Tuesday, October 30, 2012

Ridho Sepasang Bidadari


Pasti pernah denger kan rumus bang Ippho "RIGHT" Santosa yang salah satunya adalah "Sepasang Bidadari"????

Hari ini aku mengalaminya.

Kisah berawal ketika aku memasukkan lamaran ke salah satu lembaga swasta dan pagi tadi dipanggil untuk tes wawancara. Setelah ngobrol dengan pemiliknya, alhamdulillah aku diterima.

Namun, rencana Allah justru lebih indah. Ketika sore hari bapak dan mama telah pulang dari bekerja, beliau berkunjung ke kamarku. Kami pun bercengkrama.

Monday, October 29, 2012

REZEKI DARI SILATURAHIM

         Silaturahim mampu mendatangkan rezeki?


         That's RIGHT! Siapa sangka. Ini diperkuat dengan Al-Qur'an dan hadits shahih berikut ini.
"Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim, sesungguhnya Allah menjaga dan mengawasi kamu,"QS. An-Nisaa':1)

"Anas r.a berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,'Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dilamakan bekas telapak kakinya (dipanjangkan umurnya), hendaknya ia menyambung tali silaturahmi."(Muttafaq'alaih)

        Sama seperti kebanyakan muslim yang lain, secara sadar atau tidak, disengaja ataupun tidak, aku pun pernah membuktikannya sendiri.

        Dulu semasa kuliah, kami memang punya agenda yang biasa disebut dengan halaqoh atau liqo' dan agenda organisasi lainnya yang mewajibkan kami untuk bertemu dan bertatap muka satu sama lain. Nah, salah satu fungsi dari agenda ini yaa untuk menyambung silaturahim. Acap kali bepergian bersama kawan-kawan sejawat mengunjungi satu sama lain, entah itu untuk menghadiri majelis ilmu, jenguk yang lagi sakit atau sekadar menyambung silaturahim karena lama nggak ketemu, alhamdulillah, kami memperoleh rezeki yang bisa dibilang nilainya tidak bisa diakumulasikan hanya dalam bentuk uang. Yang tadinya aku pribadi sering sakit karena kecapekan akibat rutinitas yang bejibun, setelah rutin bersilaturahim, keluhan sakit itu semakin berkurang dan nggak sesering di zaman SMA ke bawah dulu. Di samping itu, kalau ada lagi punya hajat, malah cepet banged tertunaikan, dan masih banyak lagi. Tentunya itu semua atas seizin Allah.

       Selain itu, waktu skripsi, aku diwajibkan untuk mencari subjek penelitian "orang yang udah bercerai" nah itu tuh gampang2 susah. Tapi, setelah dipikir lagi, iya yaa, ada enaknya juga kalau skripsian. Enaknya apa? Lagi-lagi bersilaturahim. Meskipun silaturahimnya sama orang yang baru dikenal saat skripsi itu juga, tetapi di balik itu, ada keajaiban rezeki yang diperoleh. Aku bisa memperoleh banyak ilmu terkait fenomena perceraian dan bagaimana dinamika psikologisnya secara "nyata" di lapangan. Ketika dompetku "menipis" habis dipake buat beli kepentingan skripsi, bensin dan segala macem, eeh nggak tahunya aku juga sering dapat "makan gratis" atau snack buah tangan dari si subjekku itu padahal baru kenalan. Lebih fantastisnya lagi, bisa dapat doa dari mereka. MasyaAllah! Semua itu tuh nggak akan cukup kalau diceritakan hanya di lembaran e-diaryku ini sebab begitu banyak nikmat yang kudapatkan dari silaturahim itu sendiri.

       Luar biasa!

       Hari Minggu kemarin ini aja, yang tadinya aku sama seorang sahabat karibku pengen cari alamat aja. Eh gak tahunya pas udah dapet karena cuma sebentar dan entah mau ngapain lagi, akhirnya kami putuskan secara dadakan untuk berkunjung ke salah satu rumah teman SMA kami yang dekat dengan "alamat" yang tadi udah kami cari dan temukan.

       Emang dasarnya dadakan, gak terencana tapi lagi-lagi karena silaturahim itulah, kami dapet banyak rezeki. Mulai dari nyicip snack ringan, sharing ilmu yang bermanfaat, evaluasi dari cerita kenangan semasa SMA, tukar ilmu terkait orang-orang di sekitar kita yang ternyata lebih cepat sukses daripada yang diduga, hingga "makan gratis" :D hehehe. Wah subhanallah sekali. Bahkan dari silaturahim kemarin, yang tadinya aku kurang bersemangat karena cuaca yang tidak menentu, gerah bukan main dan hujan yang tiba-tiba mengguyur, itu semua terobati otomatis dengan silaturahim itu sendiri. Sederhana kan tapi sangat berarti.

       Aku rasa, semua orang pun memikirkan hal yang sama dengan apa yang kutulis ini meskipun kisahnya berbeda-beda tiap orang.

       Jadi, yang jelas, kalau mau rezekinya dilapangkan, perbanyak silaturahim lah salah satu cara jitunya.
Gimana dengan kisah silaturahim kamu kawan???


Saturday, October 27, 2012

TAHUN BARU MENURUT ISLAM


      Setiap akhir tahun biasanya semua manusia di dunia ini tidak terkecuali kaum Muslim mengalami wabah penyakit yang luar biasa, pengidap penyakit ini biasanya menjadi suka menghamburkan harta untuk berhura-hura, euforia yang berlebihan, pesta pora dengan makanan yang mewah, minum-minum semalam penuh, lalu mendadak ngitung (3.., 2.., 1.. Dar Der Dor!).

       Wabah itu bukan flu burung, bukan juga kelaparan, tapi wabah penyakit akhir tahun yang kita biasa sebut dengan tradisi perayaan tahun baruan. Kaum muda pun tak ketinggalan merayakan tradisi ini. Kalo yang udah punya gandengan merayakan dengan jalan-jalan konvoi keliling kota, pesta di restoran, kafe, warung (emang ada ya?)

Thursday, October 25, 2012

Yakin Terkabul

Mengeluh hanya bikin hati mudah kerasukan berbagai penyakit mematikan.

Menjelang hari yang suci besok, wajib banyak-banyak bersyukur.

Apapun perkataan dan kritikan orang, yang tahu aku hanyalah aku, keluargaku dan tentunya Allah.

Meskipun aku memulai karir sebagai dosen motivator dan masih honor, aku merasa bersyukur sebab pekerjaan itulah yang mencariku, bukan aku. Ya, seperti itu.

Aku bangga bila teman-temanku telah bekerja juga dan mungkin pekerjaannya lebih tinggi lagi bagiku. Namun itu tidak membuatku iri atau semacamnya. Aku justru termotivasi untuk terbang lebih tinggi lagi.

Alhamdulillah ada panggilan lagi dari salah satu lembaga pelatihan di sini. Jika aku lulus wawancara Selasa depan, betapa bersyukurnya sebab Allah membuka jalan dan menerangi doaku. Aku bisa memaksimalkan waktuku dari senin hingga minggu. Ya, bila lulus bekerja sebagai staff admin di lembaga tersebut (meskipun hanya sebatas kontrak selama 6 bulan), aku ingin lebih memaksimalkan waktuku dengan bekerja selama 6 hari sekaligus sebagai motivator di hari minggunya juga menyisihkan waktu untuk tetap mengikuti berbagai lomba menulis agar kemampuan ini semakin tajam. Jadi, aku bisa lebih banyak dan lebih cepat meraih 16 jam juga 10000 jam terbaikku, menjajaki langkah demi langkah menuju impianku, tinggi dan lebih tinggi lagi.

Yaah bilapun tempatnya tidak terkenal seperti kantor-kantor lainnya dan harus terbatas dengan kontrak selama 6 bulan seperti yang kutulis tadi tetapi sebisa mungkin aku ingin menorehkan prestasi kerjaku di tempat itu. Apapun pekerjaan yang dikirmkan Allah padaku, semoga itu akan semakin membuka jalanku untuk meraih impianku yang lain.

Dan, aku yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin dan yakin tak terhingga. Aku yakin Allah mulai menjawab doaku satu per satu. Dengan tetap optimis bahkan untuk sesuatu yang tak pasti pun, insyaAllah jika dikerjakan dengan sepenuh hati dan belajar dari kesalahan lalu, itu akan menjadi sebuah proses yang indah.

Alhamdulillah ya Allah,
Kau tak pernah dan tak akan pernah tidur
Kau Ekstra super hebat
Cukup kaulah sebagai pelindung dan penolongku
Hasbunallah wani'mal wakil ni'mal maula wani'man nashir

:) :)) :D

jangan pernah putus asa dari rahmat Tuhan....

Wednesday, October 24, 2012

PUDDING SPONGEBOB

Assalamualaykum. Haiiiiii para cewek, ibu-ibu dan para koki. Hari ini aku mau share resep masakan dari salah satu tabloid yang ada di rumah.

Resepnya adalah......."PUDDING SPONGEBOB"

Caranya lumayan rumit dan panjang sih tapi kalo telaten dan sabar dalam membuatnya, insyaAllah bakal bagus hasilnya dan tentunya yummy :D

Langsung aja deh, yuk kita telusuri resepnya !!!

Bahan 1:
  • Agar-agar bubuk putih 4 gram
  • Gula pasir 1 sendok makan
  • Air 300 ml
  • Pewarna kuning (harus yang food grade ya)  secukupnya
  • Pewarna cokelat secukupnya
Bahan 2:
  • Agar-agar putih 5 gram
  • Gula pasir 100 gr
  • Susu cair 500 ml
  • Vanili bubuk 1/4 sdt
  • Pewarna kuning secukupnya
  • Pewarna biru secukupnya
Bahan 3:
  • Agar-agar putih 5 gr
  • Gula pasir 100 gr
  • Sari buah nanas 250 ml
  • Air 500 ml
  • Essence nanas 1/4 sdt
  • Pwarna kuning secukupnya
Cara membuatnya:
  1. Adonan 1: campur semua bahan kecuali pewarna, masak di atas api kecil sambil diaduk hingga mendidih, lalu angkat. Ambil 1/4 adonan, tambahkan pewarna cokelat, aduk rata dan tuangkan ke dalam loyang datar. Setelah mengeras, potong menyerupai bentuk mulut spongebob dan potong bulat kecil sebanyak 2, sisihkan.
  2. Sisa adonan tadi tambahkan pewarna kuning, aduk rata dan tuang dalam loyang datar. Setelah mengeras potong bentuk bulat, sisihkan.
  3. Adonan 2: campur semua bahan kecuali pewarna. Masak sambil diaduk hingga mendidih, angkat. Ambil 1/4 bagian dari adonan, tambahkan pewarna biru, aduk dan tuang dalam loyang datar dan diamkan hingga mengeras. Setelah mengeras, potong bentuk bulat untuk pinggiran mata, sisihkan.
  4. Ambil 2 sendok makan adonan 2, tuang dalam loyang datar dan diamkan hingga mengeras. Potong bentuk bulat untuk bagian pinggiran mata dan potong 2 bentuk persegi kecil untuk gigi, sisihkan.
  5. Sisa adonan 2, tambahkan pewarna kuning, aduk rata.
  6. Susun agar-agar bentuk mata, bulu mata, mulut dan bulat-bulat kuning secara acak dalam loyang persegi. Lalu tuang sisa adonan 2 warna kuning susu secara hati-hati dengan bantuan sendok makan dan diamkan hingga mengeras.
  7. Adonan 3: campur semua bahan kecuali esens nanas dan pewarna, masak di atas api kecil sambil diaduk hingga mendidih lalu angkat. Tambahkan esens nanas dan pewarna kuning, aduk rata.
  8. Tuang di atas puding 1 dan diamkan hingga mengeras. Keluarkan pudding dari cetakan dan hias sesuai selera.
  9. Siap untuk disajikan.
Selamat mencoba^_^


Sunday, October 21, 2012

STRESS DAN TAHAPANNYA


Definisi Stress      
    
        Stress adalah respons tubuh yang sifatnya non spesifik terhadap setiap tuntutan beban atasnya (Hans Selye, 1950). Stress juga merupakan suatu kondisi dinamik yang di dalamnya seorang individu dikonfrontasikan dengan suatu peluang, kendala, atau tuntutan yang dikaitkan dengan apa yang sangat diinginkannya dan yang hasilnya dipersepsikan sebagai tidak pasti atau penting (RS Sculer:1980). Bila misalnya seseorang sanggup mengatasi beban pekerjaan yang berlebihan, maka yang bersangkutan tidak akan mengalami stress, tetapi jika sebaliknya

Saturday, October 20, 2012

AMBRUK TANPA ART

Setelah beberapa minggu ini, akhirnya tubuh saya terkapar sakit padahal masih ingin bekerja 16 jam lagi seperti sebelumnya. Penyebabnya karena ditambah meringankan pekerjaan rumah menggantikan pembantu yang sedang pergi untuk dua minggu.

Mm, rupanya kami memang sangat membutuhkan tenaga ART. Sudah berkali-kali seperti ini, mengerjakan semua sendiri setiap pagi plus pekerjaan lain kemudian ambruk.

Yap, dan besok saya tidak bisa masuk mengajar di Guidance Club, perlu istirahat. Istirahat selama dua minggu. Membosankan. Namun, semoga sakit ini bisa menjadi penggugur dosa.

Saya ingin dan harus cepat sembuh.

Terima kasih atas perhatian rekan-rekan di Guidance Club untuk izinnya, insyaAllah akan kembali mengajar seperti biasa.

LAGI DAN LAGI......

"Emma, kesehatan itu penting jadi tolong dijaga ya,"gumamku pada tubuh sendiri.

Untuk mencapai mimpi, saya harus jaga kesehatan.

Maafkan saya tubuh, mari kita saling bersinergi mewujudkan impian kita.

Semangat and hope will get soon.

LOMBA WRITING AWARD


EVENT LOMBA MENULIS DARI WRITING AWARD (WR) SEPTEMBER-OKTOBER 2012
TERAKHIR: 31 OKTOBER 2012 (pukul 24.00 WIB)

Tema: "Diariku Sahabat Inspirasiku"

Kami memberikan kesempatan kepada rekan-rekan yang hobi menulis untuk mendapatkan kesempatan bergabung di SMCO Writing Revolution melalui lomba Writing Award ini.

Syarat  dan ketentuan:
  1. Terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apapun
  2. Tertutup bagi anggota SMCO WR yang sudah bergabung sebelumnya.
  3. Sesuai dengan tema "Diariku Sahabat Inspirasiku", yang merupakan kisah nyata yang teman-teman alami sehari-hari ditulis dengan mencantumkan tanggal (boleh juga dengan jamnya), yang bercerita tentang kejadian-kejadian unik, lucu, haru biru, tangis, duka, bahagia, dan sebagainya.
  4. Bersifat perorangan, boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan.
  5. Panjang tulisan 200-800 kata (1-3 halaman A4, spasi 2, margin 3 cm semua sisi).
  6. Tulisannya ditulis di Catatan/Note Facebook, mencantumkan biodata narasi/deskripsi (maksimal 80 kata) di bagian bawah tulisan. Kemudian Tag minimal 30 teman.
  7. Mencantumkan informasi Writing Award ini di bagian bawah note FB-nya.
  8. Atur Privasi Note/Catatan FB menjadi "PUBLIK" agar koordinator lomba dan Dewan Juri bisa membaca dan menilainya langsung. Jika tidak bisa dibuka/dibaca Dewan Juri, maka otomatis gugur.
  9. Tulis di bagian judul note/catatannya "Writing Award WR-Judul Puisi". 
  10. Tulis nama, judul puisi dan copas link/tautan di "KOMENTAR" Dokumen "UPDATE PESERTA LOMBA WRITING AWARD SEPTEMBER-OKTOBER 2012'', atau silakan klik di sini: http://www.facebook.com/groups/kampungWR/doc/469241859782888/
  11. HARUS mencantumkan LOGO Writing Revolution di Note Writing  Awardnya, caranya: klik link ini lalu klik kanan gambar (Simpan Gambar sebagai) : http://2.bp.blogspot.com/-R3_-y3czC5I/Tpes1UviplI/AAAAAAAAAoI/F9Bksquj354/s1600/Logo+Writing+Revolution.jpg
  12. Koordinator lomba Rurin Kurniati dan Risah Icha Azzahra.

Sistem Penilaian:
  • Seleksi awal akan menilai kelengkapan naskah: Judul, nama penulis, ketentuan penulisan,  biodata singkat, tag note minimal 30 teman, dan logo Writing Revolution. Jika syarat ini kurang salah satunya, maka tulisannya gugur dan tidak maju untuk Seleksi II penilaian oleh Dewan Juri.
  • Dewan Juri memilih 20 Pemenang dan 1 Juara Favorit dengan cara membuka dan membaca langsung note tulisan peserta.

Hadiah:
  • 20 Pemenang mendapatkan Beasiswa SMCO (keanggotaan selama 3 tahun, dapat modul, kartu anggota SMCO WR dan e-sertifikat)
  • Penerima beasiswa SMCO ini berhak mengikuti LOMBA MENULIS CERPEN 2012 dengan total hadiah jutaan rupiah dan cerpen nominatornya (info lengkap klik di sini: http://writing-revolution.blogspot.com/search/label/LOMBA%20MENULIS%20CERPEN%202012).
  • 1 Juara Favorit dinilai dari banyaknya tulisan yang diikutkan dalam lomba ini.
  • Juara favorit mendapatkan hadiah paket buku senilai Rp 150 ribu dari  WritingRevo Publishing.

Sponsor:
  • Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO) WRITING REVOLUTION, info lengkap silakan klik:http://writing-revolution.blogspot.com/
  •  WritingRevo Publishing (klik: http://penerbitwr.com/)

"MAJIKAN VS PEMBANTU"


EVENT MENULIS NASKAH BERTEMA "MAJIKAN VS PEMBANTU"

Deadline 30 Oktober 2012.


Bagi yang mempunyai kisah nyata mengenai majikan dan pembantu yang bermasalah beserta tips-tips menjaga hubungan keduanya, silakan ikuti even Lomba Menulis "Majikan Vs Pembantu", 3-4 halaman, A4, TNR 12, margin 3333, spasi 1,5. Kirim ke futicha.turisqoh@gmail.com dengan judul email: "Majikan Vs Pembantu - Judul Naskah - Nama Penulis"


sumber : Fb Futicha Turisqoh II

Hasil Bekerja 16 jam

Betapa nikmatnya menyisihkan waktu untuk bekerja dengan hobi. Belakangan ini saya juga demikian. Saya mulai menerapkan "16 jam", ya saya bekerja selama 16 jam. Bekerja dengan fisik, otak dan hati juga bekerja dengan hobi.

Ajaib! 16 jam yang saya terapkan beberapa minggu ini membuat saya lebih memahami diri saya termasuk apa kelebihan dan kesalahan yang telah saya perbuat.

Tempo hari, saya telah melakukan kesalahan sepele yang cukup fatal seperti yang saya tuliskan di Berkaca dari kesalahan sepele yang bersifat fatal .

Setelah memperbaikinya, saya bisa lebih detil lagi dan berusaha lebih cepat tanggap lagi dari yang kemarin. Dan, kemarin malam ketika masih sedang asyik menorehkan ide untuk sebuah proyek audisi menulis yang mana dana royaltinya akan disedekahkan ke yang membutuhkan, saya mendapatkan balasan dari "16 jam" dan evaluasi yang saya lakukan. Alhamdulillah, membacanya seperti tidak terduga sebelumnya. Dengan berbagai pertimbangan, salah satu naskah yang saya ikutkan di salah satu dari beberapa lomba yang saya ikuti akhirnya LOLOS di tahap I penjurian dan masuk menjadi nominator tahap II. 

Namun bukan itu sebenarnya yang membuat saya lebih tercengang. Saya lebih tertarik menelusuri beberapa kritikan dan masukan dari juri di tahap 1 terhadap naskah saya sehingga saya lebih mudah mengetahui apa yang menjadi pertimbangan baik dan buruknya. 

Ya, itu adalah modal berharga yang saya peroleh dari beberapa kritikus seni di perlombaan tersebut dan ke depannya, saya akan lebih perhatian lagi, lebih detil lagi, lebih baik lagi daripada sebelumnya.

Menang atau tidak itu adalah keputusan juri tahap II. Saya sih optimis berharap bisa menang. Jika pun tidak menang, bagi saya, saya sudah menang karena telah lolos seleksi di tahap 1 yang mungkin saja ada beratus-ratus naskah yang disaring di situ, dan saya berhasil menjadi salah satu nominator di tahap 2.

Yap, itulah sekelumit dari bagian kisah saya selanjutnya menuju mimpi saya. A journey to my dream.

Thursday, October 18, 2012

BERKACA DARI KESALAHAN SEPELE YANG BERAKIBAT FATAL

        Sore ini sehabis shalat Ashar, kubuka email dan salah satu situs penyelenggara event lomba menulis puisi yang kuikuti. Melihat pengumuman pemenangnya membuat darahku berdesir hebat. Ketika kutelusuri huruf demi huruf, kudapati apa yang kuinginkan. Yap, aku GAGAL. Naskahku TIDAK LOLOS dalam salah satu dari beberapa event lomba yang kuikuti.

         Aku tidak lengah apalagi putus asa. Untuk apa? Karena aku telah menyalakan obor keOPTIMISanku, aku harus membuka mata lebar-lebar.

        Ini bukan kali pertama aku gagal. Entah sudah berapa puluh kali. 

        Kutengok lagi....

        Kuberkaca lagi dari kegagalanku.

        Apa yang membuat naskahku gagal/tidak menang?

        Kesalahan apa yang telah kuperbuat? Oh, ternyata aku baru sadar setelah melihat email balasan yang kukirim beberapa hari yang lalu, yang mana pihak penyelenggara memintaku untuk mengirim ulang naskah ke dalam bentuk MsWORD, dan itu kukirim TELAT. Sudah melewati batas deadline.

        Tidak ingin menumpahkan amarah karena kelalaianku yang disebabkan oleh hal sepele--sebab beberapa hari setelah aku mengirimkan naskah pertama kali, aku tidak memperpanjang masa aktif internetku. Itulah yang menyebabkan aku tidak membuka email dan melakukan pengiriman ulang melebihi deadline-nya dan tidak dapat dilakukan penjurian lagi.

       Kecewa? ada.

       Sedih? ada.

       Kubuang kata "andai" dalam pikiranku...

       Aku yakin naskahku adalah yang terbaik.

       Tidak ada gunanya menyesal melainkan belajarlah dari kesalahan.

        Kesalahan kecil pun bisa berakibat fatal.

       Namun, inilah perjalanan yang harus kutempuh demi mewujudkan impianku yang telah lama mati. Impian menjadi penulis. Impian di mana aku bisa melihat namaku terpampang di beberapa buku, entah itu dalam antologi ataupun sendiri. Aku ingin kembali menghidupkannya. Aku yakin aku mampu menembusnya asal aku rajin berlatih.

        Sudah berapa lomba yang kuikuti saat ini dan kuharap, kegagalanku akan semakin berkurang.

        Harus lebih teliti lagi agar hal sepele seperti itu tidak terulang kembali

        Aku catat ini sebagai awal dari kelanjutan sepak terjangku.

        Bismillahirrahmanirrahim, Kun Fayakun...

        Mulai membara lagi untuk terus berlatih dan berlatih. (*)

       
NB: Ini kuanggap sebagai catatan pertama dalam sejarah menuju impianku. Ya, Allah semoga aku tetap istiqomah untuk memperjuangkannya, terus berlatih dan berlatih tak kenal henti dan suatu hari menjadi The Winner.


CARA MENULIS CERPEN


Menulis cerpen (cerita pendek) dapat menjadi permulaan karir yang baik sebagai penulis fiksi. Menulis cerita yang sangat panjang, seperti novel pastilah lebih membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Belum lagi mencari penerbit yang mau menerbitkannya. Cerita pendek dapat menjadi terobosan dalam karir menulis. Lebih banyak alternatif bagi penulis cerita pendek untuk dikenal, daripada novel. Majalah dan koran banyak yang menerima cerita pendek. Blog bisa juga menjadi alternatif dimuatnya cerita pendek di internet. Seringnya nama penulis muncul dalam cerita pendek yang dimuat di berbagai majalah dan koran, bisa menjadi pertimbangan positif bagi penerbit, bila penulis tersebut menyodorkan naskah cerita yang lebih panjang seperti novel ke penerbit.
Tulisan ini ditujukan pada penulis pemula yang ingin menulis cerita pendek dengan baik. Sesuai namanya, menulis cerita pendek memiliki keunikan tersendiri.
Tema
Sebaiknya Anda memiliki tema yang jelas saat menulis cerpen, tentang cerita seperti apa yang ingin Anda tulis. Pesan apa yang ingin Anda sampaikan kepada pembaca. Dengan adanya tema, yang menjadi tulang punggung cerita, maka cerpen Anda akan meninggalkan kesan tersendiri pada pembaca. Penetapan tema dari awal juga berguna agar saat menulis, Anda tidak terlalu jauh melenceng dari cerita sudah ditetapkan.
Alur cerita
Fokuslah pada satu alur cerita sesuai dengan tema yang sudah ditetapkan sebelumnya. Karakter tambahan, sejarah, latar belakang, dan detail lainnya sebaiknya memperkuat alur cerita ini. Percabangan alur cerita mutlak harus dihindari.
Karakter
Jangan menggunakan jumlah karakter yang terlalu banyak. Semakin banyak karakter bisa membuat cerita Anda menjadi terlalu panjang dan tidak fokus pada tema. Gunakan karakter secukupnya yang sesuai dengan alur cerita.
Sepenggal kisah hidup
Namanya saja cerita pendek, sehingga cerpen hanya menceritakan tentang sekelumit kisah dalam hidup karakter yang Anda buat. Jika karakter Anda memiliki kisah hidup yang sangat panjang, tulis hanya sebagai background yang menjadi penguat tema cerita tersebut. Tekankan hanya pada satu bagian dari hidupnya untuk ditulis.
Penggunaan kata
Bagaimanapun cerpen memiliki keterbatasan dalam jumlah kata yang bisa dipakai, apalagi cerita super pendek seperti flash fiction. Seringkali majalah atau koran tertentu benar-benar membatasi jumlah kata yang bisa dipakai. Jadi, Anda sebaiknya menggunakan pilihan kata yang efisien dan menghindari menggunakan kalimat deskriptif yang berpanjang-panjang.
Impresi
Secara tradisional, cerpen dimulai dengan pengenalan karakter, konflik, dan resolusi. Alternatif lain, adalah Anda dapat membuat impresi pada pembaca justru pada awal cerita, dengan langsung menghadirkan konflik. Karakter Anda sudah berada di dalam kekacauan besar. Hal ini akan membuat pembaca semakin penasaran, ada apa yang terjadi sebenarnya, bagaimana karakter tersebut akan mengatasi persoalannya. Pengenalan karakter, setting, dll dapat dilakukan secara perlahan-lahan di bagian cerita berikutnya.
Kejutan
Beri kejutan pada pembaca di akhir cerita. Hindari membuat akhir cerita yang mudah ditebak.
Konklusi
Jangan biarkan pembaca meraba-raba dalam gelap pada akhir cerita Anda. Pastikan konklusi di akhir cerita Anda memuaskan, tetapi juga tidak mudah ditebak. Pembaca perlu dibuat berkesan pada akhir cerita, tentang apa yang terjadi pada karakter tersebut. Akhir cerita yang mengesankan akan selalu diingat oleh pembaca, bahkan setelah lama mereka selesai membaca cerita tersebut. Para penulis pemula seringkali disarankan untuk menggunakan pengandaian berikut ini ketika mulai menyusun cerpen mereka:
  1. Taruh seseorang di atas pohon.
  2. Lempari dia dengan batu.
  3. Buat dia turun.
Kelihatannya aneh, tapi coba Anda pikirkan baik-baik, karena saran ini bisa diterapkan oleh penulis mana saja. Nah, ikuti langkah- langkah perencanaan seperti yang disarankan di bawah kalau Anda ingin menulis cerpen-cerpen yang hebat.
Perencanaan Cerpen
Taruh seseorang di atas pohon: munculkan sebuah keadaan yang harus dihadapi tokoh utama cerita.
Lempari dia dengan batu: Dari keadaan sebelumnya, kembangkan suatu masalah yang harus diselesaikan si tokoh utama tadi. Contoh: Kesalahpahaman, kesalahan identitas, kesempatan yang hilang, dan sebagainya.
Buat dia turun: Tunjukkan bagaimana tokoh Anda akhirnya mengatasi masalah itu. Pada beberapa cerita, hal terakhir ini seringkali juga sekaligus digunakan sebagai tempat memunculkan pesan yang ingin disampaikan penulis. Contoh: Kekuatan cinta, kebaikan mengalahkan kejahatan, kejujuran adalah kebijakan terbaik, persatuan membawa kekuatan, dsb. Ketika Anda selesai menulis, selalu (dan selalu) periksa kembali pekerjaan Anda dan perhatikan ejaan, tanda baca dan tata bahasa. Jangan menyia-nyiakan kerja keras Anda dengan menampilkan kesan tidak profesional pada pembaca Anda.
Praktekkan perencanaan sederhana ini pada tulisan Anda selanjutnya.
Tema
Setiap tulisan harus memiliki pesan atau arti yang tersirat di dalamnya. Sebuah tema adalah seperti sebuah tali yang menghubungkan awal dan akhir cerita dimana Anda menggantungkan alur, karakter, setting cerita dan lainnya. Ketika Anda menulis, yakinlah bahwa setiap kata berhubungan dengan tema ini. Ketika menulis cerpen, bisa jadi kita akan terlalu menaruh perhatian pada satu bagian saja seperti menciptakan penokohan, penggambaran hal-hal yang ada, dialog atau apapun juga, untuk itu, kita harus ingat bahwa kata-kata yang berlebihan dapat mengaburkan inti cerita itu sendiri.
Cerita yang bagus adalah cerita yang mengikuti sebuah garis batas. Tentukan apa inti cerita Anda dan walaupun tema itu sangat menggoda untuk diperlebar, Anda tetap harus berfokus pada inti yang telah Anda buat jika tidak ingin tulisan Anda berakhir seperti pembukaan sebuah novel atau sebuah kumpulan ide-ide yang campur aduk tanpa satu kejelasan.
Tempo Waktu
Cerita dalam sebuah cerpen yang efektif biasanya menampilkan sebuah tempo waktu yang pendek. Hal ini bisa berupa satu kejadian dalam kehidupan karakter utama Anda atau berupa cerita tentang kejadian yang berlangsung dalam sehari atau bahkan satu jam. Dan dengan waktu yang singkat itu, usahakan agar kejadian yang Anda ceritakan dapat memunculkan tema Anda.
Setting
Karena Anda hanya memiliki jumlah kata-kata yang terbatas untuk menyampaikan pesan Anda, maka Anda harus dapat memilih setting cerita dengan hati-hati. Disini berarti bahwa setting atau tempat kejadian juga harus berperan untuk turut mendukung jalannya cerita. Hal itu tidak berarti Anda harus selalu memilih setting yang tipikal dan mudah ditebak. Sebagai contoh, beberapa setting yang paling menakutkan bagi sebuah cerita seram bukanlah kuburan atau rumah tua, tapi tempat-tempat biasa yang sering dijumpa pembaca dalam kehidupan sehari-hari mereka. Buatlah agar pembaca juga seolah-olah merasakan suasana cerita lewat setting yang telah dipilih tadi.
Penokohan
Untuk menjaga efektivitas cerita, sebuah cerpen cukup memiliki sekitar tiga tokoh utama saja, karena terlalu banyak tokoh malah bisa mengaburkan jalan cerita Anda. Jangan terlalu terbawa untuk memaparkan sedetail-detailnya latar belakang tiap tokoh tersebut. Tentukan tokoh mana yang paling penting dalam mendukung cerita dan fokuskan diri padanya. Jika Anda memang jatuh cinta pada tokoh-tokoh Anda, pakailah mereka sebagai dasar dalam novel Anda kelak.
Dialog
Jangan menganggap enteng kekuatan dialog dalam mendukung penokohan karakter Anda, sebaliknya dialog harus mampu turut bercerita dan mengembangkan cerita Anda. Jangan hanya menjadikan dialog hanya sebagai pelengkap untuk menghidupkan tokoh Anda. Tiap kata yang ditaruh dalam mulut tokoh-tokoh Anda juga harus berfungsi dalam memunculkan tema cerita. Jika ternyata dialog tersebut tidak mampu mendukung tema, ambil langkah tegas dengan menghapusnya.
Alur
Buat paragraf pembuka yang menarik yang cukup membuat pembaca penasaran untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Pastikan bahwa alur Anda lengkap, artinya harus ada pembukaan, pertengahan cerita dan penutup. Akan tetapi, Anda juga tidak perlu terlalu berlama-lama dalam membangun cerita, sehingga klimaks atau penyelesaian cerita hanya muncul dalam satu kalimat, dan membuat pembaca merasa terganggu dan bingung dalam artian negatif, bukannya terpesona. Jangan pula membuat "twist ending" (penutup yang tak terduga) yang dapat terbaca terlalu dini, usahakan supaya pembaca tetap menebak-nebak sampai saat-saat terakhir. Jika Anda membuat cerita yang bergerak cepat, misalnya cerita tentang kriminalitas, jagalah supaya paragraf dan kalimat-kalimat Anda tetap singkat. Ini adalah trik untuk mengatur kecepatan dan memperkental nuansa yang ingin Anda sajikan pada pembaca.
Baca ulang
Pembaca dapat dengan mudah terpengaruh oleh format yang tidak rapi, penggunanaan tanda baca dan tata bahasa yang salah. Jangan biarkan semua itu mengganggu cerita Anda, selalu periksa dan periksa kembali.

Wednesday, October 17, 2012

LOMBA CERPEN HOR ROSA-LAY (House Of Romance; Romance Story Audition-Loves Around You)


DL: 3 November 2012

Halloooo Romance Lovers!!!

Memperingati ultah grup kita, admin mengadakan event dengan hadiah-hadiah keren! Pastinya event menulis cerita romance. Nah, event House of Romance kali ini bernama ROSA – LAY (Romance Story Audition – Loves Around You).

Apa sih ROSA-LAY? Ada kata Audition di situ, jadi event kali ini adalah sebuah audisi untuk mencari cerpen-cerpen romance yang nantinya akan dibukukan. Tema cerita romance yang dicari adalah seputar kisah-kisah cinta yang sering kita temui di sekitar kita. Bagaimana ketentuan untuk mengikuti audisinya? Let’s check it out…

Tema Cerpen:

    Cinta dua generasi
    Cinta dunia maya
    Cinta palsu

(Cukup pilih salah satu)

Syarat Mengikuti Audisi:

Cerpen yang dikirim harus sesuai dengan pilihan tema di atas;

Boleh menggabungkan unsur romance dengan genre lain (bebas);

Naskah cerpen rapi, enak dibaca, memperhatikan EYD dan kaidah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar;

Tidak mengandung pornografi, unsur kekerasan atau menyinggung SARA;

Belum pernah diikutsertakan dalam lomba serupa dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun (note fb, blog, twitter, dll);

Naskah adalah karya sendiri, memberikan pernyataan bahwa naskah tersebut karya sendiri, bukan plagiat. Pernyataan tersebut ditulis di halaman terpisah di dalam file naskah cerpen;

Fanfic tidak diperbolehkan;

Prosedur Pengiriman Naskah Cerpen:

Ditulis dalam file MS Word, font Times New Roman, spasi 1 ½;

Jumlah kata minimal 2000 kata, maksimal 3333 kata;

Kirim naskah dalam attachment ke alamat e-mail: romance.hor@gmail.com;

Tuliskan nama lengkap, ID fb, alamat lengkap, dan nomor ponsel di body text e-mail;

Prosedur Penjurian:

Jangka waktu pengiriman naskah adalah 3 Oktober – 3 November 2012;

Setiap naskah yang masuk ke e-mail panitia, akan langsung dinilai dan melewati proses seleksi Tahap I, untuk menentukan apakah naskah tersebut lolos ke tahap selanjutnya atau tidak;

Jawaban untuk lolos/tidaknya naskah ke Tahap II adalah maksimal 2 hari setelah pengiriman naskah cerpen;

Jika telah mengirimkan naskah dan mendapat balasan bahwa naskah tersebut tidak lolos/gugur dalam seleksi Tahap I, peserta bisa terus mencoba mengirimkan naskah lain sampai batas akhir pengiriman tanggal 3 November 2012;

Proses penjurian tahap I adalah tanggal 3 Oktober – 10 November 2012;

Hanya 1 naskah yang bisa lolos untuk tiap peserta;

Cerpen yang lolos penjurian tahap I, akan masuk ke penjurian tahap II untuk menentukan 7 pemenang yang karyanya nanti akan dibukukan;

Jangka waktu proses penjurian tahap II adalah tanggal 11 – 25 November 2012;

Pengumuman pemenang tanggal 26 November 2012;

Hadiah:

Juara I mendapatkan uang tunai Rp 150.000,- dan pulsa senilai Rp 100.000,-
Juara II mendapatkan uang tunai Rp 100.000,- dan pulsa senilai Rp 50.000,-
Juara III mendapatkan uang tunai sebesar Rp 50.000,- dan pulsa senilai 50.000

Juara IV mendapatkan 2 buah novel berjudul MIMPI BUNGSU dan GADIS KECIL DI TEPI GAZA karya Vanny Chrisma WJuara V mendapatkan 1 buah novel berjudul ANOTHER IDOL karya Delia Angela terbitan Elf BooksJuara VI mendapatkan 1 buah novel berjudul ANOTHER IDOL karya Delia Angela terbitan Elf BooksJuara VII mendapatkan 1 buah novel berjudul ANOTHER IDOL karya Delia Angela terbitan Elf Books;

Hadiah uang tunai dan pulsa disponsori oleh Amy Tan dan SamalonaHadiah novel MIMPI BUNGSU dan GADIS KECIL DI TEPI GAZA disponsori oleh Vanny Chrisma WHadiah novel ANOTHER IDOL disponsori oleh ELF Books(Kunjungi dan LIKE fanpage ELF Books untuk mendapatkan info buku-buku terbitan ELF Books https://www.facebook.com/pages/Elf-Books/191129120971005 serta website http://www.elfbooks.net/ untuk mengirimkan naskah dan bergabung menjadi penulis di ELF Books)

Tujuh naskah terpilih tersebut akan dibukukan dan penulis akan mendapatkan royalti. Untuk pembagian royalti akan dibicarakan lebih lanjut dengan para pemenang.

Daftar Juri

    Seleksi Tahap I : Catz Link Tristan, Lia Zhang, Lavendrew Garfield
    Penjurian Tahap II : Majnun Jiddan, Dadan Erlangga, Petrus Jody

Catatan : Dilarang melakukan komunikasi/korespondensi dalam rangka proofread, permintaan pendapat dan masukan, komentar, pencabean dan semacamnya pada juri-juri tersebut di atas untuk karya yang dikirimkan, selama audisi berlangsung. No exception

Oke, sekian pengumuman event House of Romance kali ini. Kami tunggu naskah-naskah romance-nya. Silakan bersiap dan selamat mengikuti HoR : ROSA – LAY!

With love,Admins.

sumber: htpp://www.imajinasipena.blogspot.com

Monday, October 15, 2012

ART (Asisten Rumah Tangga)

       Asisten Rumah Tangga (ART) atau bahasa bakunya Pembantu atau disebut juga Pembokart dan entah apa lagi. *tengok kamus di lemari.

        Gue berasa seperti reinkarnasi kembali sebagai "anak kontrakan" atau bahasa kerennya anak kost. Gimana nggak? Hari ini gue super duper capek karena pembantu yang biasa datang buat bersih-bersih, nyuci dan nyetrika tiba-tiba ngasih kabar kalo dia harus berlayar menuju kota Kendari, ke rumah saudaranya. Gue juga nggak tahu pasti urusannya apa di sana, yang jelas, beliau pergi cukup lama. Mau nggak mau, gue harus kerja ekstra dua kali lipat *lihat aja, rumah ortu gue tingkat dua. Biasanya gue hanya bersih-bersih bagian atas, sekarang harus bersihin lantai dasar juga. MasyaAllah!

       Sebenernya gue nggak ngeluh sih cuman teringat lagi dengan masa-masa menjadi anak kost di kontrakan komunitas Sitti Hajar. Ada piket masak bareng, bersih-bersih rumah, nyuci dan nyetrika sendiri. Bagaikan ketimpuk sama papan trus kejatuhan tangga pula, ckckck.... *secara, dibarengi dengan jadwal kuliah, magang, ROHIS, ngurus ini itu dan bla bla. It's a wonderful moment because I could manage the time seriously. 

            Heuum, untuk beberapa minggu ini hingga menjelang Idul Adha, gue harus benar-benar fokus antara pekerjaan di rumah, ngajar di Guidance Club mahasiswa tiap weekend plus ngeluangin waktu buat latihan berkarya ikut lomba nulis yang udah lama terbengkalai. Well, semua itu nikmat dari Allah buat gue dan gue bersyukur untuk itu.

            Ternyata emang berat ya kerja sebagai ART itu, yaaa 11:12 lah dengan kerjaan ibu rumah tangga yang juga ngurus suami dan anak-anaknya. Namun, sayangnya dari dulu sampe sekarang, pembantu panggilan (tetap) yang udah lama bekerja di rumah tuh kerjaannya masih aja kurang beres. Cucian kadang ada yang luntur, nyapu kurang bersih, ngepel; airnya cuman diganti sekali dua kali untuk ruangan dasar yang lumayan plus hasil setrikaan yang terlalu panas sampe bikin warna baju kusam. *bukannya hepi ada pembantu, ini malah suram. Bukan hanya itu, kejadian lebih parah pun pernah terjadi, nggak hanya sekali tapi berkali-kali dan itu juga dialami oleh tetangga gue yang pernah pake jasa ART ini dan ART ini nggak mau mengakui perbuatannya. Trus, kenapa masih dipertahanin? Soalnya nyari ART susah banget. Meskipun begitu, pemantauan tetap berjalan ketika si ART ini bekerja sehingga bisa meminimalisir hal-hal negatif yang pernah terjadi.

               Well, kalo gue pribadi, nggak seratus persen mempercayakan pekerjaan kepada pembantu sih. Boleh aja pake pembantu karena gue juga harus membagi waktu untuk ngelakuin hal-hal yang lebih urgent dan penting. Jangan mudah percaya sama ART kalo selama bekerja dia konsisten melakukan hal-hal buruk. Kalo memungkinkan nyari pengganti sih, nggak masalah kalo mau di-PHK tetapi kalopun terpaksa mempertahankan si ART untuk tetap bekerja yaa sebaiknya lakukan pemantauan ketika dia sedang bekerja, jadi kalo ada yang keliru bisa dikasih tahu atau diingatkan dan itu harus dilakukan berkali-kali.

LOMBA NULIS NARSIS ON TWITTER; NarsisTweet



DL: 30 Oktober 2012

Terbuka untuk segenap Tweeps di seluruh penjuru dunia;

Tema: NarsisTweet: Narsis ala Twitter;

50 Nominasi NarsisTweet dibukukan, cetak nasional (masuk Gramedia loh) dan masing-masing mendapat 1 buku tanda terbit. (malah dapat royalti penjualan bukunya nanti).

Total hadiah ratusan ribu rupiah.

Syarat dan Ketentuan:

Lomba ini GRATIS dan terbuka untuk siapa saja asalkan punya Twitter;

Tulisan diangkat dari kisah nyata yang dialami sendiri oleh penulis, atau kisah orang lain (seperti teman, sahabat, saudara, kenalan dan lain-lain) seputar masalah kenarsisan yang nyinggung soal cinta, jomblo, kekonyolan, keapesan, patah hati dan semua-semuanya deh. Ditulis dengan gaya kocak, enak dibaca dan yang penting bisa bikin yang baca sakit perut nahan tawa, huahahahahaha;

Setiap peserta hanya boleh mengikutkan 1 tulisan narsisnya, yang belum pernah dipublikasi di media online (seperti situs, FB, atau Blog) atau tidak diikutkan dalam lomba lainnya;

Panjang tulisan 2-3 halaman, spasi 1, kertas A4, jenis huruf TNR ukuran 12, margin 3 cm atau 1,18 inci semua sisi;

Nama penulis menggunakan nama Twitternya dan panjang biodata pada akhir tulisan maksimal 160 karakter/huruf. Contoh: nama penulis @NarsisTweet, nama di dunia nyatalah adalah Narsis Tangguh yang selalu eksis dalam dunia kenarsisan. Sudah punya gabetan sama-sama dosan narsis, hihi;

Tulisan dikirim dalam LAMPIRKAN FILE (Attach File) ke email: Antologi_WR@yahoo.co.id

Tulis di judul email: NarsisTweet: Judul Tulisan-Nama Penulis

Sebarkan informasi ini di note FB minimal tag 20 teman dan bisa diposting di Blog kamu;

Harus hastag atau follow: @NarsisTweet dan @NarsisUnlimited

Jika ada pertanyaan silakan hubungi koordinator lomba: Rurin Kurniati.

Hadiah:

Juara I: Uang tunai Rp 300.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
Juara II: Uang tunai Rp 200.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
Juara III: Uang tunai Rp 100.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).

3 Juara Harapan mendapat beasiswa Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO) Writing Revolution (ditambah 2 buku bukti terbit + e-sertifikat).

*Hadiah bisa bertambah jika ada tambahan sponsor lainnya.

Catatan:

*Update peserta, pengumuman nominator dan pemenang di Grup Zona Narsis Unlimited, atau klik: https://www.facebook.com/groups/narsisunlimited/

Sponsor:

Penerbit Writing Revolution.
Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO), info lebih lengkap silakan klik: http://writing-revolution.blogspot.com/

Saturday, October 6, 2012

Memulung Lebih Mulia daripada Mengemis

Setiap pagi di kompleks BTN kami biasanya ada seorang nenek yang kira-kira bermur 60-70 tahun yang kerjaannya memungut sampah-sampah plastik seperti botol, kaleng hingga kardus maupun barang-barang bekas lainnya. Namun, saya belum pernah melihatnya secara langsung sebab dulu saya sibuk sekolah bahkan kuliah jauh dari tempat tinggal. Saya hanya sering mengetahuinya dari mama saya yang seringkali bertatap muka dengan si nenek jika mama berangkat siang.

Saat saya telah lulus kuliah dan kembali pulang ke rumah, rupanya nenek yang sering mama sebut-sebut itu masih ada dan pekerjaannya masih sama, tetap memulung seperti biasa. Pantas saja mama cukup tahu tentang nenek itu sebab bila di rumah banyak berserakan botol plastik atau barang-barang yang sudah tidak terpakai lainnya, mama pasti akan menunggu di pagi harinya untuk memberikan barang-barang bekas tersebut kepada si nenek.

Hari itu, saya berada di rumah dan kebetulan malam hari sebelumnya ada seorang rekan bapak saya yang memberikan buah tangan berupa satu termos besar yang berisi ikan bandeng, kalau orang sini biasa menyebutnya "ikan bolu". Entah berapa jumlah ikan bandeng tersebut, yang jelas kami sekeluarga tidak mungkin bisa menghabiskan sendiri ikan sebanyak itu lagipula kulkas kami pun sudah cukup sesak untuk menampung ikan sebanyak itu. Dan, saya disuruh mama untuk menunggu si nenek pemulung itu untuk memberikan sejumlah ikan bandeng yang telah mama kemas di kantong plastik. Akan tetapi, setelah lama menunggu, nenek tersebut belum juga datang. Biasanya beliau akan lewat di kompleks sekitar jam tujuh pagi tetapi tumben nenek tersebut tidak kunjung lewat setelah jam menunjukkan pukul 08.15.

Mama pun juga belum berangkat. Ia yang memutuskan untuk menunggu nenek tersebut di teras rumah. Eh, akhirnya si nenek itu lewat juga. Mama memanggil nenek tersebut untuk mempersilahkannya masuk. Dari ruang makan, aku menjatuhkan pandanganku keluar, mencari-cari sosok nenek tersebut. Beberapa menit kemudian, tidak ada seorang pun yang masuk ke dalam rumah, rupanya nenek tersebut malu sehingga dia hanya duduk di teras rumah. Ketika saya mengintip dari dalam, tampak terselip garis-garis tenang dan bahagia dari wajahnya. Setelah saya tengok pakaian nenek tersebut, sepertinya saya sudah pernah melihat nenek tersebut di depan rumah, hanya saja saya lupa tepatnya kapan. Masih seperti yang dulu, si nenek yang sangat sederhana dengan kain penutup melingkat di kepalanya sembari membawa tongkat dan sebuah karung goni sebagai wadah untuk menyimpan barang pulungannya. Ternyata memang benar, saya sudah pernah melihatnya dulu.

Sungguh bahagianya, senyum simpul yang muncul dari bibirnya ketika mama memberikan bungkusan berupa ikan bandeng kepada beliau. Heuum, hati ini lagi-lagi terenyuh. Banyak hal yang selama ini saya temukan dan saya pelajari dari mereka yang hidup di bawah garis cukup. Saya saut dengan nenek tersebut. Padahal banyak orang tua yang seumuran dengan si nenek justru memilih untuk duduk tenang sambil menengadahkan tangan hanya dengan modal tangisan atau wajah muram alias menjadi pengemis. Berbeda dengan si nenek itu, di usianya yang sudah di ujung hari, beliau masih semangat untuk mencari sesuap nasi dengan modal tongkat dan karung goni miliknya. Badannya yang tak lagi tegap tidak menyurutkan semangatnya untuk terus memulung barang-barang bekas, karena hanya itulah yang ia mampu. Bagi orang-orang yang tidak mengenalnya mungkin akan mengira beliau adalah seorang pengemis yang memiliki sampingan sebagai pemulung. Yang jelas, beberapa warga sini sudah banyak yang kenal dengan beliau. Jadi, kalau beliau lewat sini, pasti sudah bisa menebak akan memulung barang-barang bekas dan sampah plastik, terkadang, mereka juga telah menyiapkan beberapa sampah plastik dan barang-barang bekas miliknya di depan rumah untuk diberikan pada si nenek. Betapa senangnya si nenek ketika ia berhasil memulung dalam jumlah banyak.

Semua pekerjaan, apapun jenisnya asalkan itu masih halal bahkan memulung sekalipun, itu lebih mulia daripada hanya mengemis kepada orang lain. Bukankah tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di bawah? 

Saya pikir banyak di pinggiran kota lainnya yang juga bernasib sama dengan si nenek. Memang sangat berat mengatakannya namun yang pasti, apapun yang kita kerjakan selama itu tidak bertentangan dengan agama dan moral, berusahalah untuk ikhlas dalam menjalaninya sebab akan selalu ada hikmah dan berkah yang menyertainya.

Mengemis pun tidak bisa dikatakan sebagai hal yang nista karena itu juga menjadi sebuah pilihan bagi kebanyakan potret masyarakat bawah dari dulu hingga sekarang. Namun, selagi masih mampu untuk melakukan hal-hal yang lebih produktif dan bermanfaa, asah saja terus kemampuan itu, biarlah letih itu mengikuti sampai rasa letih itu hilang dengan sendirinya. Meminta bantuan itu memang boleh tapi tidak sama halnya dengan hanya berpangku tangan seperti potret pengemis, mereka hanya mengandalkan bantuan orang lain terhadap diri sendiri tanpa ada usaha yang bermanfaat bagi diri pribadi dan orang lain. Rata-rata pengemis akan mengatakan bahwa mereka tidak bisa bekerja yang lain sebab tidak mempunyai kemampuan apa-apa atau berkata,"saya bahkan tidak lulus sekolah".

Padahal Allah sangat dekat pertolongan-Nya. Allah menebarkan banyak cara baik yang bisa dilakukan tanpa harus menjadi pengemis. Namun, sayangnya kebanyakan dari mereka tidak mau untuk melihat peluang itu. Coba lihat, Henry Ford saja yang bahkan tidak lulus SD bisa bekerja dengan giat hingga menghasilkan mahakarya yang luar biasa, salah satunya memproduksi mobil Ford yang sering kita lihat di berbagai iklan.

Banyak di luar sana saya temukan kisah nyata pengemis yang kaya. Ya, mereka "mendadak kaya" hanya dengan meminta-minta mulai pagi hingga malam, bahkan ada seorang pengemis yang bisa menghasilkan uang jutaan tiap hari hingga bisa menyekolahkan anak-anaknya. Namun, ternyata di balik itu semua, pengemis tersebut  juga memakai cara-cara yang tidak benar, menipu orang lain dengan berpura-pura sakit keras. 

Jaga agar jangan sampai pikiran ini disempitkan hanya melihat satu sudut saja, jangan sampai kita berotak seperti pengemis.
Bila di dunia ini hanya ada satu pekerjaan baik yaitu memulung, itu lebih mulia daripada mengemis.