Friday, November 22, 2013

CATATAN "KRIUK"

"KRIUK"

Kata-kata ini pertama kali muncul di otak saya sejak akhir 2012 lalu, tepat saat menulis buku debut pertama nonfiksi saya (identitas masih dirahasiakan hehehe).

Karena saya dulunya doyan buangeeet ngemil, akhirnya tercetuslah ide untuk mengganti deskripsi blog jadi ikut-ikutan KRIUK. Absurd banget ya.

Kriuk itu semacam "suara" yang berbunyi dari makanan crispy dan crunchy yang saya (dan kamu) makan, ibaratnya makan snack gitu lah. Oh iya... saya hampir lupa. Di iklan Mie Sed** juga
ada jargon yang bilang, "Mie pertama yang ada kriuk-kriuknya". Nah, saya juga terinspirasi dari iklan itu.

Kenapa saya kasih kata KRIUK di blog ini, karena saya harap, semoga apa yang saya tulis bisa menimbulkan efek "suara kriuk" bagi yang membacanya. Ibarat makan kerupuk, renyah-renyah gimanaaaa gitu pas digigit. Tapi, entah kebetulan atau gimana ya, pernah ada salah seorang klien yang ternyata dia itu silent reader blog ini bilang, "Saya suka blog kamu dan tulisan-tulisan kamu. Walaupun sebenarnya kadang ada artikel yang bahasanya tuh tinggi banget, tapi kamu bisa nulis serenyah mungkin biar orang ndeso ataupun orang yang punya IQ pas-pasan bisa paham apa yang kamu maksud."

#Tsaaah... baca komentar itu di email, kayaknya pujiannya terlalu berlebihan. Masih banyak yang jauh lebih baik dari saya. Dan, apa yang saya tulis dalam blog ini, yaaa itu spontan saja keluar dari otak saya, gak peduli EYD apalagi mikirin ini udah sesuai standar ilmiah apa belum ya?? 

Inspirator Kriuk Buat Saya

Khususnya untuk artikel psikologi, apapun yang pernah saya amati, saya pelajari dan saya dengar dari bangku kuliah, yaaa itulah yang saya tulis di sini. Bisa dibilang, sebagian besar tulisan psikologi di blog ini adalah efek dari gaya ajar salah satu dosen klinis favorit saya. *Hormat Pak! :D

Saya mengagumi beliau dari awal kuliah hingga beliau jadi dospem II skripsi saya. Beliau itu kadang rada absurd juga, tapi tahu bagaimana menempatkan kapan waktunya berlelucon/berhumor dan kapan waktunya serius. Banyak sekali hal-hal yang belum pernah terprediksikan dalam otak saya yang mana itu semua terpikirkan olehnya dan tercetus dari omongannya. Cara pandangnya pun juga sangat unik, cukup detil daripada gaya dosen-dosen perempuan. 

Bisa dibilang, beliau adalah salah satu orang yang sangat KRIUK bagi saya. Pertama kalinya, beliau ngasih semangat yang bagi saya itu pujian yang tampaknya berlebihan. Pernah suatu ketika, lagi bimbingan, beliau suntuk dan setelah mereview seluruh bab satu bagian latar belakang teman-teman, menurutnya nggak ada yang masuk kriteria dia. Dan, waktu itu, latar belakang saya juga termasuk dalam kasus tersebut. Akhirnya, beliau ngasih semacam clue, "Harus ada jembatan penghubung kenapa A bisa berubah jadi B".  Nah, pulanglah saya ke kontrakan sambil berpikir keras mencari wangsit tentang clue yang beliau minta. Saya nyari buku lagi nyari jurnal lagi dan berkali-kali nulis hapus nulis hapus cuma di bagian latar belakang. Besoknya, saya janjian lagi bimbingan (hehehe... maaf Pak, kalau saya terlalu rajin bimbingan, habisnya penasaran terus). Akhirnya, saat beliau membaca, ekspresinya itu looooh.... bikin gregetan bin panas dingin. Ada apa ini? Apakah sudut pandang dan "jembatan penghubung" yang saya rancang nggak sesuai sama yang beliau maksud? Lama kemudian, beliau meng-ACC bab satu saya itu. Fiuuuh.... Tapi, saya jadi nggak enak pas beliau muji, "Kamu itu loh sebenarnya pinter, ajarin juga temen-temen bimbinganmu yang lain ya!" Gubrak. Alhasil, saya tertahan nggak pulang karena harus ngajarin dua temen bimbingan saya gegara pujian itu. Yaaa.... saya mau bantu tapi mbok ya jangan pakai pujian gitu segala, Pak. Jadinya nggak enak sama temen-temen saya. Malah, ada yang juluki saya ini anak emas beliau. Duh, tambah nggak enak saya!

Nah, itulah salah satu orang yang ngasih efek kriuk buat saya, yang ngubah cara pandang saya dan amat berarti bagi saya. #eaaaa...

Lain-Lain Tentang Kriuk

Insyaallah, suatu hari, blog kriuk ini bakal pecah telor. Setelah lama menanti sejak awal Januari lalu, akhirnya debut si kriuk lolos juga. Dan, sebagai bocoran, di judul buku perdana saya nanti, insyaallah (kalau nggak ganti judul), akan ada kata "KRIUK"nya juga. Mudah-mudahan, sama seperti blog ini, buku itu juga bisa ngasih insight yang kriuk (baca: renyah) bagi siapapun yang membacanya.

Setelah ini, berharap si kriuk punya karya yang lebih banyak lagi dan tidak terlepas dari identitas KRIUK yang jadi pusatnya.

Terima kasih juga buat semuanya yang udah menerima si Kriuk dengan rumahnya ini dan segala karya-karyanya. Insyaallah, Allah akan membalas kebaikan kalian nanti. ^__^

Salam KRIUK!!! ^_____^


2 comments:

Makasih banget ya udah mau baca-baca di blog ini. Jangan sungkan untuk tinggalin komentar. Senang bila mau diskusi bareng di sini.