Friday, May 31, 2013

KOTA MALANG

Malang...
Kemarin tiga tahun lebih aku berjibaku dengan kota itu
Apa yang kuperbuat di kota nan sejuk itu?
Yaa, menjajaki bangku perkuliahan
Di sini tepatnya, di kampus ini
Universitas Muhammadiyah Malang


RAMPOK ALA HIPNOTIS MAKIN MARAK DI KOMPLEKS PERUMAHAN

"Hati-hati kalau di rumah sendirian loh! Hajjah di belakang rumah baru aja kena musibah, kayaknya kehipnotis dan perhiasannya ludes!"

Tadi malam, Mama ditelepon sama Budhe Karim (tetangga+sahabat keluarga). Kata Budhe Karim, baru-baru ini telah terjadi tindak kriminal penipuan sekaligus perampokan dengan modus "hipnotis ala jambret". Penipuan sekaligus perampokan tersebut dilakukan oleh dua orang (pria dan wanita, kata orang-orang). Dua oknum tersebut hebantya lagi berpenampilan semi eksekutif, semacam SPG tapi lebih dari sekadar dandanan SPG..

Kasus tersebut berawal dari kedatangan dua oknum tersebut ke sebuah rumah di deretan Blok H. Rumah yang disatroni itu adalah rumah pasangan Hajjah dan Haji yang udah tua (dahulunya penjual minyak tanah langganan kami). Anehnya lagi, menurut cerita orang-orang setempat, ketika beraksi, dua oknum tersebut menggunakan modus "alamat palsu" ala Ayu ting-ting gitu. Jadi, mereka itu pura-pura salah alamat kemudian bermaksud menanyakan alamat yang benar. Parahnya lagi, dari beberapa nama dan alamat yang ditanyakan, terselip pertanyaan, "....terus, rumahnya Bapak Sriadi di mana ya, Bu?" Jedddddeeer..... Gimana kami semua tidak gempar, Sriadi itu tuh nama Bapak saya. Kenapa kok pas banget menanyakan alamat Bapak saya? Meskipun saya tahu, di kota ini apalagi di kompleks ini Bapak saya cukup terkenal karena memiliki banyak link bisnis, tapi toh kalaupun mereka itu benar-benar rekan/partner bisnis Bapak saya, pasti mereka tahu kalau Bapak saya sudah lama ditransfer ke Malang. Hmm... itu berarti jelas-jelas, orang tersebut bukanlah rekan kerja lama ataupun partner bisnis Bapak saya. Mungkin saja, mereka tahu dari buku telepon atau dari searching atau apalah...

Tuesday, May 28, 2013

CATATAN HATI DOSEN JUNIOR (10)

Pagi ini saya ingin mengulang kembali untaian cerita lalu pada saat saya masih mengajar di kajian Guidance Club bersama teman-teman BKI dan KPI STAIN Parepare.

Sebelumnya, saya sudah pernah posting dengan judul berbeda, namun saya ingin merangkumnya kembali dengan judul yang sama yaitu "Catatan Hati" saya.

Sekitar Desember 2012 pertengahan lalu, kami belajar outdoor di bawah pohon ketapang, depan gedung perkuliahan fakultas Syariah/Tarbiyah. Karpet plastik pun digelar. Hanya ada lebih kurang 8 orang mungkin yang hadir saat itu. Namun, seiring mendekati dhuhur, salah seorang dosen senior, Mbak Nur (kenalan saya, kakak dari adik tingkat kuliah saya) datang bersama anak-anaknya yang masih unyu dan kecil-kecil, hehehe. Eh, tidak tahunya, kami semua disuguhi makanan ringan, ada teh gelas stroberi, kue-kue basah maupun kue kering yang dibawakan oleh Mbak Nur.

Dalam kesempatan itu, kami membahas tentang apa impian yang belum atau ingin terwujud sebelum kita bertemu dengan kematian? Respon yang terlontar dari masing-masing teman mahasiswa/i tentu berbeda-beda.

Monday, May 27, 2013

HADIAH GA BAW UDAH SAMPAI^^

Siang tadi, pas selesai, passss banget selesai dhuhuran, alhamdulillah, Pak Pos yang biasa nganterin surat ke rumah ini datang.

Baru aja tadi pagi aku nanyain kabar pengiriman hadiah dari GA BAW yang lalu. Kupikir tadinya si Pak Pos tuh nganterin surel bisnis bapak lagi, eeeh pas turun dari lantai dua ngelihat paket yang dipegang, aku langsung girang. Alhamdulillaaaaah ^___^ akhirnya paket hadiahku datang juga.

Sesuai dengan yang dituliskan, hadiahnya adalah dua buku karangan dari umi sekaligus ustazah Afifah Afra. Satu novel judulnya DE WINST dan satunya lagi nonfiksi judulnya ...and The Star Is Me!



Nah ini dia bukunya ^_^
Sekarang masih baru baca ....and The Star Is Me! 
Yang novel kayaknya agak berat gitu bahasannya karena materinya berbobot jadi bacanya nanti aja. Hehehe...

Lebih hebatnya lagi, kedua buku hadiah tersebut BEST SELLER
Keren deh, jadi semakin semangat buat jadi penulis, the real writer, aamiin...
Semoga dua buku ini bisa jadi inspirasi juga nntuk menulis karya solo berikutnya, yaaah walau pada kenyataannya sampai hari ini naskah karya solo saya belum ada satupun yang diterima penerbit, tapi saya yakin, insyaAllah, besok atau lusa, akan diterima dan terbit. Aamiin!

So, terima kasiiiiiiih banyak buat BE A WRITER INDONESIA yaaah atas hadiahnya^___^

#17 ANTOLOGI PUISI IBU ADALAH SURGAKU

Setelah lama ditunggu-tunggu dari tahun lalu, hampir lupa juga kalau masih ada naskah yang ngantre nunggu terbit. Haaaaah, alhamdulillah yah, udah terbit, baru terbit sekarang daripada nggak sama sekali. Hehehe....



IBU ADALAH SURGAKU #1
--Cirebon : Goresan Pena Publishing, 2013
xii + 271 hlm. ; 13 x 19 cm

Copyright 2013 by Keluarga GP

Penulis : Keluarga GP
Editor : Eni NN dan Hafah Bianka
Setting dan Layout : Ariny NH
Desain Sampul : Urai Rizqi Abri Nova
ISBN : 978-927-5467-81-7
Harga : Rp 50.000,-

Saturday, May 25, 2013

CATATAN HATI DOSEN JUNIOR (9)

Assalamu'alaikum ^_^ jumpa lagi dengan catatan hati dosen junior hehe.

Jumat kemarin adalah hari terakhirku mengajar. Baik itu mata kuliah BK maupun Pengantar Psikologi, alhamdulillah telah selesai. Saat ini sebentar lagi akan memasuki masa UAS. Itu berarti sisa satu langkah lagi, kontrak kerjaku di kampus tersebut akan berakhir.

Jumat kemarin terasa berbeda. Karena ruang kelas yang biasa dipakai itu terlihat sangat kotor dan tidak sedap dipandang, maka teman-teman mahasiswa mengusulkan untuk kuliah di taman depan ruang kelas tersebut. Hehehe, sempat aneh juga, gotong-gotong kursi ke taman pinggir kelas sampai dilihat oleh salah satu dosen senior yang memang tidak kukenal. Selain itu, dilihatin tukang benerin AC dan disamperin sama salah satu mahasiswa semester enam yang pernah ikut kajian bersamaku di GC juga.

Kemarin memang cuman review materi secara keseluruhan dan menetapkan apa saja yang perlu dipelajari oleh sahabat-sahabat BKI untuk UAS nanti. Mereka sempat mengeluh, duuuh terlalu banyaaaak materinya. Hhahaha, yaa begitulah namanya kuliah. Maklumlah. Mereka masih semester dua jadi baru pertama kali merasakan sentilan kewajiban yang bejibun sebagai mahasiswa.

Kemarin, kami juga (lagi dan lagi) membuka sesi sharing. Saya meminta teman-teman tersebut untuk menuliskan kembali pikiran dan perasaan mereka terkait proses perkuliahan bersama saya, memberi komentar tentang saya dan juga memberikan unek-unek tentang semua teman mahasiswa yang ada di kelas.

Sewaktu membaca unek-unek mereka, sangat lucu. Tapi, di sini saya tidak akan menuliskan seluruh komentar mengenai pribadi masing-masing sebagaimaa pandangan mereka. Saya akan menuliskan evaluasi sharing mereka mulai dari evaluasi awal hingga akhir kemarin dan juga komentar tentang saya yang terbilang cukup aneh. Hehehe.

Thursday, May 16, 2013

TUTORIAL HIJAB DOBEL PARIS GRADASI PINK

Siapa yang suka sama warna PINK??? Suka aja apa suka banget? :D
Kalau saya sebenarnya tidak begitu suka. Yaiyalah, saya sukanya warna hijau, hehehe.
Tapi, kali ini saya spesial mempersembahkan ini untuk para akhwat yang menyukai warna pink atau merah muda.
Berikut ini adalah tutorial perpaduan jilbab paris dengan warna pink. Warna Pink ini adalah warna yang lumayan cantik dan bisa dipadukan dengan warna apapun.

Tutorial 1: PINK dan COKELAT 


Sediakan jilbab pink yang cukup cerah dan jilbab cokelat yang tidak terlalu tua


Wednesday, May 15, 2013

TUTORIAL HIJAB DOBEL PARIS GRADASI BALAPAN

Assalamu'alaikum, jumpa lagi. Hari ini, sesuai janji kemarin, saya mau posting tutorial hijab syar'i model gradasi dobel paris lagi. Untuk postingan tutorial kali ini, model jilbabnya yang mempunyai sulam/bordiran di pinggirannya. Dan, disusul dengan model balapan. 

Maksud dari balapan itu adalah, kalau biasanya kita memasang jilbab atau ngedobel jilbab paris pasti lapisan dalamnya dibikin lebih kecil atau menjorok ke dalam dibanding lapisan luarnya kan? Nah, di tutorial kali ini mengusung tema balapan dengan gaya lapisan dalam yang agak menjorok ke luar daripada lapisan luarnya. Ini akan memberi kesan tambahan pinggiran atau border untuk jilbab yang berpinggir sulaman itu sendiri.  Jadi, bagi yang punya jilbab paris dengan motif sulaman tapi tetap mau syar;i, bisa mencoba tutorial yang sangat mudah ini.

Nah jangan lupa, sediakan/pilih jilbab mana yang akan dipakai (sesuai selera ya :) )
 Yang satu jilbab sulaman dan yang jadi lapisan
pasangannya sebaiknya pilih jilbab polos ya

Pertama, bentangkan jilbab warna polos. Setelah itu, disusul dengan lapisan kedua
di atasnya yaitu jilbab yang bermotif. Motifnya menghadap depan ya
(jangan dibalik menghadap ke belakang). 

Masuk ke proses lipatannya. jadi jilbab yang sudah ditumpuk tadi coba periksa dulu
kedua ujung yang akan menjadi segitiganya. Karena modelnya balapan,
jadi pastikan ujung jilbab lapisan dalam lebih panjang
daripada ujung jilbab sulaman atau jilbab luarnya

Setelah langkah kedua di atas, jilbab yang tadi langsung dibalik saja
kemudian dilipat membentuk segitiga. Bila lipatan bagian dalamnya agak tidak simetris,
abaikan saja, yang penting bagian yang akan
ditampilkan (bagian luarnya) sudah rapi seperti di langkah kedua tadi.

Nah, setelah itu angkat lalu kenakan jilbabnya. Penampakan belakang
dari jilbab ini akan tampak seperti gambar di atas. Bagaimana? Tetap cantik kan?  

Nah, itulah tadi secuil tutorial hijab model balapan ala gradasi dobel paris. Bagaimana, cukup menarik, tidak? Ini bisa diterapkan bilamana ukhti-ukhti sekalian punya jilbab sulaman atau bordiran yang terkesan agak kependekan bila dipakai secara tunggal. Dengan teknik balapan yang jauh di luar mainstream cara berhijab ini, jilbab sulaman yang tadinya pendek akan terlihat lebih panjang.

Kalau semisal kalian tidak suka menampakkan jilbab motifnya untuk menjadi lapisan luar, ya tinggal dibalik saja dengan teknik dobel biasa. Jadi, jilbab sulamannya yang berada di lapisan dalam sedang jilbab polos di luarnya.

Oh ya, kalau misalkan masih tampak transparan, lipatan dalam dari jilbabnya bisa disesuaikan ukurannya. Atau, lebih baik lagi, pilih jilbab paduan yang lebih panjang dari sebelumnya agar tetap panjang menutup dada.

Pastikan, pilih warna-warna yang soft atau cenderung natural untuk jilbab sulaman yang warnanya agak mencolok. Seperti tutorial di atas. Jilbabnya itu berwarna oranye cukup cerah, sehingga saya padukan dengan jilbab polos putih tulang. Bila ingin terkesan gelap, bisa kalian padukan dengan jilbab warna senada yang lebih gelap dari itu. Misal; oranye cerah dan oranye tua. As your pleasure ya^_^

Okeh selamat mencoba.
Stay syar'i, stay beauty

Tuesday, May 14, 2013

AMAZING 23

Bismillahirrahmanirrahim....
Pernahkah terpikir olehmu apa yang akan kamu lakukan bila saja usiamu diberi diskon oleh Sang Pencipta? Kalimat pertanyaan ini kian mendengung di telinga tiap aku memasuki bulan pertama dalam tahun masehi. Ya, Januari. Tepatnya 28 Januari lalu, usiaku genap 23 tahun. Pertanyaan di atas sempat muncul. Akankah aku bisa bertemu Januari-Januari mendatang atau malah diberi diskon? Lalu, apa yang akan kulakukan? Apa saja sih yang sudah kulakukan di usia 22 lalu dan apa evaluasi atau kesalahan yang yang harus kuhindari di usia yang baru ini?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut, membawaku untuk semakin mencari makna hidup demi bekal ke akhirat. Sempat tidak percaya bila usiaku sudah menginjak angka ganjil itu. Baru Mei 2012 lalu, aku lulus dari fakultas Psikologi di Malang. Baru kemarin rasanya aku masih suka bermain-main seperti anak kecil. Dan, ketika 28 Januari lalu, mau tidak mau, senang atau tidak, aku harus menyadari, usiaku akan semakin berkurang. Perlu mengevaluasi diri sendiri dan belajar untuk semakin dewasa dari hari ke hari.

Selain itu, di usia 23 ini, begitu banyak hal spesial yang kualami dan kuperoleh. Apa saja itu? Baiklah, akan kuuraikan satu persatu.

Sunday, May 12, 2013

TUTORIAL HIJAB DOBEL GRADASI ALA EMMA

Assalamu'alaikum...
Ini postingan spesial untuk temen yang minta diajarin buat ngedobel jilbab paris setelah kemarin memposting tulisan Tips Hijab Gradasi Ala Emma. Oke baiklah, langsung saja saya upload gambar-gambarnya. Sederhana aja sih.

Berikut tutotialnya.

TUTORIAL 1

Bagi yang punya jilbab paris warna cerah bisa dipadukan dengan warna netral seperti di bawah ini.

Pertama, siapin dulu jilbab warna apa sih yang mau dipake.
 Ini saya ambil examplenya misal saya mau pake baju kemeja putih
dan roknya warna ungu  jadi jilbabnya saya ambil yang warna ungu
cerah dan saya padukan dengan warna putih tulang

MENANG LOMBA BLOG

Pagi-pagi habis Dhuha, subhanallah, buka si Fujitsu, lagi sendirian di rumah, ehhhh, nggak taunya udah ada pengumuman lomba GA blog yang kemarin diadakan oleh blog BAW. ^___^

Awal lihat pengumuman pemenang lomba GA blog BAW yang diposting bunda Leyla Hana, sempat kikuk juga, menang gak ya. Tapi, bagiku sih menang kalah biasa. Udah sering ngalamin.

Lihat pemenang dari urutan satu hingga dideret ke bawah, kukirain namaku nggak bakal nongol dan kepilih. Pas, baca urutan sweet seventeen alias ke-17, alhamdulillah bangeeeeeeeeeet, namaku nongol di nomor itu. Yang lebih mengejutkan lagi, pas banget lagi, aku itu suka tongkrongin blog bunda sekaligus ustazah Afifah Afra dan postinganku pun tentang tulisan yang diposting beliau, eeeh keturutan menang dapet hadiah buku dari ustazah Afifah Afra. Sesuai dengan keinginan. Hehehe.. nggak masalah nggak menang di urutan pertama, kedua atau ketiga. Dapet buku gratis dari ustazah aja udah senang banget. Tapi, belum tahu dan masih penasaran, bukunya yang mana yaa yang bakal kudapat?? :D Nanti kalo hadiah bukunya udah nyampe, insyaAllah akan kuposting.

Alhamdulillah, Minggu pagi sehabis hujan membawa rezeki. Terima kasih Blog Be A Writer ^__^.. Semoga sukses, semoga ke depan bisa ikut lombanya lagi. Aamiin.... aamiin.

Saturday, May 11, 2013

TIPS HIJAB GRADASI ALA EMMA

Berhijab/berjilbab tentunya harus diniatkan karena Allah, bukan karena emak kamu, karena bapak kamu, karena abang kamu, apalagi karena "kekasih gelap" kamu. Lho? Hehehe...

Seiring menjamurnya wanita muslimah yang mulai berhijab setelah adanya hijabers community, tentu model hijab pun semakin banyak tipe dan modelnya. Hal ini tentunya juga menjadi trend di dunia fashion muslim dan semakin mewabah hingga ke mancanegara.

Thursday, May 9, 2013

CATATAN HATI DOSEN JUNIOR (8)

Sudah menginjak pertemuan ke-11. Untuk mata kuliah teori BK, selasa depan insyaallah kami akan memasuki sesi praktek konseling. Untuk mata kuliah Pengantar Psikologi sendiri, masih ada tersisa satu kuis, satu diskusi dan review materi di pertemuan ke-13 nanti.

Selama belajar bersama mereka, kami telah menuai banyak suka dan canda. Nyaris tidak ada duka dan luka. Tidak lama lagi, kontrak mengajar saya pun akan berakhir. Insyaallah Juni nanti. Itu juga berarti sebentar lagi saya juga akan pindah ke Malang. Tinggal menunggu rumah laku terjual.

Sedih, bila harus berpisah dengan teman-teman BKI STAIN. Saya memang bisa saja meminta perpanjangan kontrak, namun, tuntutan hidup yang lain juga harus saya jalani.

Iis, Nurmadinah, Nurkumala, Anti, Fitri, Ayu, Fajrul, Tanwir, Jamal, Kadir, Faisal dan Arif. Meski mahasiswa yang kutangani hanya berjumlah 12 orang, tetapi rasanya seperti saudara. Kedekatan emosional di antara kami sudah cukup kuat terjalin, apalagi di antara mahasiswi.

Hingga saat ini, sejauh ini, aku masih saja belum mampu memberikan yang terbaik. Meski mereka menunjukkan progres yang cukup baik dan meningkat, aku masih merasa bahwa apa yang kuberikan belumlah bisa dibilang apa-apa.

Namun, aku pernah berpesan pada mereka. Semoga apa yang telah kita pelajari bersama, walaupun itu hanya sedikiiiiit saja, itu semua dapat menjadi kado perpisahan untuk mereka. Ilmu yang pernah kita tuai bersama semoga dapat menjadi bekal yang berarti untuk masa depan.

Pengalaman ini sungguh sangat menantang dan tidak akan pernah terlupakan. Menjadi dosen junior, dikelilingi mahasiswa yang baik, ramah dan cerdas adalah nikmat yang tiada terkira. Mudah-mudahan mereka kelak bisa menjadi orang besar di periode masing-masing. Suatu hari, aku ingin mendengar cerita mereka. Bagaimanapun juga, mereka tetaplah sahabat-sahabatku.

Wednesday, May 8, 2013

SAHABAT BUKAN TONG SAMPAH

Bagi sebagian orang, sahabat itu adalah tong sampahnya. Yang namanya tong sampah pasti dapat menjadi tempat pembuangan terakhir atas segala apapun yang ia rasakan dan ia alami.

Tapi, pernahkah kamu berpikir? Sahabat itu tidak pantas untuk dijuluki sebagai tong sampah. Ia hanya manusia biasa. Ketika kamu mengeluh, sedih, gusar, rapuh, kamu memang bisa menjadikannya sandaran terakhir saat yang lain menjauh. Namun, tidak pernahkah kamu berpikir bahwa sahabat itu juga butuh senyumanmu, butuh keceriaanmu, butuh kabar bahagia darimu.

Jika ia terus-menerus kau gelontorkan kesedihan, kerapuhan, kegusaran, kemarahan atas apa yang kamu alami, ingatlah, ia juga manusia. Ia bukan malaikat, bukan pula Tuhan. Ia manusia biasa yang juga membutuhkan sapaan hangat dan kebahagiaan dari orang-orang terdekatnya.

Jangan pernah menganggap sahabat adalah ia yang paling ampuh untuk menjadi pemecah masalahmu. Sebab, ia pun sama denganmu. Sama-sama manusia. Ia memang peka terhadap keadaanmu, tapi bukan berarti kamu bisa sesuka hati berkeluh kesah padanya. Ia tentu saja akan jenuh dengan sikapmu yang terus-menerus seperti itu.

Jadi, pahamilah sahabatmu. Jika pun kamu nyaman curhat padanya, jangan sekali-kali kamu menumpahkan semua hal negatif yang kamu pendam. Rajinlah menyapanya dengan kabar bahagia dan buatlah ia tersenyum sebagaimana ia selalu memberikan berbagai upaya agar kamu tersenyum. Berikan ia semangat seperti ia yang senantiasa rela menyuntikkan semangat kala kamu gundah gulana.

MENGHAYATI CINTA DAN KEBAHAGIAAN MELALUI MEDITASI

Rinai hujan menyeringai dari balik jendela. Banyak orang yang berkata bahwa hujan itu adalah anugerah Tuhan yang sangat romantis. Tapi, bagiku, hujan itu selain romantis, juga menjadi bentuk cinta Sang Pencipta bagi seluruh alam semesta. Berbicara mengenai cinta, tak akan habis dan tak lekang oleh waktu. Kita bisa dilahirkan ke bumi ini, bisa bernapas hari ini, itu semua karena cinta. Cinta pun sejatinya senantiasa disandingkan dengan kebahagiaan. Seseorang yang merasakan cinta dalam hatinya, baik itu karena memandang atau mendengar sesuatu, pasti akan cenderung merasakan sensasi kebahagiaan yang menggelora dan menggebu-gebu. Cinta juga merupakan suatu hal yang sangat sulit diterjemahkan sebab energi dan pengaruh yang dihasilkan olehnya sungguh tak terhitung dan tak terbilang, seperti cinta ibu kepada anaknya. Sungguh dahsyat nikmat cinta yang dianugerahkan pada tiap insan dan siapapun pasti tidak akan mampu mengelak atau menolak bila membahasnya. 

Cinta dan kebahagiaan. Siapa pun pasti merindukan saat-saat dicintai dan berbahagia dalam kehidupan ini. Namun, sangat disayangkan, semakin banyak orang yang kesulitan merasakan keberadaan cinta dan kebahagiaan tersebut dalam hidup mereka. Tuntutan hidup yang tinggi, kesibukan yang seolah tanpa jeda, jalanan macet, keluarga, dan lingkungan yang tidak mendukung. Semua itu membuat pikiran dan hati menjadi pengap dan pepat, tak ubahnya seperti rumah tanpa jendela.

Friday, May 3, 2013

CATATAN HATI DOSEN JUNIOR (7)

Siang tadi adalah jadwal mata kuliah Pengantar Psikologi. Ada yang beda dari kami. Hari ini, kami memulai kelas dengan metode circle. Metode circle itu adalah posisi duduk. Karena jumlah teman-teman mahasiswa memang cuman 11 orang jadi agar kedekatan emosional bisa semakin tercipta, maka kami semua duduk dengan jejeran kursi membentuk lingkaran kecil. Cukup dekat dan alhamdulillah, tadi rasa kantuk yang menyerang bisa terminimalisir dengan metode tersebut. Bagi keenam mahasiswa yang bertugas presentasi pun tetap duduk dalam lingkaran tersebut tanpa perlu pemisahan dengan mahasiswa audience dan pengajar (aku) ^_^ yang cantik ini, hehehe.

Kami pun berdiskusi terkait materi Psikologi Kognitif. Diskusi berjalan seru, hikmat, santai, dan sesekali diselipi oleh humor dari beberapa mahasiswi yang memang kocak.

Thursday, May 2, 2013

SAHABAT PEMBAWA KEBAHAGIAAN


Habis tangis terbitlah bahagia. Inilah kalimat yang mewakili perjalananku ketika bertemu dengan seorang sahabat masa SMA. Namanya Sitti Nawira, tapi akrab disapa Wira. Wira, seorang gadis muslimah yang lebih muda setahun dariku. Dia berasal dari keluarga dengan pondasi agama yang cukup kuat dan kental. Kisah persahabatan kami berawal ketika duduk di bangku kelas X SMA.

SMA kelas X, aku belum berhijab apalagi punya niat berhijab. Memasuki kelas setelah diadakan rolling dari pihak sekolah membuatku merasa asing dan agak gentar. Gentar sebab wajah-wajah yang kutemui sungguh sangat cerdas. Ada beberapa siswa yang juga pernah kebetulan kukenal melalui berbagai perlombaan SAINS, olimpiade bahasa Inggris, lomba pidato dan ada pula satu teman SMP yang dulunya menjadi rivalku demi merebut kursi juara umum sekolah tiap semester.

Pagi itu, kami berebut tempat duduk. Sayangnya, aku tidak berhasil menemukan bangku di baris depan, hingga aku memilih untuk duduk di bangku barisan keempat, di belakang. Sepi, sendiri, sekalipun ada teman-teman yang kukenal namun mereka sudah menentukan teman duduk mereka masing-masing. Mereka cenderung memilih teman duduk yang dilansir memiliki kemampuan intelegensi yang juga sama tingginya. Ya, kelas X.6 memang menjadi surga siswa-siswi terbaik saat itu.

Saat ingin menaruh tas di bangku yang kupilih, sontak sebuah suara menyeru ke arahku. "Hei, kamu! Sini duduk sama aku saja!" Suara itu berasal dari seorang gadis berjilbab, berkulit putih, mata sipit dan gaya bicaranya yang terkesan cepat. Aku hanya merespon dengan anggukan dan mataku masih saja memandanginya dengan penuh kejanggalan. "Kok bisa ada anak asing yang sok akrab padahal teman yang kukenal saja tidak mau menawarkan diri untuk duduk denganku karena takut tersaingi," kecamuk batinku.

Akhirnya, aku pun menerima tawaran gadis tersebut kemudian duduk bersebelahan dengannya. Sejenak aku bersyukur karena telah diberi tempat duduk di bangku paling depan. Itu berarti aku bisa semakin bersemangat dalam belajar dan tak perlu lagi gentar terhadap beberapa teman yang mengganggapku rival mereka. 

Gadis itulah yang kusebut di awal tadi, Wira. Awal kenalan sungguh lucu. Dia menanyakan nick name lalu nama panjangku. Dia bahkan mengira bahwa aku ini non-muslim, karena mendengar nama "Paresma" dan entah dia bilang wajahku seperti wajah non-muslim (mungkin karena tidak pakai jilbab). Aku tertawa. Dia pun ikut tertawa. Yang tadinya, aku sangat kalem di depannya, mulai berubah cair dan rileks selama berbincang hangat bersamanya.

Wednesday, May 1, 2013

CATATAN HATI DOSEN JUNIOR (6)

Sebelum tidur siang, aku mau cuap-cuap sedikit. Teringat dengan salah satu pakar di bidang kepenulisan yang sudah senior mengatakan bahwa materi itu hanyalah efek samping dari kerja keras kita. Dari kalimat ini, aku juga teringat dengan persoalan gaji pertamaku.

Gaji. Siapa sih yang nggak mau dikasih duit? Siapa sih yang nggak mau gajian setelah bersusah-payah bekerja? Masing-masing dari kita pasti punya profesi yang berbeda. Kalau toh profesi kita serupa, bisa jadi gajinya berbeda.

Di sini aku nggak mau pamer atau mengeluh. Hanya sekadar intermezzo, mengenang ihwal gaji pertamaku. Gaji pertamaku kuperoleh ketika masih mengajar di kajian Guidance Club STAIN pada akhir September 2012 hingga Januari  2013 lalu sebagai dosen motivator. Memperolehnya pun tidak mudah. Pihak kampus menetapkan bahwa setiap satu pertemuan akan diganjar sebesar lima puluh ribu rupiah. Jumlah tersebut bukan gaji yang sebenarnya, melainkan imbalan/hadiah karena sudah mau membantu teman-teman di STAIN aja.

KENALI PELANGGAN UTAMA ANDA

Apa arti dari pelanggan? Pelanggan adalah individu atau konsumen yang membeli produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan atau suatu kegiatan perekonomian. Menurut Peter Ducker, tugas utama sebuah perusahaan adalah menciptakan pelanggan. 

Di Indonesia memiliki lebih kurang 220 juta penduduk dengan ratusan suku yang tersebar di berbagai pulau. Meskipun berbeda suku dan bahasa, tapi pasti ada di antara mereka yang memiliki kesamaan karakter yang dapat dijadikan sebagai patokan bagi para marketer untuk mengatur strategi marketing yang jitu. Di sinilah tugas sebagai seorang marketer untuk cermat dan cerdas dalam menganalisa dan memahami karakter para konsumen, khususnya yang menjadi pelanggan utamanya.

Kenapa harus karakter? Sebab, memahami karakteristik pelanggan utama adalah salah satu syarat kesuksesan sebuah bisnis. Demikian yang dikatakan oleh Veronica Ratna Ningrum. Veronica adalah seorang WomanMarketer yang telah sukses menangani berbagai program marketing bagi sejumlah lembaga perbankan, baik bank nasional maupun bank asing.

RENCANA IDE DRAFT NOVEL KEDUA

InsyaAllah, sebentar lagi bakal nulis draft novel kedua. Masih bertemakan tentang cinta *lagi pengen fokus ke genre romance aja dulu. Inspirasinya diperoleh dari mana? Dari mana ya? Yang pasti datangnya spontan, pas mau tidur malam, bulan lalu.

Terpikir untuk menulis kisah tentang hubungan antara si suami dan istri. Suami berwatak posesif dan pencemburu berat dan istrinya yang rada tomboi tapi bisa belajar sabar untuk menghadapi semua sikap si suami. Nanti yang jadi konfliknya, muncul sahabat kecil si istri (sahabat pria). Sahabat tersebut ternyata adalah rival sang suami di perusahaan dan pastinya bermuka dua *manis dan baik di depan tapi amat buruk di belakang. Itu lantaran, si sahabat mulai jatuh cinta (lagi) pada wanita yg ternyata istri dari rivalnya sendiri. Segala cara dia kerahkan untuk merebut cinta wanita itu sekalipun tau kalau dia udah bersuami.