagi kutemui mata itu, mata yang detik lalu kukagumi dan kucintai dengan caraku yang sederhana. Ya, sangat sederhana hingga aku tak dapat mengeluarkannya ke permukaan dan terus berusaha untuk melenyapkannya. Terngiang lagi, jika dia bukan jodohku maka luputkanlah pesonanya dari mataku dan musnahkan harapanku untuk merindu dan mengharapkannya. Hingga hari ini aku terus melakukannya, menentang hatiku untuk memikirkannya. Alhamdulillah, aku tersadar dan lambat laun hati ini tidak lagi mengharapkannya. Namun, satu hal yang sungguh aneh. Kedatangan akan bayangan makhluk ini sungguh tidak kuinginkan. Hal ini masih datar-datar saja. Tidak berarti semudah itu aku berbalik kemudian mencintai seseorang lagi dan lagi. Mungkin, ini ujian. Ujian yang kelak mengantarkanku untuk meraih gelar mar'atus shalehah. Berat tetapi inilah yang sebenarnya kudambakan. Bukan hanya sekadar menjadi wanita biasa dan sangat biasa. Namun bukan berarti pula aku ingin dipandang luar biasa dan dipuja-puji. Tidak. Aku justru membenci pujian yang melenakan jiwa. Aku hanya menginginkan ini dan kumengadu pada Allah jua.