Tuesday, February 26, 2013

#11 ANTOLOGI- TERPENJARA DI NEGERI SENDIRI

taraaaa..... Bentar lagi bakal terbit. Nah enni nih yang kubilang buku puisi dari event AG Publisher kemaren, nyang temennya buku Senja di Al-Quds itu. Ini versi puisinya...


PUisiku di sini judulnya--> (Yang lolos ituu) "Mengenangmu Dari Indonesia"
Beli aja deh yaa biar bisa baca. Aku juga belom beli hehehe.


SEGERA TERBIT
Judul : TERPENJARA DI NEGERI SENDIRI
ISBN : 978-602-7692-30-6
Tebal : 268 Halaman
Harga : Rp. 50.000,-

Cara Pemesanan Ketik:
TDNS#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#No. Telp#
Kirim ke 0878-260000-53

====================

TENTANG GAZA, TENTANG INDONESIA

hasbunallah wa ni'mal wakil
ni'mal maula wa ni'man nashir1
telah tiba saat di mana sejengkal tanah
harus ditebus dengan tumpahan darah
sebab wajah-wajah perompak
mulai kelihatan berlagak
apalagi yang perlu ditunggu
setelah bertamu meriam-peluru
ke rumah-rumah dan masjidmu
ke wajah anak-istrimu
selain dengan membalasnya
selain dengan mengangkat senjata

sebab di negeri sendiri kami tak bisa apa-apa
selain berdoa, mengutuk, dan meratapi saja
di sini kami juga senantiasa sibuk berlaga
melawan musuh yang tak nampak di jalan raya
juga tak bersembunyi di tengah rimba
tapi membuat kami sekeluarga sengsara
di negeri ini kami juga mengucurkan tetes darah
dari belati yang kami tancapkan di urat nadi
di negeri ini kami meratapi jutaan hektar tanah
yang kami jual-lepas sendiri

MEDITASI UNTUK OPTIMASI FUNGSI KOGNITIF

“Kita dapat belajar untuk menyadari kehadiran kemarahan yang datang sebagai tamu tak diundang dengan menyambutnya melalui jamuan positif” (Adjie Silarus)

Meditasi yang identik dengan aktivitas pengaturan nafas, memejamkan mata dan duduk bersila bukan diklaim sebagai ritual agama atau tradisi tertentu. Semua orang dari golongan, ras, agama dan daerah/negara manapun dapat melakukan aktivitas tersebut. Aktivitas ini juga bukanlah suatu hal yang sia-sia, melainkan justru mampu memberikan dampak positif yang luar biasa dalam kehidupan.

Pada dasarnya serangkaian aktivitas dalam meditasi sejatinya sangat bermanfaat untuk melatih fungsi kognitif seseorang menjadi lebih baik. Berbagai pendekatan/pola yang ada dalam meditasi, seluruhnya dapat membantu seseorang dalam menyembuhkan “penyakit/gangguan” mental maupun fisik yang diderita.

Proses perenungan yang terjadi pada saat meditasi, membawa seseorang untuk fokus pada DIRINYA SENDIRI. Mengenal segala kelebihan dan keterbatasan diri pribadi beserta kehidupan yang menaungi, pencapaian/prestasi, kegagalan dan segala bentuk penilaian baik buruknya diri kita akan terbuka dengan sangat jelas saat melakukan proses meditasi. Oleh karena itu, dalam prakteknya diharapkan, meditasi dapat mengantarkan diri kita untuk mencapai satu simpul (benang merah) yang menjadi titik fokus meditasi yaitu “take the best and throw out the worst”.

Selain itu, meditasi akan membantu mengendalikan ke mana dan di mana arus pikiran kita mengalir. Sehingga, masalah yang tadinya terasa sangat menyiksa ataupun masalah sepele tidak akan bertumbuh semakin besar dan rumit.

Masih ingat kan poin penting yang harus ditanamkan pada seseorang saat bermeditasi? Yap, fokus pada masa “sekarang”. Sekali lagi, fokus pada apa dan bagaimana bentuk kehidupan yang saat ini sedang kita jalani. Bukan menempatkan diri hanya sebagai cerminan “masa lalu” ataupun memposisikan diri sebagai apa dan bagaimana akan dikenal di “masa depan”. Kedua masa itu jelas sangat sulit dilepaskan dari pribadi seseorang, sebab begitulah fase atau siklus hidup yang dialami. Namun, dengan lebih memfokuskan diri pada apa dan bagaimana “masa kini” diri kita, itu akan lebih membantu kita untuk lebih menggali potensi diri dan mengusahakan yang terbaik untuk kehidupan kita saat ini. Tidak menutup kemungkinan, masa depan kita pun akan lebih bersinar seindah bintang.

Lalu, apa ada buktinya kalau meditasi itu benar-benar memberikan dampak positif? Iya. Salah satu orang yang telah merasakan manfaatnya adalah Adjie Silarus. Beliau adalah pakar meditasi (meditator) yang telah merasakan hasilnya selama bertahun-tahun. Adjie, yang pernah memiliki riwayat gangguan penyakit akibat adanya tekanan mental, beliau memulihkan dirinya bukan dengan obat-obatan. Beliau justru menggunakan teknik meditasi sebagai alternatif terbaik untuk memulihkan kondisi fisik maupun psikisnya pada saat itu. Hasilnya? AMAZING…! Hingga saat ini, beliau merutinkan meditasi dan lebih dari itu, menjadikan meditasi sebagai salah satu lifestyle positif yang saat ini dipilihnya. Implikasinya tentu saja tidak hanya menularkan sisi positif untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang-orang di sekitarnya, kliennya dan siapapun yang ingin belajar meditasi dengan beliau.

Oh ya, kalau ada yang bertanya, apakah fungsi meditasi hanya dipusatkan pada fungsi kognitif saja? Jawabannya tidak! Meditasi jelas memiliki banyak manfaat. Meditasi juga mengajak seseorang untuk lebih menumbuhkan kepercayaan dirinya, melatih kesabaran dan kerendahan hati, memudahkan seseorang untuk lebih rajin dan banyak bersyukur, memunculkan sifat penerimaan yang positif atas segala keadaan diri, menyembuhkan berbagai penyakit dan lebih mengenal serta memahami alam sekitar juga Sang Penciptanya.

Meditasi juga sudah banyak diaplikasikan bagi para praktisioner seperti psikiater, psikolog maupun konselor dalam hal konseling atau terapi. Terapi atau proses konseling yang diselipkan metode meditasi akan memberikan efek layaknya "mencium” aromaterapi. Seseorang akan merasakan ketenangan/kedamaian yang luar biasa.

Metode ini juga dapat mengendalikan kecemasan-kecemasan pada suatu objek yang tadinya menimbulkan ketakutan bagi dirinya, seperti pada penderita phobia terhadap hal/objek tertentu. Jadi, meditasi dapat disisipkan sebagai salah satu sesi dalam terapi CBT (Cognitive-Behavioral Therapy) agar dapat membantu klien/pasien meregangkan otot-otot yang kaku, mengurangi tingkat kecemasan serta mengendalikan perilaku “buruk” yang tadinya sering dimunculkan secara sadar atau tidak.

So, untuk memperoleh keseimbangan dampak positifnya, seseorang tentu saja harus melakukan meditasi ini secara rutin dan konsisten. Adjie Silarus akan membantu Anda untuk menciptakan hari-hari yang cerah berbinar dan bahagia dengan meditasi. Anda juga bisa memperoleh berbagai pelatihan yang pastinya akan Anda rasakan sendiri manfaatnya dari proses meditasi bersama Bung Adjie Silarus ini. Jadi, mulailah untuk meniti pola dan gaya hidup yang sehat luar-dalam, jasmani-rohani agar kebahagiaan senantiasa terpancar dalam diri Anda, diri kita masing-masing.

“Pikiran yang jernih dan penerimaan positif akan membuka segala jalan mencapai pertolongan-Nya.” (Adjie Silarus)

Personal Branding Agency, Indscript Creative

Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

JANGAN BANDINGKAN!

‘Aku’ memang tak secantik, tak secerdas, tak seelegan, tak selembut, tak sekalem dan tak setegas ‘dia’. But, I’m really happy to be myself. I always improve myself to better than your knowing. You just know from what you think and what you see, but you don’t know the real of myself.

Ya ya ya… Bila aku disatukan sama dia, mungkin sulit ya. Tapi, sebagai cerita fiksi, merekalah sebenarnya tokoh inti. Jadi, kudu matahin alur untuk mempersatukan aku dan dia.

Belum juga ditulis, udah kepikiran. Iyya soalnya kudu idup juga biar bisa ngerasai tokoh ini, bisa mengenal lebih dalam serta mengikat emosionalitas yang kuat pada tokoh ini.

Saturday, February 23, 2013

NGAMPUS ON FRIDAY

Hay hay haaay…Workmasih sama temanya “work”.

Hari Jumat adalah hari ngajar kedua. Jadi, dalam satu minggu, aku ngajarnya itu dua hari.

Aku mau cerita soal tentang duniaku hari ini.

Heum, hari Jumat, jadwalnya mata kuliah Pengantar Psikologi (Psikologi Umum, red). Dimulai pukul 13.30-15.10 WITA.

Wednesday, February 20, 2013

CERITA DI BALIK NGAMPUS ON TUESDAY

Assalamualaikum…

Open-mouthed smile hihihi kembali lagi bersama Paresma, sing ndue blog iki.

Oh ya, aku kemarin janji mau posting tentang hari pertama masuk kampus (ngajar) setelah long holiday (mahasiswanya sih yang libur, aku jadi ikutan libur deh).

Kemarin, jadwalnya sih sore tapi minggu depan untuk mata kuliah BK dipindah pagi hari. It’s Okay. Kalau yang hari Jumat aku kagak bisa pagi. jadi tetap siang sampe sore.

Tuesday, February 19, 2013

FLASH FICTION TANPA JUDUL

 

Ini sebenarnya mau nulis ulang Flash fiction yang kutulis di Twitter semalam. Tapi lagi males copast jadi bentuk paragraf. Alhasil sekalian copast semua deh sama TL-nya hahaha.

Maaf nih yang namanya Timeline itu awalnya itu dari psotingan bawah ke atas. Jadi otomatis bagi yang mau membaca, silahkan monggo dari bawah ke atas ya, dari nomor 51 ke nomor 1 di bawah ini. Heehehe. Sebenarnya nyampur sama mention dan reply dari temen-temen yang nyimak, cuma udah kuhapus. Katanya sih, bikin emosional bacanya.

Yang mau repot-repot baca, monggo pinarak, dibaca dari bawah ke atas yah hihihi ^___^ biar ada taste TWITTER-nya gitu.

Nah, habis baca, sebenarnya belum nyampe ceritanya, hehehe. Soalnya keburu ngantuk tadi malam. Jadi, di sini tuh ada tiga tokoh sebenarnya, ada dokter-mahasiswa S2 Psikologi-Pasien depresive. Cuman yang dokternya belum dimunculin. Mungkin, munculnya pas bikin bukunya aja kali ya. Hihi, ada inisiatif lagi nanti tapi, pengen bikin novel romance. Kisahnya terinspirasi dari…..? Ada deh, tapi kan yang namanya novel tetep fiksi kan, nah ceritanya juga bakal ditambahin sama “imajinasi fiksi”.

Kapan mau buat? Ntar, insyaAllah kalau buku solo perdana udah berhasil terbit Aamiin (sampe nungguin belum ada konfirmasi dari agensi). InsyaAllah nulisnya nanti, akhir-akhir tahun hehehe. Butuh survey, soalnya bakal ada surprise tentang kajian psikologi dan kedokteran juga.

Ya, udah ya mangga dibaca atuh (inget dari bawah ke atas) ^___^ dan jangan lupa komentarnya ya. Jazakillah khoir.

  1. 15 hrsY.Paresma W.S.PsiY.Paresma W.S.Psi@Counselor_Emma

    Tetapi,jalan kecil itu melumut, licin, tak dapat dilewati. Kisha tetap menunggu. Menunggu sampai Erlangga suci kembali.

HEARTSTRINGS

Ini foto-foto dari drama korea Heartstring. Pemainnya personil CN BLUE: Kim Yong Hwa (jadi peranin Lee Shin) dan ceweknya yang dulu main di He Is Beautiful (lupa namanya).

 

ll

 

Sunday, February 17, 2013

RECOVERY

Dini hari. Alhamdulillah bisa dipertemukan lagi. Sudah lebih baik dari kemarin tentunya berkat Allah, Sang Maha Cinta.

Astaghfirullah, baru sadar kalau sudah dua hari ini tidak melanjutkan proyek. Huaaah, mata mulai melek, keinget Mbak Rika. Sisa tujuh option lagi padahal. Ini sudah hari Minggu, bismillah, lanjutin lagi ntar pagi.

Alhamdulillah, bisa kembali menulis di pagi-pagi buta seperti ini. Pas buka email, jadi "sadar" kembali bahwa selama ini aku berlangganan artikel inspiratif dari beliau. Ya, beliau (ini orangnya beda ya, dia seorang dokter sekaligus CEO coklat itu ^__^) yang selama kurun waktu satuh tahun lebih ini memberi inspirasi secara tidak langsung dari tulisan-tulisannya. Begitu banyak artikel yang kemarin kulahap tapi setengah-setengah sebab fokus dialihkan pada hal yang menguras hati. Bersyukur sekarang bisa memperhatikan dengan seksama semua artikel yang cukup menohok itu.

Oiya, tadi malam, aku sempat rindu berselancar ke rumah e-diary sahabatku. Iya, sahabat yang dicintai olehnya itu (tidak perlu disebutkan). Aku masih ingat, dia pernah menuliskan kata-kata mutiara di blognya. Akhirnya aku izin untuk copast di FB.

Ya, intinya, ketika cinta itu bukan untukku, aku tidak perlu mengemis memintanya, tidak perlu menggadaikan harga diri untuk mengejarnya, tidak perlu terlalu lama membiarkannya bersarang dalam hati. Ketika cinta itu bukan untukku, sebaiknya kusyukuri keadaannya, terima semua kenyataan dan tetap pelajari hikmah di balik semua, tidak boleh hidup di masa lalu dan biarkan luka itu srna seiring berjalannya waktu.

Subhanallah walhamdulillah wallahu akbar.

Masih inget kata salah satu Mbak (kakak tingkat waktu kuliah). Beliau mengatakan bahwa cinta itu adalah sebuah pilihan di mana mau kamu jaga dengan taat atau dengan maksiat, kau tetap akan basah dibuatnya dan yang membedakan antara kedua penjagaan itu adalah rasa berkahnya. Keepin' on mind.

-----


Yeeeyy..... review impian lagi dalam hati, panjatkan pada Ilahi dan mulai melangkah meniti hari untuk menggapai rida dan keberkahan dari-Nya.

Ingat-ingat pesan Murabbi, ingat-ingat pesan ortu, pesan sahabat daaan ustaz/ustazah. Kalau mau sukses, kudu bergaul sama orang sukses. Kalau mau semangat kudu bergaul sama orang-orang yang menularkan semangat positif mereka. 

Ingat juga kata Deddy Corbuzier di Hitam Putih, mungkin kemarin adalah waktu di mana aku terlalu sering menggaungkan kalimat positif pada orang lain tapi mengorbankan diriku yang sebenarnya tidak sebijak itu. Dan saat ini, mulai perhatikan diri lagi, jangan hanya melulu memberi semangat pada orang lain, tapi aku juga harus bangkit menyemangati dan mempedulikan diri sendiri. Oke oke om Deddy^^.

Legaaaa rasanya. Siiiip, Mulai ngerjain apa yang semestinya kudu lekas dikerjain setelah dua hari kemarin terbengkalai. Bismillah cayoooooo!!!! Ganbareee ganbatteeee! Hwaiting! Tsaaaah.... ^____^

Life is too short to regrets 
Life is too wonderful if you face without cheerful
Life is so amazing......






Saturday, February 16, 2013

QUOTES OF TODAY

Kemarin malam, tiba-tiba badanku panas dingin, ketika tidur mulai demam, panaaas banget rasanya. Mungkin efek dari obrolan semalam. Akibatnya energi terkuras termasuk hati. Aku juga sampai lupa melanjutkan proyek menulisku. Semua terasa berat. Berat di mental, raga apalagi hati.

Tadi malam pun, sulit untuk tidur. Imajinasi berkeliaran ke beberapa titik langit. Memastikan bahwa semua akan baik-baik saja.

Aku akui, aku masih bodoh. Masih harus banyak belajar.

Tadi pagi, semua sudah clear. Tidak ada lagi yang kusembunyikan. Kuharap imajinasiku tidak akan terkurung lagi dalam sangkar seperti tadi malam. Besok adalah minggu yang baru, mulai mempersiapkan diri untuk berbagi lagi, lebih banyak dan lebih ikhlas lagi. 

Jujur, bosan juga mendekam gara-gara libur ngajar kayak gini.

Heum, kembali lagi mengejar mimpi, menata harapan pada Sang Ilahi demi mencapai keberkahan hidup dan memeluk rida-Nya.

Alhamdulillah, ketemu quotes yang cukup menarik. Ini setidaknya mengisi kembali bahan bakar untuk jiwa, raga dan hatiku untuk hari ini dan selanjutnya. 

SEMANGAAAAAT SEMANGAAAAAAT HARAPAN AKAN IMPIAN TERBAIK MASIIIH ALLAH PEGANG, HARUS DIAMBIL DAN MEMOHON PADA-NYA ^_____^ SENYUM SELEBAR MUNGKIN, SEMUA DERITA BATIN SUDAH KUKOSONGKAN. KEMBALI BERMEFITASI MEMBUANG SEGALA KEBODOHAN DI HARI KEMARIN.






Sumber: google ^__^

#10 ANTOLOGI- CHOCO LOVE

Antologi ke 10 ^____^ Naskahku yang ada di urutan nomor 1 nooh, hehe

Ceritanya ituu sebenarnya imajinasi tapi tokohnya bener yg jadi CEO coklat dan produk coklat buatannya juga yang jadi tokoh "Aku" itu juga benar tapiiii jalan ceritanya aja yang belum kesampeaan hihihi ^^









PRE ORDER (Berlaku Sampai Tanggal 24 Februari 2013)

Rp 45.000+Ongkir

Khusus Kontributor:
- Potongan harga Rp 9.000,- untuk pembelian 1 eksamplar
- Potongan harga Rp 20.000,- untuk pembelian 2 eksamplar
- Ongkir 1 eksamplar = Rp 15.000,- 2 eksamplar = Rp 25.000,- (untuk alamat sekitar pulau Jawa)
- Ongkir 1 eksamplar = Rp 25.000,- 2 eksamplar = Rp 40.000,- (untuk alamat luar pulau Jawa)

PEMESANAN
SMS ke 081945990097 dengan format: CL_Nama_Alamat_Jumlah Eksamplar

Daftar Naskah FF Dan Nama Kontributor:
1. Because of Cheese Crunchy Chocolate_Paresma Elvigro
2. Choco Love_Rere Z
3. Dua batang cokelat untuk sepotong Hati_Rezita Siregar Agnesia.
4. Hot Chocolate_Mpit Chan
5. Call me_Cynthia EAS
6. Chocolate : O Destino do Amor_Salsabillah
7. Ada Cinta di balik Cokelat yang Terabaikan_Dian Tria Yunita
8. Sang Pangeran Cokelat_Alice Sidusia
9. Secangkir Cokelat panas_Rama Hasan
10. Baru kurasa manisnya cokelat_Amel Sanila
11. Peluruh Duka_Achmad A. Arifin
12. Kau dan cokelatmu dibalik hujan_Titian Berkat Gea
13. Kedai Cokelat _Aisa N. Khumairah
14. Kenangan itu (dari CEO dan Cokelatnya)_Adinda Iik Zakiah
15. Hanyalah Chocolate_Anisatun Aminah
16. Obat Patah Hati Termanis, Cokelat_Elkanisa Mahdi
17. King and Queen of Chocolate_Lita Maisyarah Dechi*
18. Cokelat dari Egha_Arinda Shafa
19. Senyuman Sepotong Cokelat_Gemintang Halimatussa'diah
20. Dan Mentari Pun Berwarna Cokelat_Rina 'Na 'Kwartiana
21. Cokelat Pungutan_Mpit Tivani
22. Manisnya Chocolate Semanis Cintaku_Linda Erlina
23. Semanis Cake Cokelat_Adisti Natalia
24. Kado merah Jambu_Nawank Wulan
25. Cokelat Stick di hari minggu_Nurita Wahyuni
26. Cokelat Pucat_Daruz Armedian
27. Save by The chocolate_Ocha Thalib
28. Si Manis I Love You_Ayunda Azalia Zahra
29. Hot Choco ala Jo_Je _ Jo_je
30. Chocolate, I Need You!_Farikha Amilahaq
31. Aku, Cokelat dan leukimia_Okta Nursanti
32. Chocolate Caffettaria_Alberta Angela
33. If chocolate Can Talk_Yoan Puspita Sari
34. Cokelat dan Pria Misterius_Nurfadhilah Bahar
35. Bingkisan Chocolate dari Steefan_Tri Oktiana
36. Suratan Cokelat yang Abadi_Lutfiya Al-Qarani
37. Sekotak Cokelat manis_Urai Rizki Abri Nova
38. Cokelat 1989_Indriani Nur Setia
39. Feel like Chocolate_Nimas Masrullail
40. Chocolate has A story About Us_Venda Intan Pratama
41. Dimana Cokelatku?_Fuatuttaqwiyah El-Adiba
42. Cokelat Terakhir_Junaidi barcelonitas
43. Hot Chocolate,Memory of You_Anisa Nadia Idham
44. Cokelat Hitam_Zulzilah Arth
45. My Love Story is Chocolate_Windi Adewi
46. The Charred Chocolate_Laila Muttamimah
47. The Secret of Facebook_Septiani Siti Lathifah
48. My Chocolate_Novita Hariyani
49. Butiran Cokelat_Shintany Rochmatil Widyananda
50. Kenapa Harus Cokelat_Ade Juni
51. Cokelat Yang Hilang_Tasliyah Noor Ningtiyas
52. Asal Makan_Ramat Sahri Ramadani
53. Because My Favorite Chocolate_Rengganis


---
info terbaruuu yang mau pesen (bukan pre-order) udah terbit niiih bukunya di Meta Kata ini dia info dan cara pemesanannya:
Judul: Choco-Love "The stories of chocolate"
Penulis: Rere Z, Achmad A. Arifin, dkk
Penulis tamu: Endang SSN Dan Avet Batang Parana
Editor: Risty Arvel
Desainer cover: Avet Batang Parana
Layouter: Meta Creative Design
Back cover:
Membaca buku “Choco-Love” serasa sedang menikmati sebatang coklat dengan aneka rasa yang tak pernah berhenti memuaskan selera. Ceritanya ringan dan crunchy, penuh kejutan , dan tentu saja romantis. Coba saja baca paragraf pertama pada setiap kisah yang tersaji unik. Anda akan merasakan lelehan coklat yang manis. Rasa lelah lumer bersama lezatnya tutur kata yang membuat Anda akan melahapnya hingga tandas. Coklat ibarat cinta. Saat kita menikmatinya, saat itu pula kita tengah meredup cinta dalam bulir rasa yang beraneka. Hemh… ada tidak ya kisah-kisah yang lebih indah daripada buku ini?
(Kamiluddin Azis, Novelis “Kau Bisa Mencintaiku”)

“Choco-Love” bacaan wajib nih, terutama bagi yang patah hati, sepertiku! Karenanya membacanya bagaikan menikmati se-truk penuh cokelat. Kisah sedihnya membuatku merasa tak sendiri mengalami kepedihan cinta. Kisah bahagianya, benar-benar membuatku be brave dan tegar lagi...! Ganbattte..!
(Kitsune D. Nur, 19 tahun, Mahasiswi Jurusan Ekonomi Pembangunan)

Membaca “Choco-Love” di jam-jam istirahat, menikmati makan siang, sungguh mengasyikan!. Bahasanya yang ringan mampu menghilangkan kepenatan karena beban kerja yang menumpuk dan memeras otak. Kisah-kisahnya yang manis, membuatku tersenyum-senyum sendiri sembari mengenang kisah cinta masa kuliahku. Disajikan dengan apik, membuatku ingin membacanya lagi dan lagi.
(Anik Cariati, 33 Tahun, Karyawati Perusahaan Swasta dan Ibu 2 Anak)

Penyajiannya buku “Choco-love” sangat manis, perpaduan bahasa Indonesia dan Bahasa Inggrisnya mengesankan menciptakan ritme yang indah seperti sebuah alunan musik yang syahdu. Satu hal yang bisa saya petik dari buku ini, yaitu mengajari saya tentang cinta dan penghormatan terhadap sosok wanita.
(Agus Supriad, 21 Tahun, Mahasiswa Sastra Inggris, Seniman Musik Dan Lukis)

Penulis menyajikan cerita yang meremaja banget, sesuai banget dengan seleraku. There are only three things in life that matter, “good friends, good chocolate and falling in love”. Pokoknya kalau kamu membacanya,kamu akan mendapatkan tiga hal yaitu, sweet, romantic and beautiful.
(Nindya Maharani, 17 Tahun, Pelajar SMA)

ISBN: 978-602-17600-0-0
Hal: ix + 213 Hal
Harga: Rp 45.000 + Ongkir
Pemesanan: SMS ke 081945990097 dengan format "CL_Nama_Alamat_Jumlah eksemplar

#9 ANTOLOGI- SENJA DI AL-QUDS

Alhamdulillah antologi ke 9 ^__^ ni yang antologi cerpen, yang puisi menyusul



SEGERA TERBIT:
Judul : SENJA DI AL QUDS
ISBN : 978-602-7692-29-9
Tebal 172 Halaman
Harga : Rp. 38.000,-

UNTUK PEMESANAN KETIK:
SDAQ#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#No.Telp
Kirim Ke: 0878-260000-53

Penulis :
Aditya D. Sugiarso - Agus Kindi - Aries Ermawati - Asri Wulantini - Ceng Ahmar Syamsi -
Eny Lupita Sari - Gemintang Halimatussa'diah – Haidi – Qus - Ragil Kuning - Rakhmi Inas Ramadhani - Ridha Sri Wahyuni - Sarah Aulia - T.H. Ihsan - Uda Agus - Yanuarty Paresma Wahyuningsih
==========================
Darah, air mata, perang, tak akan berhenti dalam waktu dekat. Mengungsi? Mengungsi ke mana? Palestina. Seakan tak ada tempat yang aman di negara ini. Makanan? Bahkan mungkin mereka lupa, kapan dan apa yang terakhir kali mereka makan.
Israel seakan terus menggencarkan serangannya. Engkau akan terus bertanya, sampai kapan dunia membiarkan kekejaman mereka?
Rakyat Palestina akan terus berjihad! Tak ada yang lebih membahagiakan untuk anak-anak Palestina selain menjadi syahid. Kau sendiri? Bagi orang-orang di luar sana, syahid bukan hanya orang yang berpulang menghadap Allah melalui angkat senjata. Karena itu, terpanggillah untuk senantiasa belajar, pelajari Al Qur'an dan amalkan. Menikahlah, terpanggillah untuk lahirkan generasi-generasi Robbani pejuang bangsa.
Senja di Al Quds membawa pesan tentang panggilan itu, panggilan syariah yang mengharuskan setiap insan pulang ke tanah kelahiran untuk membela agama. Pendidikan hanyalah janji kemakmuran, tapi syariah memberi janji yang luar biasa. Janji surga. Senja di Al Quds telah mempertemukan cinta mereka yang suci. Mempertemukan dan mengikatkan cinta tulus mereka ke dalam janji yang lebih kekal abadi.
Senja di Gaza akan tetap indah sampai kapan pun. Meski tiap hari dihantam roket-roket penjemput maut, senja di Gaza yang indah tak akan pernah mati .... — with Penulis Queensha Oase Sahara, Adistya F. Qolby, Bintang Di Atas Gelombang and 45 others.

Friday, February 15, 2013

INISIALNYA

Wait! Aku masih bisa melihat jelas foto itu. Iya foto itu. Aku yakin itu bukan sekadar kebetulan. Meski foto itu udah lama. ^__^ Mencoba untuk menyadari kenyataan bahwa cinta dia begitu kuat pada sahabatku. Itu inisial sahabatku kan? Walau samar, tapi sangat jelas mirip ejaan  yang menunjukkan sahabatku.

^_^ Sekuat itukah cintamu pada sahabatku? Sampai berhasil menutupinya di tengah keramaian.

Apa? Aku sok tahu? Entahlah, tapi itu jelas banget, inisial itu sangat jelas mirip.

Tidak apa-apa. Dia memang lebih dulu memilih sahabatku. Aku juga bahagia bila ada setitik perubahan yang lebih baik ketika dia mencintai sahabatku.

Oke. Tenanglah kamu! Bila Allah menakdirkan kamu menjadi pendamping sahabatku, kalian toh pasti akan bersatu.

Kenapa? Apa? Jangan begitu! Tidak perlu mengatakan apa-apa padaku. Aku sangat menghargai perasaanmu. Ya, kamu tetap temanku. Sampai kapanpun, kamu adalah temanku. Pada kenyataannya, itu mungkin tidak jua akan merubah perasaanmu kan? :)

Saat kamu menanyakan kabar sahabatku, tapi kutolak, itu karena permintaan sahabatku yang menyarankan agar aku tidak ikut campur. Ya, because that's her privacy. Sahabatku pernah menuliskan secarik pesan dalam bahasa Inggris tapi aku lupa kalimatnya, intinya saat itu dia tidak ingin membahas tentangmu. Dia butuh waktu untuk itu.

Sekarang, yakinkan saja hatimu. Bila kamu mencintainya, kejarlah dia! Allah itu Maha membolak-balikkan hati seseorang kan?

Tidak usah bertanya padaku, ada apa denganku sebenarnya, tidak usah. Aku baik-baik saja. Sangat baik-baik saja :).

Kejarlah apa yang terbaik bagimu. Aku yakin, kamu juga tidak akan mempedulikan apa yang kutulis ini.
Di sinilah aku menumpahkan semuanya.

Kamu tahu kan, sahabatku itu adalah seseorang yang sangat baik, sensitif tapi juga permata. Aku... Aku setuju... Aku bisa setuju bila kalian bersatu. Aku yakin, aku bahagia melihat kalian. Melihatmu bisa menjaga sahabatku sebaik mungkin.

Kamu pernah janji kan untuk menyampaikan salamku pada sahabatku bila kamu benar-benar akan mempersuntingnya nanti? :) Aku harap kamu masih ingat. Tapi, itu tidak wajib.

Maaf ya, dalam tulisan ini, aku tidak bisa menyebutkan sapaanmu atau paling tidak menyebutmu Kak atau lebih tepatnya Mas.

Haha konyol. Ini konyol kan? Aku yakin, ini cuma mimpi di mana aku tidak benar-benar masuk dalam duniamu.

Kamu memang kepo. Bertanya padaku bagaimana cara mengejar sahabatku, mengetes segala hal seolah-olah kamu itu adalah detektif. Aku kesal dengan itu. Itulah mengapa aku mendesakmu untuk tidak bertanya apapun lagi padaku. Aku gemetar tidak bisa menjawab lagi. Tidak tahu apa yang akan kukatakan lagi bila saja kamu masih bertanya.

---R.A.R---
Meski kamu berkilah itu bukan inisial sahabatku tapi itu sangat mirip dengan yang sebenarnya. Bisakah kamu tunjukkan kepanjangan yang lain? Aku rasa tidak. Hebat ya! Semoga kalian bisa bersatu suatu hari nanti. 

.
.
.
Aku di sini meyakinkan diri bahwa aku tidak tahu apa-apa tentangmu jadi kamu bisa lihat sendiri kan bahwa tidak ada alasan bagiku untuk menyukaimu hingga keesokan hari (mungkin). 

Aku cuma mau minta maaf. Maaf bila aku pernah menyukaimu. Tidak seharusnya aku menyukai seseorang yang menyukai sahabatku.

Kamu datang seperti angin ketika semua teman-temanku masih mengungkit aku dengan dokter R. Lebih baik, aku mengipasmu agar angin yang kamu bawa tidak sampai mengenai pikiranku lagi. 

Aku bisa, pasti bisa memutarbalikkan waktu (anggap saja ada lorong waktu). Dan, di situ, aku memutar kembali otakku untuk tidak menyukaimu lagi. Aku menghormatimu, menghormati perasaanmu pada sahabatku. Dan, aku tidak boleh merusaknya. 

Hingga esok hari, saat kamu berhasil menggenggam hati sahabatku, aku yakin aku tidak mungkin datang. Aku cuma bisa berdoa. Ya, berdoa untuk kebahagiaan kalian kemudian berdoa agar aku tidak lagi menyukaimu apalagi sampai mencintaimu. Cinta yang salah tempat harus dibakar, menurutku begitu.

---Tidak tahu sudah berapa lama, aku membohongi diri sendiri. Berbohong bila aku tidak menyukainya. Tapi, sekarang, untunglah ada waktu untuk membersihkan itu, membersihkan kesalahanku: menyukai seseorang yang mencintai sahabatku. Saat pindah nanti, semoga tidak akan bertemu dengannya lagi, semoga. Kembali lagi menata hati, anggap saja aku tidak pernah mengenalnya atau mengetahui bahwa dia menyukai sahabatku. Hidup seperti kemarin lagi, saat aku tidak pernah menyentuh pintu tempat magang itu, saat aku tidak sadar kalau ada dia di sana---


--Aku ingin semua baik-baik saja. Bila dia membenciku, wajar mungkin. Tapi sebelum aku tahu dia membenciku karena ini, aku akan amnesia lebih dulu. Anggap saja, titik cinta yang keliru ini adalah cerita fiksi yang tidak pernah ada, tidak benar-benar terjadi. Anggap saja begitu. Anggap saja aku menulis dia sebagai tokoh fiksi. Dan endingya adalah dia hidup bahagia bersama sahabatku yang juga kutulis sebagai tokoh dalam cerita ini. Anggap saja demikian---

Mungkin episodenya cukup sampai di sini kali ya, setelah curhat tentang perasaanku di Jatuh Lalu Bangkit , Little Attack , Him and Him (Again),  Hate VS (Isi sendiri) dan Pilihan Rumit Cukup deh! Nggak kuat lagi.

Diary ini, anggap saja tidak pernah ada. Tidak pernah menulis tentang dia atau sahabatku.

MENSYUKURI NIKMAT BERKARYA DENGAN MEDITASI

Hai para penulis Indscript Creative! Masih setiakah Anda duduk dan bekerja sama dengan Personal Branding Agency ini? Bagaimana keadaan Anda saat ini? Apakah Anda merasa bahagia atau malah merasa terpuruk? Apa Anda masih suka menggerutu karena tidak mampu membuat karya yang fenomenal sepert JK Rowling? Apakah Anda takut gagal lagi untuk menerbitkan karya-karya Anda? Atau, saat ini Anda sedang pesimis dan ingin segera mengakhiri hidup? Tunggu dulu! Jangan terburu-buru mengambil keputusan sesaat.

Semua permasalahan sejatinya bersumber dari sendiri. Ya, masalah itu wajar tetapi apabila Anda merasa terbebani dengan masalah, maka Anda perlu mempertanyakan diri Anda sejenak.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Jawabannya adalah meditasi. Loh, kenapa meditasi? Karena dengan bermeditasi, Anda akan lebih mudah menyelami dan memahami hakekat kedirian dan pikiran. Anda akan lebih mudah mengantarkan diri Anda untuk menaklukkan keluhan-keluhan tersebut.

Adjie Silarus, Meditator yang sukses mengikis masa lalunya yang buruk melalui metode meditasi yang dilakukan terus menerus. Adjie mencapai titik bahagia bukan karena apa yang akan dia dapatkan di masa depan, tetapi karena apa yang sudah dia dapatkan sekarang.

Nah, sudah dapat kata kuncinya? Yap. Di dalam meditasi, Anda dituntut untuk fokus memikirkan dan “menghadirkan” diri pada masa yang sekarang. Jadi, bila Anda masih membawa atau mengungkit-ungkit masa lalu atau bahkan mencemaskan masa depan, maka singkirkan itu jauh-jauh.

Menghadirkan mental, hati serta jiwa dalam masa sekarang akan menghasilkan produk yang namanya kesadaran meditatif. Kesadaran meditatif inilah yang akan membantu Anda memahami bahwa Anda merupakan kumpulan dari keseluruhan karya masa lampau yang telah berakhir. Kesadaran ini pula yang akan membimbing Anda untuk memupuk optimisme, pikiran positif serta gairah untuk mensyukuri apa yang Anda raih dan miliki hari ini.

Anda tidak perlu memaksa diri untuk memikirkan atau mencemaskan hal-hal yang belum pasti terjadi. Syukurilah karya-karya tulisan yang telah Anda buat saat ini. Bila tulisan atau karya Anda gagal terbit kemarin, itu bukanlah akhir dari segalanya. Itu juga bukan alasan demi menghentikan langkah dan imajinasi Anda dalam berlatih menciptakan karya yang lebih baik di keesokan harinya.

Overall, hidup ini indah bila mampu mensyukuri nikmat setiap waktu, setiap hari dan apa yang ada saat ini. Dengan bantuan meditasi, Anda akan diingatkan untuk senantiasa bersyukur. Kalau sudah bersyukur, pasti Sang Pencipta pun akan menambah nikmat itu dan memberi ketenangan tiada tara. Hati akan merasa bahagia karena Anda sadar bahwa semua yang ada di hadapan Anda adalah semu. Semua hanyalah milik Ilahi dan akan kembali lagi pada-Nya.

Sekarang, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda ingin mencoba meditasi untuk menjaga rasa syukur setiap saat? Yuk, mari!

Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

MEDITASI: LIFESTYLE PENGGERAK KEBAHAGIAAN

Ada yang tahu apa itu meditasi dan apa fungsinya? Yap, benar sekali. Kita akan menemukan banyak definisi yang mendeskripsikan makna dari kata tersebut.
Pada dasarnya, orang akan melihat bahwa meditasi adalah suatu kegiatan yang sangat sederhana. Seseorang hanya duduk, memejamkan mata, mengatur pernapasan disertai sedikit gerakan tubuh tertentu atau bahkan diam.
Dahulu, meditasi masih dipandang sebagai suatu kegiatan sakral yang hanya boleh dilakukan oleh mereka yang memiliki ilmu supranatural, sebagai pengobatan alternatif, untuk tradisi keagamaan dan budaya/adat dari daerah-daerah tertentu. Namun, seiring bergulirnya zaman, meditasi kini sudah menjadi trend gaya hidup yang dilakukan oleh banyak orang dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa maupun lansia.
Bergeser ke zaman modern, di mana saat ini banyak orang hidup di lingkungan perkotaan yang identik dengan padatnya kesibukan dan jadwal kerja serta tuntutan gaya hidup modern dan serba praktis. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan antara mental dan tubuh. Sehingga, tidak heran bila kita akan menemukan betapa banyak orang yang kemudian jatuh sakit, dilanda stres/tekanan berat akibat pekerjaan hingga merenggut kebahagiaan. Oleh karena itu, meditasi sangat diperlukan untuk menjembatani seseorang demi memperoleh kedamaian, mengembalikan serta mengatur fokus, mengurangi tekanan hingga meraih kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya kembali.
Jon Kabat –Zinn, seorang Professor dari MIT (Massachussetts Institute of Technology) yang merupakan pakar meditasi mengatakan, “Wherever You go, There you are.” Hal ini mencerminkan bahwa meditasi akan membimbinga seseorang untuk menuju jalan terbaik yang harus dituju serta memberikan pengaruh positif pada keadaan di masa yang akan datang. Tidak peduli seberapa buruk masa lalu seseorang atau sedalam apa luka di hati seseorang, meditasi justru akan memberikan kemantapan dalam keyakinan untuk menatap dan merencakan masa depan yang lebih indah dan bahagia.
Lalu, bagaimana caranya menemukan kebahagiaan dengan jalan meditasi? Meditasi memang dapat dijadikan sebagai komponen penting dalam merencanakan kebahagiaan. Sebab, hal tersebut dapat mendekatkan Anda pada kenyamanan fisik serta kestabilan mental. Tapi, tunggu dulu, ada aturan mainnya juga loh! Apakah itu? Tidak lain dan tidak bukan adalah latihan.
Latihan dapat dilakukan dalam berbagai teknik. Adapaun teknik/metode tersebut antara lain sebagai berikut:
  1. Latihan pernapasan. Latihan ini bisa dilakukan setiap saat dan di mana pun. Latihan seperti ini lebih bagus lagi bila dilakukan pada saat awal bangun tidur. Hal ini  untuk memberikan kesempatan bagi organ vital (jantung dan paruparu) untuk menghirup udara segar yang pertama kali sebelum hari akan bergulir dan terinfeksi polusi.
  2. Berdoa (ibadah). Kegiatan berdoa (ibadah) juga dapat menjadi salah satu metode untuk meditasi. Selama beribadah seseorang tentu saja akan duduk dengan tenang, berusaha mengatur ritme hati, jiwa dan mental untuk fokus pada satu titik yaitu pada kekuatan transendental yang Maha Besar yaitu Sang Pencipta. Hal ini juga sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani perawatan akibat gangguan psikologis maupun fisik. Dengan berdoa, berarti seseorang menyerahkan dirinya sepenuhnya pada kekuatan yang lebih besar dan lebih ampuh daripada hanya sekadar mengandalkan kelihaian penanganan dokter, psikolog atau psikiater. Selain itu, metode ini pun sangat praktis untuk menekan biaya berobat yang terbilang mahal apalagi bagi mereka yang menderita gangguan serius.
  3. Berdiam diri sejenak sembari menonton atau mendengarkan tayangan/musik-musik relaksasi atau bisa juga dengan menyuntikkan beberapa kalimat positif untuk diri sendiri selama beberapa menit dan berulang-ulang, kontinyu selama beberapa hari ke depan.
Ketiga hal di atas hanyalah beberapa dari sekian banyaknya teknik yang mungkin bisa Anda ciptakan sendiri sesuai selera. Namun, yang harus ditekankan, selama proses tersebut berusahalah untuk fokus dan menyetel pikiran untuk berada dalam waktu saat ini (present) dan membuang masa lalu atau hal apapun yang sekiranya dapat mengganggu ketenangan.
Selain itu, sebagai tambahan, menurut Adjie Silarus yang merupakan Meditator lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menyatakan bahwa meditasi bukanlah melulu aktivitas duduk bersila selama berjam-jam yang diagendakan setiap hari pada jam yang sama. Sebaliknya, meditasi justru dapat disisipkan dalam selingan aktivitas Anda yang lain, asal dilakukan dengan fokus dan sadar. Apabila Anda sedang makan, maka lakukanlah dengan sadar bahwa Anda sedang makan sehingga apa yang Anda lahap akan terasa benar-benar nikmat. Ketika sedang berjalan, maka fokuslah pada jalan yang Anda lalui dalam hidup Anda. Intinya, dengan memegang dua kata kunci sederhana dalam meditasi: tenang dan fokus, Anda akan menyadari dan menikmati betapa bahagianya hidup yang Anda jalani saat ini dan esok.
Hal inilah yang juga diterapkan oleh Adjie Silarus. Masa lalu yang sempat membuatnya tertekan, mengalami stres berat hingga melemahkan kesehatan fisiknya, menjadikan beliau bangkit dengan jalan meditasi tersebut. Beliau menjadikan meditasi sebagai terapi sekaligus gaya hidup yang sudah mengakar dalam dirinya hingga saat ini. Saat ini pun, kondisi beliau mampu mencapai titik prima dan tentu saja bahagia setiap saat turut meliputi.
Eherrm… Sebagai tambahan, meditasi juga sangat bermanfaat bagi Anda yang saat ini sedang menggeluti bidang/passion sebagai seorang penulis.
Seringkali masalah writer’s block mengganggu para penulis. Akibatnya, gangguan mood juga ikut menggentayangi mental. Oleh karena itu, meditasi pun penting untuk dijadikan sebagai rujukan dalam mengatasi masalah writer’s block.
Ketika writer’s block sedang mengerubuti alam pikiran, usahakan untuk beristirahat sejenak. Carilah kegiatan ringan seperti duduk di teras lantai atas rumah sembari menghirup udara segar dan melihat pemandangan yang mungkin dapat memantulkan kesejukan bagi mental dan fisik. Bisa juga dengan melakukan beberapa teknik yang sudah disebutkan di atas. Setelah pikiran dan tubuh sudah merasa tenang, maka segera kembali fokus untuk menulis lagi. Yakinkan pada diri sendiri bahwa menulis adalah kegiatan yang membahagiakan. Mungkin saja, gangguan yang tadinya muncul akan sirna dengan sendirinya.
Setelah itu, saat kembali menulis, arahkanlah diri Anda untuk fokus membuat outline. Jangan terburu-buru membuat naskah utuh bila Anda sendiri belum begitu mahir bertindak secara otomatis tanpa kerangka acuan. Kenapa harus ada outline (kerangka acuan)? Outline membantu penulis menciptakan alur cerita yang sistematis dan enak dibaca. Hal ini penting bagi para penulis pemula atau mereka yang sangat memerlukan kerangka sebagai acuan untuk menulis karya secara utuh, runut dan logis. Intinya, melatih fokus dalam menulis akan menciptakan karya-karya yang luar biasa seperti salah satu contohnya yang diterbitkan melalui Indscript Creative, yang bertindak sebagai agensi naskah sekaligus Personal Branding Agency pertama di Indonesia.
Finally, apapun latar belakang permasalahannya, meditasi dapat dijadikan sebagai lifestyle baru sekaligus pemecah persoalan hidup dan penggerak kebahagiaan.
Sudaaah! Jangan merengut saja! Ayo, meditasi sejenak! Yakinkan diri bahwa hidup ini terlalu indah dan bahagia bila tidak dinikmati. Go Meditasi, Go Bahagia!


Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Thursday, February 14, 2013

JATUH LALU BANGKIT

Sepulang dari masjid, saat ini tumben juga sih nulis malam begini. Ya Allah, bimbing aku untuk memperbaiki diri. Aku ingin kembali seperti saat kuliah dulu, merutinkan ibadah-ibadah yang bahkan jarang kulakukan atau kadang-kadang. Jujur, aku tidak mau bekerja sebagai PNS ya Allah. Meski terjamin di kemudian hari tetapi aku tidak berani menelan diriku dalam satu syaratnya: tidak menikah selama ikatan dinas dalam waktu yang telah ditentukan.

Ya Allah, aku ingin melanjutkan kuliah. Kemarin Bapak sudah setuju tapi kenapa berubah pikiran lagi agar aku bekerja saja. Aku tidak suka bekerja di kantoran. Tiap hari menghadapi rutinitas, rasanya membosankan. Lebih mending kuliah meski harus senin-minggu pun, karena aku suka. Bukan berarti aku ingin menghabiskan uang atau karena aku ini dominan "otak kiri". Aku rindu kampusku. Aku rindu UMM. Aku rindu semua yang pernah kulakukan di sana. Aku ingin kembali membawa suasana baru di sana. Aku ingin mengejar, ingin benar-benar menjadi psikolog. Sebab, hanya dengan jalan S2, aku bisa meraihnya. Aku sudah terlanjur cinta dengan psikologi.

Ya Allah, saat ini, aku sedang berusaha, pagi-siang-sore-malam, aku juga berusaha membuat karya dan mencari uang melalui hobiku. Sampai saat ini, aku masih menunggu konfirmasi dari agensi. Semoga Allah memberiku yang terbaik atas usaha ini.

Kata Mama, aku ini malas. Beliau hanya tidak tahu saja, kalau selama libur ngajar ini aku getol mengerjakan project dan melatih passionku. Aku juga tidak ingin berdebat dengan beliau. Aku hanya ingin berusaha dan terus berusaha yang terbaik semampuku. Aku yakin, dari passionku, aku bisa hidup lebih baik dan bahagia.

Ya Allah,,, satu hal lagi, aku rindu menikah. Bantulah aku untuk terus memperbaiki diri agar aku bisa segera bertemu dengan pangeran berkuda putihku. Ya Allah, sekalipun di hati ini masih mengganjal perasaan masa lalu yang selama ini kupendam, aku mohon bersihkanlah bila itu kotor dan tempatkanlah cintaku seutuhnya padaMu dan hanya akan kuberikan pada pangeran halalku.

Ya Allah, saat ini setidaknya, aku sudah mampu mengikis 30% Mr. R, seseorang yang pernah kusukai diam-diam dahulu. Tapi, ya Allah kuatkanlah aku juga untuk menghadapi Mr.A. Aku tidak tahu apakah ketika pindah nanti aku akan bertemu lagi atau tidak, baik itu dengan Mr R atau Mr A. Sebab Mr R sepertinya masih bolak-balik Malang-Surabaya untuk koass sedangkan Mr A adalah temanku yang juga native from Malang.

Ya Allah, tapi kenapa aku lebih khawatir bila bertemu Mr A. Aku tidak ingin dia tahu betapa bodohnya aku yang bisa menyukai dia. Aku pasti akan ditertawai karena aku tidak pernah tahu apapun dan sedalam apapun dirinya.

Ya Allah, ketika aku pindah ke Malang nanti, kuatkanlah aku jika memang masih bertemu Mr A lagi. Kalau dia dan sahabatku memang telah Engkau gariskan untuk berjodoh, maka persatukanlah mereka. Tapi bila tidak, semoga Mr A bisa segera menemukan tulang rusuknya yang masih dia cari hingga saat ini.

Aku bersyukur pernah mengenalnya. Dia memberikan pengaruh positif secara tidak langsung. Semua teman pun mungkin merasakannya sekalipun dia suka jahil. Ya. Tapi, sepertinya tidak wajar dan aneh bila... bila dia yang Engkau jadikan sebagai jodohku. Aku... aku... Sangat sulit untuk menerima seseorang bila ternyata di hatinya mencintai orang lain, bila dia punya mantan banyak atau lainnya. Ya, karena biar bagaimanapun, jelas semua akan melihat masa lalu masing-masing.

Tapi aku juga berkaca bahwa kalau aku belum 100% bisa mengikis Mr R atau Mr A, aku juga tidak ingin semua rumit.

Mumpung masih ada waktu, sebelum pindah ke Malang, aku yakin aku pasti bisa meningkatkan perbaikan diri. Mengikis mereka seberat apapun itu agar ketika dipertemukan lagi, aku akan siap untuk tidak mempertanyakan apa yang kurasakan hari ini ataupun kemarin.

InsyaAllah.
Aku ingin terbit kembali seperti mentari yang selalu setia pada langit dan bumi.
Aku ingin merubah semua menjadi lebih baik dan lebih siap agar jodohku bisa semakin dekat.
Tidak ada yang tidak mungkin, Allah, Engkau bisa saja menjodohkanku dengan salah satu di antara mereka, itu sudah kehendakMu.
Tapi sebelum itu, aku juga ingin berharap yang lebih baik lagi dengan memperbaiki diri lebih keukeuh lagi lebih maksimal lagi.
Heumm, aku yakin, insyaAllah Mr A bisa segera menemukan tambatan hatinya dan Mr R pun bisa bahagia dengan kekasih halalnya kelak, tentu saja yang seiman dengannya.
Aamiin aamiin.

LITTLE ATTACK

I haven’t to make it changed… I should let it go…

I’m sorry if I ever like you…

I know, you won’t turn away to see me back or make one question: “why I like you?”

I should accept the truth… I must realize that I’ve no choice than just let you gone away from my thought

I’ll be broken if I still let you frighten my heart

Please, do not  ever give me (again) some advice to cope my problems

Please, do not ever give me some responses or invite me to chit-chat some topics with you

I have to rearrange my heart that I won’t like you tomorrow… and it never changes to be love to you…

 

#hard to do it but I know, I can coach my self to love what is halal to be loved

Tuesday, February 12, 2013

MY JOB and GAPSILP (GAGAP SILABUS RPP)

Well, saya akan menulis lagi terkait satu permasalahan. Ini juga akan menjadi bahan buat buku solo keduaku.

Ya, meski nggak semua kutulis di blog sih tetapi nanti insyaAllah tulisan di blog ini akan dijadikan proyek buku solo kedua bila buku pertama sudah terbit. InsyaAllah aamiin.

Heum, kepo kepo kepo. Kata itu seolah membawa awan mendung ke pikiranku sehingga yang ada panik, cari tahu sana-sini.

Heum, finally, minggu lalu sudah diberitahukan oleh dosen bahwa SK ngajarku udah keluar. Tapi masalahnya belum juga kuambil karena si ibunya keluar kota, lebih tepatnya ke Makassar.

Apa yang kupikir akhirnya kenyataan, aku harus bikin RPP dan silabus. Dua mata kuliah yang kupegang mulai minggu depan ini hingga Juni semoga tidak memberatkan dan menyurutkan semangatku untuk berbagi ilmu dengan ikhlas.

ROSE IN RAIN

Today is rainy day. Rain falls in Parepare. I feel happy. ^____^

hujan lagi Rose in Rain…

Like as me that stand alone, stand outside the home and let my heart washed by rain.

With rain, I grow up my stalks

I’m widen my calyx and  flourish my hand to the sky, cloud, mountain and earth.

Under the rain, I kiss my leaves and convince them to do everything my best

The rain pours my land, so I can grow faster than before

Under the rain, I bring my  root to walk forward, reach my aims, reach my happiness

I hope, someday, I can picked and replanted by someone who can save and love me forever

I’m very thankful to Allah who is create the rain

 

Rose in rain…

Perhaps, you can find me outside your home suddenly

But, please do not touch me if you couldn’t save my beauty

Please do not blame me or stirrup me

Pick me up if you already have a braveness to conserve my life

hujaaan

Sunday, February 10, 2013

IMPIAN INGIN MELANCONG

Barusan aku berkunjung ke Facebook, aku melihat dua orang temanku: satu teman masa SD dan satu teman masa bimbel di Neutron Yogyakarta. Subhanallah. Aku pengeeeen banget bisa seperti mereka.

Teman masa SD, sekarang sudah menjadi seorang wartawan sesuai dengan cita-citanya dulu. Dan, aku terkesima ketika melihat dia memajang beberapa foto di satu daerah di Indonesia dan satunya lagi di luar negeri.

Kalau teman masa bimbelku, dia memajang foto saat dia pergi umroh bersama keluarganya.

Subhanallah wallahu akbar. Pengeeeeen banget bisa berandang mengelilingi Indonesia dan ke luar negeri, pergi umroh, naik haji dan ke beberapa negara lain seperti Korea, Jepang, Australia dan sebagainya.

Aku masih nyimpen bungkusan cemilan yang dari Korea itu. Aku juga udah pernah nyicipin makanan-makanan/jajanan Korea, Malaysia, Thailand dan lain-lain. Kayaknya kurang puas kalau makan hasil buah tangan teman aja. Pengeeeen banget bisa ke tempatnya langsung.

Dengan berkeliling seperti mereka, tentunya semakin banyak ragam nikmat/ciptaan Allah yang akan dipandang dan disyukuri. Selain itu, pasti juga bakal membawa banyak inspirasi untuk menulis buku.

Ya Allah, insya Allah bila Allah mengizinkan, aku pengeeen banget bisa keliling Indonesia sekaligus promosi buku (kalau bukuku lolos terbit. aamiin). Aku pengeeeen banget bisa jalan-jalan sama keluarga ke luar negeri, bisa umrohin mbah kung dan mbah Jirah juga lainnya.

Belum aja terealisasi tapi aku udah membayangkannya duluan. Hehehe…Nggak apa-apa, kan mimpi itu gratis toh?

Subhanallah….

Setidaknya sekarang jalani dulu apa yang ada. Insya Allah, semoga Allah membukakan jalan yang terbaik.

Hmm, oya, paling tidak aku sekarang berharap banget untuk satu big event. Itu juga merupakan big event terakhir yang pernah kuikuti dan pengumumannya masih lama. Karena beberapa big event lainnya gak menang, aku sebenarnya berharap banget Allah bisa ngelolosin aku di satu-satunya big event sisanya ini. Lumayan bisa melancong sekaligus meraup banyak ilmu dari beberapa penulis ternama, bisa menambah banyak teman yang pastinya luar biasa dan bisa semakin mengasah keterampilan menulis.

Ya, secara…., aku kayaknya masih belum pinter-pinter banget nulisnya. Khusus nulis fiksi siih. Kalau non-fiksi lumayan alhamdulillah tapi tetep aja perlu belajar banyaaaaaaak.

Bismillah, semoga impian menjadi writerpreneur ini bisa membawa keberkahan untukku, orangtua, keluarga besar, bangsa dan of course buat agamaku: Islam. Smile

Subhanallah walhamdulillah walailaha illallah wallahuakbar…. ^___^

Ingat Emma, belajar lagi agar kamu nggak cuma menjadi penulis indie melainkan kelak bisa menjadi penulis terkenal seperti OSD, Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, Putu Wijaya dan lain-lain. Aamiin aaamiiin yaa rabbal aalaamiin…. ^___^

HWAITING HWAITING

GANBAREEEE…..!!!!

Tuesday, February 5, 2013

JANGAN USIR HUJAN

Lama banget nggak ngisi blog. Aku punya banyak cerita yang menggugah dan membahana namun aku lagi malas untuk menulisnya di sini. Untuk sementara kusimpan dulu.

Heum, anyway, aku rindu pada hujan. Sudah beberapa hari ini nggak ada hujan, hanya gerimis dan mendung, itupun hanya sekejap.

Saat nonton berita petang tadi, aku melihat ada seseorang yang membuat alat penemuan baru dan super canggih. Alat itu fungsinya untuk mengurangi curah hujan dengan cara menembakkan partikel-partikel halus ke atas awan. Kata orangnya sih, partikel itu nantinya bakal negosiasi gitu deh sama awan biar persentase hujannya bisa diperkecil.

Aku kecewa banget. 

HEEEY!!! Secanggih apapun alat itu, aku tidak suka bila ada orang yang sudah seperti "pawang hujan", mau sok sok ngambil alih tugas Allah bersama para malaikat-Nya buat ngebatasin hujan. Hello, nggak mikir apa dia sudah semena-mena gitu.

Yaa, mungkin sih niatnya baik, biar kalo hujan turun, Jakarta nggak sampai kebanjiran saking volume hujannya meningkat.

Eheerrm, bukankah bencana dan ujian itu sudah diatur oleh Allah?

Bukankah hujan itu adalah suatu berkah?

Bagi aku yang memfavoritkan hujan, jelas nggak setuju banget dengan alat itu.

Hujan membawa berkah dan inspirasi tak terhingga buat aku dan semua orang di muka bumi ini. Seharusnya, mereka bisa bersyukur, ketika hujan turun maka tumbuh-tumbuhan akan mekar dan subur, tanah yang tadinya kering bisa memperoleh "air minum" setelah melalui musim haus yang panjang. Kalaupun hujan itu malah menjadi petaka buat sebagian wilayah, itu adalah teguran dari Allah. Banjir pun nggak melulu sebagai bencana. 

Menurutku, banjir itu bisa menjadi suatu berkah. Kenapa berkah? Dengan adanya banjir, banyak orang yang berbondong-bondong beramal saleh, saling membantu yang kesusahan, saling memberi penguatan dan doa sesama korbannya dan yang jelas ukhuwah itu semakin kental sebab para korban bakal mengungsi di satu tempat yang sama dan berkumpul menjadi satu. Yang tadinya kagak peduli sama tetangganya, akhirnya bisa akur karena ngungsi bareng. 

Intinya, hari ini aku sangat amat tersangaaaat merindukan hujan.

"Hujan selalu menitipkan pelangi dalam hati, Rinai rintiknya adalah melodi terindah yang mampu membangkitkan imajinasiku kala serpihan gundah menghalau, Setiap volumenya selalu bisa membasahi relung jiwa yang gersang dan semakin dekat dengan Sang Penciptanya, Hawa sejuknya bukan hanya mampu menggigilkan pori-pori selimut tebal atau kasur empuk, tetapi juga mampu menggigilkan problema sehingga beku dan terlupakan sejenak, Hujan juga pernah menyiramkan serbuk cinta kepadaku, cinta yang tak pernah memandang ke arahku,yang tak pernah bisa kumiliki dan memang tidak ingin kucicipi namun dengan hujan, aku mampu menghapus jejak elegi yang menggores jejaknya, Hujanlah yang membantuku meretaskan impian yang menggelegar bersama guntur, Aku bahagia bersama renyainya mengulur waktu  untuk mengisi teko yang kosong." (by me)
Hujan, I miss you so much ^___^
 
 



Friday, February 1, 2013

PERNIK DARI SAHABAT DAN CERITANYA

 PIC686

Taraaaaaaaa…….. Ini dia oreo ice cream rasa jallluk..hihihi. Ngawuuuur.

Bukan, bukan itu maksudku.

Ini adalah koleksi pernik warna hijau milikku…

Pertanyaannya?

Apakah ini semua adalah hasil dari dompet coklat akuuu????

TIDAAAAAK!

Ini semua mix, ada yang hasil dari dompetku, tapi ada juga dari gift teman/sahabat.

PIC688 

Naaah, contohnya  gambar di atas eeniiih niiih.

Yang itu adalah gift dari IMA—adek kontrakan (sekaligus teman sekamar di kontrakan St.Hajar). Inii ceritanya, hihihiii, nggak nyangka banget.

Waktu itu, aku udah selesai skripsi dan segala macemnya. Jadi, semenjak habis wisuda ntuuh, aku udah jarang mampir apalagi tidur di kontrakan. Padahal, aslinya masa kontrakku masih ada sampai September 2012 sedang April-nya aku udah mulai mindahin barang ke rumah Om di Sawojajar dan tidur di situ sembari ngerjain bab IV dan V.

Eh, si Ima taunya kangen sama aku. Karena waktu itu aku nggak lama lagi mau pulkam ke Parepare, alhasil, Ima ngajakin ketemuan untuk yang terakhir T_T huhuhu so sweet.

Pas pagi-pagi aku mau ngurus tanda tangan atau apaaa gituu ke kampus, jadi aku janjian aja sekalian sama Ima. Eeeh, ternyata si Ima nyiapin hadiah mungil dan sederhana di balik kotak hijau (aslinya kotak jualan jamunya si Ima) berbalut kertas hijau.

Kata Ima, “Mbak, jangan dibuka dulu yaah. Entar aja kalau pulang baru dibuka.”

Huhu, pas dia masukin ke tas aja, Ima pake minta aku nggak boleh liat segala lagi. Hahaha…

Eh, pas pulang, lebih tepatnya masih di atas angkot. (iyaa soalnya waktu itu nggak bawa si Mio, Mio kusimpan soalnya udah mau kejual hikss) Nah, karena aku udah gak sabar dan di angkot pun memakan waktu lama (sekitar satu jam untuk sampe ke Sawojajar), akhirnya, aku putuskan untuk membuka kado mungil dari Ima.

Eeeh, ternyata di dalemnya ada sepucuk surat. Hehehe, dalam surat itu sih Ima bilangnya maaf kalau nggak pake tinta dan kertas hijau juga, hahaha…dasar Ima.

So Sweet banget si Ima.

Alhamdulillaaaah, aku juga dapet pernik unyuu serba hijau dari Ima.

Yaa…kita memang baru beberapa bulan aja ketemu dan sekamar dengan si Ima di Sitti Hajar dulu. Soalnya, pas dia masuk kontrakan, dia semester satu sedangkan aku udah semester tujuh.

Uaaaooo…kisah kami memang tidak seromantis Romeo-Juliet atau sekocak Alm, Adi Firansyah-Kadek Devi di serial sinetron jadul. Aku dan Ima punya segudang perbedaan.

Ima adalah sahabat serta adek kost yang sangat unik. Dia itu aslinya dari Blitar. Ibunya berbisnis jamu. Dia sangat sederhana, santun, ramah, suka memberi/berbagi apaaa aja dan lucu kalau diajakin ngobrol.

Awal kenal sih, masih luma-luma kucing…hehehe. Pertengahannya, kami sering banget berantem.

Berantemnya ituuu selaluuuu aja masalah kebersihan. Yaa, aku tuuh orangnya suka bersih-bersih. Jadi, paling nggak suka kalo liat kamar kostku kotor. Walaupun sekamar berdua, tapi aku selalu terdepan dalam hal bersih-bersih.

Suatu hari, aku pernah ngomel ke Ima. Aku sementara tidak tinggal di kontrakan karena sedang berkelana mencari subjek penelitian di Sawojajar. Jadi, aku pesen ke Ima untuk menjaga kamar kita berdua.

Aku biasanya pulang ke kontrakan, seminggu ato dua minggu sekali. Pas pulang, selalu aja kebetulan kamarnya terlihat kotor. Nah, waktu itu aku SMS Ima, menanyakan udah disapu apa belum. Tampaknya masih kotor, banyak rambut berserakan dan di kolong tempat tidur pun masih ada pasir yang menyelinap. Jadi, aku sapu dan pel ulang sampeee bersih.

Pas Ima datang, mungkin dia tersinggung kali ya ngelihat aku ngebersihin kamar lagi, bukannya istirahat karena habis nyetir motor empat puluh menitan dari Sawojajar.

Ima minta maaf dan aku rada kesel. Sebenarnya, bukan kesel ke Ima sih, tapi kesel sama salah satu area di kamar yang ditumbuhi sarang semut. Jadi, lantainya selalu kotor kalau sarangnya jatuh.

Heumm..singkat cerita. Nggak lama siih pas akuuu balik ke kontrakan lagi untuk ke sekian kalinya, Ima tahu-tahu mindahin barang ke kamar lain. Kebetulan memang ada satu kamar bekas tempat si Dek Mike yang buru-buru pindah pasca kontrakan kemalingan jemuran. Nah, di situlah Ima pindah.

Ima juga sempat SMS dan baru kubuka ketika pulang dari kampus. Dalam kondisi lelah, kubaca SMS itu dengan derai air mata.

Lalu, aku keluar kamar dengan memasang senyum sumringah. Yang pastinya, air mata sudah kulap sebelumnya. Aku membantu Ima mindahin sisa barang yang masih ada di kamar kami (sebelumnya).

Meski demikian, aku juga pernah tidur di kamar Ima dan Ima pun masih sering ngunjungin dan tidur di kamarku.

Kalimat di surat waktu itu yang bikin dadaku nyesek adalah permintaan maaf Ima. Dia ngerasa bersalah karena ketika aku ngomel (ngasih nasehat) ke dia, dia kadang dengerin setengah-setengah. Ditambah lagi, dia bilang bahwa dia tetap menganggapku sudah seperti Mbaknya sendiri.

Aaaaaaaaaaaaaaaaa.. Imaaaaa. Kau mencabik-cabik hatiku. Seharusnya aku yang minta maaf karena sering ngomel (yaaa meskipun dalam artian ngasih nasehat).

Terlalu banyak cerita yang tidak cukup untuk dilukiskan dalam kolom ini tentang kami berdua.

Imaa itu memang adik yang baik. Heuum meski nggak kayak adekku yang udah kebiasa dengan pengaruh perkotaan jadi rada sedikit acuh.

Kala sakit, kami saling mengobati. Kalau lagi nggak masak di kontrakan, kita sering beli bareng atau patungan beli makan. Nggak hanya susahnya ditanggung bersama, bahagianya pun dirasakan bersama dengan adek-adek kontrakan lainnya.

Hahaha…yang paling ngangenin tuuuh karena aku dan Ima dinobatkan seperti Emak dan Anak oleh adek kontrakan lain. Hihihihii. Dasar anak-anak kontrakan tuhh.

Kangen deh intinya sama Ima dan semuaaaa kru St.Hajar, baik itu penghuni lawas maupun yang baru (gerombolan Ima dkk).

Imaa..Imaaa…makasih yaah kadonya. Smile

PIC352 PIC280

Yang kiri ini foto mantan kamar kami berdua (aku dan Ima). Sebelumnya, kamarku (sendiri) waktu pertama masuk kontrakan pas semester 5 lalu siih letaknya di depan dan aku gak nyimpen fotonya. Nah kamar yang ini letaknya di deretan kamar bagian belakang.

Di samping kanan dan bawah ini adalah foto Ima. Hahahhaa… Lucu kaan dia.

87

PIC689 Kalo foto yang di samping ini pemberian dari sahabat teletubbiesku si ukhti Dhini. Gelang dan ganci itu adalah oleh-oleh khas dari Kalimantan Selatan. Si Dhini sih aslinya dari kota Banjarbaru (sodaranya Banjarmasin gitu lah). Sedang bros hijau orange itu adalah gift terakhir pas pulang dari maen-maen sekaligus reuni F class Psychology di alun-alun kota Batu. Pas bonceng Dhini pulang ke kosnya, eeeh aku dikasih itu sama dia. Makasiiih Dhiniiii teletubbies ungu (iya dia suka warna ungu).

PIC693   PIC691

Naaah sebagian besar pernak-pernik koleksiku (bros, sisir, ganci de el el) itu tuuh kebanyakan malah pemberian dari para sahabat semasa kuliah.  Ada yang dari Kalimantan, Jogja, Mataram, Sumatera Barat, dari tanah suci Mekkah (hadiah dari Budhe Karim—my beloved neibour), handmade dari sahabat, dari Mama juga ada, dari adek sepupu, dari Nunukan, dari Malaysia (ganci keris dari Si ukhti Safa pas habis SE ke Malaysia), suvenir nikahan dan laiiinnnnya. Selebihnya hunting-an sendiri hehehe. LUCUUU KAAAN???

Terima kassiiiih banget buat semua sahabat yang udah baik ngasih gift cuma-cuma buat Emma. Insya Allah, persahabatan kita akan awet, lebih awet daripada sekadar ngejagain pernik2 ituu. 6^_^ hehe.