Tuesday, February 25, 2014

TRAUMA ANAK AKIBAT KEMATIAN ORTU

Sebelum masuk intinya, saya mau intermezzo dulu dari awal. Tadi, seperti biasa, nganterin adek kuliah habis itu singgah bentar ke rumah mbak (keluarga dari sepupu). Karena mbak nggak ada akhirnya main dan ngobrol sama tetangga samping rumahnya.

Thursday, February 20, 2014

FILTERISASI TAYANGAN DAKWAH DI TV

Beberapa waktu belakangan ini sering baca-baca isu agama yang benar-benar miris, menuru saya.
Baru aja saya membaca ada seorang tukang sihir yang berinisial AM nekat menafsirkan Al-Qur'an. Astaghfirullah. Di salah satu stasiun TV Swasta, dalam program Cahaya Hati, si AM ini tuh mendadak jadi ahli tafsir bin ustaz yang saenak e dewe nafsirin Al-Qur'an. Tayangan ini sempat menuai protes keras di berbagai socmed. Gimana nggak, dalam episodenya, dia sempat bertanya manakah yang lebih wajib dilakukan terlebih dahulu, membaca Al-Qur'an atau shalat lima waktu? Belum lagi, dia menafsirkan lirik lagu Noah yang dikaitkan dengan salah satu surah dalam Al-Qur'an yang mana itu sangat memaksa.

Tuesday, February 18, 2014

KDRT DI DEPAN SEKOLAH

Minggu lalu, saat saya mengantar adek ke kos temannya di daerah Tirto, Malang, saya melihat adegan KDRT terjadi di tengah jalan. Saat itu motor saya tepat berpapasan dengan motor seorang pasangan muda. Suaminya ngemudiin motor sambil bonceng anaknya, tapi anehnya si istrinya ini malah narik-narik tas anaknya dari belakang. Persepsi saya saat itu, mungkin suaminya budek kali ya, istrinya mau ikut naik tapi malah jalan duluan motornya. Eh… eh.. eh…. nggak tahunya, si ibu muda ini malah ngejar-ngejar motor suaminya dan tangannya masih menggamit tas anaknya. Terus saya berhenti sejenak dan ada seorang ibu yang menyeru, “Iku suamine loh, Mbak!” Pas saya balik ke belakang, mengenaskan banget. Si istri tadi malah terseret dengan posisi motor masih bergerak. Lalu, setelah warga pada teriakin si suami buat berhentiin motornya, alhamdulillah si istri ini nggak jauh-jauh amat terseretnya terus ditolongin.

Wednesday, February 12, 2014

FIKSI: SURAT DI PAGI YANG MENDUNG

Karena lagi bingung mau nulis apa, jadinya ngarang surat aja deh. Surat ini bukan surat sebenarnya. Hanya fiktif belaka. Jadi, jika terdapat kesamaan kisah dan nama, dan apabila ada yang mewek gegara baca ini (andainya) mohon dimaafkan ya karena ini hanya imajinatif belaka. ^__^

----

Pagi itu, aku melihat lingkaran pelangi yang melengkung jauh di atas kepalamu. Dan kau hanya diam menunduk. Kucoba tanya sekali lagi, apa kabarmu dan apa yang sedang kau pikirkan. Tapi, kau hanya mengangkat kepala, menggeleng lemah lalu menerbitkan seutas senyum simpul di bibir tebalmu. Kedua tanganmu sedari tadi meremas-remas ujung jilbab maroon yang kau kenakan pagi itu.

Friday, February 7, 2014

BAHAYA SUAP DALAM PENGASUHAN ANAK

Tindakan suap dalam birokrasi sudah menjadi hal umum dan tentu saja merupakan perilaku yang tidak adil dan melanggar hukum. Contohnya aja kayak korupsi. Lalu, gimana dengan tindakan suap dalam pengasuhan anak? Ini juga sama. Sama-sama membahayakan.

FIKSI: MAAFKAN AKU, MAS

Saat pertama mengenalnya, ada banyak perbedaan juga kesamaan antara aku dan dia. Dia adalah seorang praktisi kesehatan sedangkan aku adalah seorang penulis. Saat melamarku, dia sudah tahu bahwa aku tidak akan mungkin dapat melepaskan rutinitas menulis yang sudah 17 tahun kugeluti.