Friday, February 15, 2013

MEDITASI: LIFESTYLE PENGGERAK KEBAHAGIAAN

Ada yang tahu apa itu meditasi dan apa fungsinya? Yap, benar sekali. Kita akan menemukan banyak definisi yang mendeskripsikan makna dari kata tersebut.
Pada dasarnya, orang akan melihat bahwa meditasi adalah suatu kegiatan yang sangat sederhana. Seseorang hanya duduk, memejamkan mata, mengatur pernapasan disertai sedikit gerakan tubuh tertentu atau bahkan diam.
Dahulu, meditasi masih dipandang sebagai suatu kegiatan sakral yang hanya boleh dilakukan oleh mereka yang memiliki ilmu supranatural, sebagai pengobatan alternatif, untuk tradisi keagamaan dan budaya/adat dari daerah-daerah tertentu. Namun, seiring bergulirnya zaman, meditasi kini sudah menjadi trend gaya hidup yang dilakukan oleh banyak orang dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa maupun lansia.
Bergeser ke zaman modern, di mana saat ini banyak orang hidup di lingkungan perkotaan yang identik dengan padatnya kesibukan dan jadwal kerja serta tuntutan gaya hidup modern dan serba praktis. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan antara mental dan tubuh. Sehingga, tidak heran bila kita akan menemukan betapa banyak orang yang kemudian jatuh sakit, dilanda stres/tekanan berat akibat pekerjaan hingga merenggut kebahagiaan. Oleh karena itu, meditasi sangat diperlukan untuk menjembatani seseorang demi memperoleh kedamaian, mengembalikan serta mengatur fokus, mengurangi tekanan hingga meraih kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya kembali.
Jon Kabat –Zinn, seorang Professor dari MIT (Massachussetts Institute of Technology) yang merupakan pakar meditasi mengatakan, “Wherever You go, There you are.” Hal ini mencerminkan bahwa meditasi akan membimbinga seseorang untuk menuju jalan terbaik yang harus dituju serta memberikan pengaruh positif pada keadaan di masa yang akan datang. Tidak peduli seberapa buruk masa lalu seseorang atau sedalam apa luka di hati seseorang, meditasi justru akan memberikan kemantapan dalam keyakinan untuk menatap dan merencakan masa depan yang lebih indah dan bahagia.
Lalu, bagaimana caranya menemukan kebahagiaan dengan jalan meditasi? Meditasi memang dapat dijadikan sebagai komponen penting dalam merencanakan kebahagiaan. Sebab, hal tersebut dapat mendekatkan Anda pada kenyamanan fisik serta kestabilan mental. Tapi, tunggu dulu, ada aturan mainnya juga loh! Apakah itu? Tidak lain dan tidak bukan adalah latihan.
Latihan dapat dilakukan dalam berbagai teknik. Adapaun teknik/metode tersebut antara lain sebagai berikut:
  1. Latihan pernapasan. Latihan ini bisa dilakukan setiap saat dan di mana pun. Latihan seperti ini lebih bagus lagi bila dilakukan pada saat awal bangun tidur. Hal ini  untuk memberikan kesempatan bagi organ vital (jantung dan paruparu) untuk menghirup udara segar yang pertama kali sebelum hari akan bergulir dan terinfeksi polusi.
  2. Berdoa (ibadah). Kegiatan berdoa (ibadah) juga dapat menjadi salah satu metode untuk meditasi. Selama beribadah seseorang tentu saja akan duduk dengan tenang, berusaha mengatur ritme hati, jiwa dan mental untuk fokus pada satu titik yaitu pada kekuatan transendental yang Maha Besar yaitu Sang Pencipta. Hal ini juga sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani perawatan akibat gangguan psikologis maupun fisik. Dengan berdoa, berarti seseorang menyerahkan dirinya sepenuhnya pada kekuatan yang lebih besar dan lebih ampuh daripada hanya sekadar mengandalkan kelihaian penanganan dokter, psikolog atau psikiater. Selain itu, metode ini pun sangat praktis untuk menekan biaya berobat yang terbilang mahal apalagi bagi mereka yang menderita gangguan serius.
  3. Berdiam diri sejenak sembari menonton atau mendengarkan tayangan/musik-musik relaksasi atau bisa juga dengan menyuntikkan beberapa kalimat positif untuk diri sendiri selama beberapa menit dan berulang-ulang, kontinyu selama beberapa hari ke depan.
Ketiga hal di atas hanyalah beberapa dari sekian banyaknya teknik yang mungkin bisa Anda ciptakan sendiri sesuai selera. Namun, yang harus ditekankan, selama proses tersebut berusahalah untuk fokus dan menyetel pikiran untuk berada dalam waktu saat ini (present) dan membuang masa lalu atau hal apapun yang sekiranya dapat mengganggu ketenangan.
Selain itu, sebagai tambahan, menurut Adjie Silarus yang merupakan Meditator lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menyatakan bahwa meditasi bukanlah melulu aktivitas duduk bersila selama berjam-jam yang diagendakan setiap hari pada jam yang sama. Sebaliknya, meditasi justru dapat disisipkan dalam selingan aktivitas Anda yang lain, asal dilakukan dengan fokus dan sadar. Apabila Anda sedang makan, maka lakukanlah dengan sadar bahwa Anda sedang makan sehingga apa yang Anda lahap akan terasa benar-benar nikmat. Ketika sedang berjalan, maka fokuslah pada jalan yang Anda lalui dalam hidup Anda. Intinya, dengan memegang dua kata kunci sederhana dalam meditasi: tenang dan fokus, Anda akan menyadari dan menikmati betapa bahagianya hidup yang Anda jalani saat ini dan esok.
Hal inilah yang juga diterapkan oleh Adjie Silarus. Masa lalu yang sempat membuatnya tertekan, mengalami stres berat hingga melemahkan kesehatan fisiknya, menjadikan beliau bangkit dengan jalan meditasi tersebut. Beliau menjadikan meditasi sebagai terapi sekaligus gaya hidup yang sudah mengakar dalam dirinya hingga saat ini. Saat ini pun, kondisi beliau mampu mencapai titik prima dan tentu saja bahagia setiap saat turut meliputi.
Eherrm… Sebagai tambahan, meditasi juga sangat bermanfaat bagi Anda yang saat ini sedang menggeluti bidang/passion sebagai seorang penulis.
Seringkali masalah writer’s block mengganggu para penulis. Akibatnya, gangguan mood juga ikut menggentayangi mental. Oleh karena itu, meditasi pun penting untuk dijadikan sebagai rujukan dalam mengatasi masalah writer’s block.
Ketika writer’s block sedang mengerubuti alam pikiran, usahakan untuk beristirahat sejenak. Carilah kegiatan ringan seperti duduk di teras lantai atas rumah sembari menghirup udara segar dan melihat pemandangan yang mungkin dapat memantulkan kesejukan bagi mental dan fisik. Bisa juga dengan melakukan beberapa teknik yang sudah disebutkan di atas. Setelah pikiran dan tubuh sudah merasa tenang, maka segera kembali fokus untuk menulis lagi. Yakinkan pada diri sendiri bahwa menulis adalah kegiatan yang membahagiakan. Mungkin saja, gangguan yang tadinya muncul akan sirna dengan sendirinya.
Setelah itu, saat kembali menulis, arahkanlah diri Anda untuk fokus membuat outline. Jangan terburu-buru membuat naskah utuh bila Anda sendiri belum begitu mahir bertindak secara otomatis tanpa kerangka acuan. Kenapa harus ada outline (kerangka acuan)? Outline membantu penulis menciptakan alur cerita yang sistematis dan enak dibaca. Hal ini penting bagi para penulis pemula atau mereka yang sangat memerlukan kerangka sebagai acuan untuk menulis karya secara utuh, runut dan logis. Intinya, melatih fokus dalam menulis akan menciptakan karya-karya yang luar biasa seperti salah satu contohnya yang diterbitkan melalui Indscript Creative, yang bertindak sebagai agensi naskah sekaligus Personal Branding Agency pertama di Indonesia.
Finally, apapun latar belakang permasalahannya, meditasi dapat dijadikan sebagai lifestyle baru sekaligus pemecah persoalan hidup dan penggerak kebahagiaan.
Sudaaah! Jangan merengut saja! Ayo, meditasi sejenak! Yakinkan diri bahwa hidup ini terlalu indah dan bahagia bila tidak dinikmati. Go Meditasi, Go Bahagia!


Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

No comments:

Post a Comment

Makasih banget ya udah mau baca-baca di blog ini. Jangan sungkan untuk tinggalin komentar. Senang bila mau diskusi bareng di sini. Bila ingin share tulisan ini, tolong sertakan link ya. Yuk sama-sama belajar untuk gak plagiasi.