Monday, July 22, 2013

DRAFT NOVEL KEDUA FINISHED

Alhamdulillah, puji syukur pada Allah yang masih memberikan kesehatan dan pemikiran yang jernih, hehe.
Alhamdulillah minggu lalu, tanggal 15, draft novel kedua sudah selesai. Sekarang, masih didiamkan dulu di memori Fujitsu. Kemarin dan tadi pagi sudah nyoba untuk mengeditnya. Insyaallah, setelah teman-teman pambaca draft saya sudah selesai bacanya, akan segera saya tawarkan ke penerbit.

Draft novel kedua ini, menurut saya jauh lebih keren daripada draft novel pertama saya yang ngambil 70% kisah nyata tentang roman. Draft novel kedua ini menurut saya insyaallah lebih berbobot karena banyak pengetahuan terkait industri gula, perkebunan tebu di Indonesia, mengenai cara dalam menyikapi masa lalu yang pahit dan beberapa suntikan rohani keislaman.



Kalau menyoal apakah kelak akan lolos diterima dan diterbitkan, saya serahkan sepenuh jalannya pada Allah dan penerbit yang akan saya tuju. Kalau saya pribadi, sayang banget bila tidak terbit sebab saya juga secara tidak langsung ingin "ngomporin" pemerintah tentang rencana swasembada gula yang kata mereka akan dilaksanakan 2014 mendatang, sementara itu justru masih banyak permasalahan yang melanda dunia industri gula.

Hmm... memang sih, para pembaca Indonesia (seperti yang penulis senior bilang), lebih banyak yang suka membaca buku/novel ringan yang ibaratnya sebagai teman pelipur ke-bete-an di jalan, ketimbang membaca novel yang ada sisi sejarah, sosiologi dan terapan disiplin ilmu lainnya. Yaa.. meski demikian, saya tetap optimis. Saya juga sudah mulai mengenal karakter menulis saya sejak lama. Saya memang suka siih jalan cerita seperti yang ada di novel kedua saya ini. Sulit ditebak (kata teman yang baru baca setengah) dan menggunakan diksi yang indah. Yaa itulah style saya. Tapi, tentu masih ada yang lebih pandai daripada saya. Secara, saya ini kan baru "pemula". Meski sudah beberapa kali ikut lomba novel, cerpen sejak masih sekolah, tapi belum juga menemukan jodohnya. Saya anggap itu adalah proses belajar yang harus saya lalui. Insyaallah, semoga kali ini buah keoptimisan saya bisa terwujud, nyata. Aamiin...

Hwaiting!!! Apapun hasilnya ke depan, saya tetap optimis untuk terus berkarya dan menulis. Yang terpenting siiih tulisan saya bisa menginspirasi orang yang membacanya (dengan catatan baik itu lolos terbit ataupun tidak). Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk para pembaca draft saya yang senantiasa memberi masukan, kritik dan saran daripada hanya sekadar membaca. Saya bersyukur sekali masih ada teman yang mau mengomentari naskah saya. Sekali lagi, terima kasih. :)

No comments:

Post a Comment

Makasih banget ya udah mau baca-baca di blog ini. Jangan sungkan untuk tinggalin komentar. Senang bila mau diskusi bareng di sini.