Friday, May 30, 2014

BESOK BEDAH BUKU

Teman-teman SMPIT Al-Uswah Bangil ^___^ sampai ketemu besok ya di sana...
Sudah lama sekali gak bener-bener ngerasa "naik panggung". Beda rasanya dengan presentasi di depan kelas, ngajar di depan mahasiswa atau jadi pemateri di kelas-kelas. Naik panggung yang saya maksud bukan bener-bener naik ke atas panggung. Maksud saya... udah lam sekali nggak ngerasain berdiri di depan orang banyak. Terakhir saya berdiri di depan orang banyak itu pada waktu ikut lomba pidato terakhir di bangku SD kelas 6. Mudah-mudahan besok nggak grogi dan bisa lancar menyampaikan materi. Aamiin... aamiin...

Wish me luck, chingu ^_^

PERUBAHAN JADWAL BEDAH BUKU #CKUS

Bedah buku selanjutnya, insya Allah di Bangil. Rupanya terjadi perubahan jadwal dari yang tadinya tanggal 24 Mei, berpindah ke 31 Mei 2014 karena ada bentrokan jadwal dari pihak sekolah.

Insya Allah, 31 Mei 2014 bedah buku #CKUS di SMPIT AL-USWAH BANGIL (acaranya pagi mungkin sekitar jam 9 atau 10-an, hanya setengah hari dan mungkin sampe ba'da Zuhur).

Sampe ketemu di sana ya teman-teman SMPIT ^__^

Wednesday, May 28, 2014

GOMAWO 의사

Terima kasih atas perkenalan itu walau tanpa disengaja, walau memang tak berarti apa-apa
Terima kasih atas segala bantuannya 
Terima kasih atas pengertiannya
Terima kasih...

Tetaplah berbaik sangka meski tak mengenalku
Kumohon
Karena hanya dengan berbaik sangka, setidaknya bisa membantuku untuk tetap bernapas dan kebaikan itu akan sangat kuhargai

Sekarang, diam adalah lebih baik
Esok, aku berharap, semoga tak lupa...
berharap aku tak lagi menorehkan kata-kata dalam ruang itu
Bukan menghindar, hanya menjaga agar tak ada yang merasa tersakiti diam-diam di luar sana

Entah bagaimana cara menjelaskannya
Cuma kata terima kasih yang ingin kuhaturkan

Terima kasih

Gomawo 의사 :)

당신은 내가 만난 성질이 좋은 의사이다

SEIMBANGKAN LOGIKA DAN PERASAAN

Wanita itu.... senjatanya hati dan emosi. Sejak zaman sekolah dulu, saya mungkin termasuk salah satu siswi yang jarang sekali curhat. Malah sebaliknya, menjadi sarang curhat. Hampir setiap jam istirahat, teman-teman mem-booking saya hanya untuk curhat private. Bahkan ada pula beberapa teman yang bela-belain SMS saya di sela jam pelajaran hanya agar curhatnya nggak ketahuan padahal kita masih satu kelas. 

Dari banyaknya teman cewek yang pernah curhat, mayoritas mereka kerap menulis atau berujar kata-kata yang mewakili perasaan seperti, "Saya rasa... Saya sakit hati..." atau semacamnya. Dan, sejak saya kuliah di Psikologi, barulah saya ngeh, kenapa kalo ngobrol sama temen cewek pasti kebanyakan dari mereka akan berkata, "Saya rasa..." atau menaruh kalimat tersebut untuk menegaskan argumen/sudut pandangnya terhadap permasalahan. Ooooh.... betapa telatnya saya. Baru saat kuliah, saya mengetahui kalau wanita itu ahli dalam permainan emosi dan hati. Beda sekali ketika ada teman cowok atau klien cowok yang curhat. Kebanyakan mereka akan sering menggunakan kalimat, "Saya pikir...." Ternyata cowok itu identik dengan logika atau pemikiran logis dan rasionalis. Hehehe...

Tuesday, May 20, 2014

TAK HARUS LARI

Tidak tahu pasti... tapi... ketika kau mencintai seseorang dengan tulus, mungkin akan ada saat di mana kau akan menghilang dari hadapannya. Kau mungkin akan sengaja menjauhinya. Itu kau lakukan agar dia tak pernah tahu bagaimana perasaanmu yang sebenarnya.
Tapi, kau tak harus lari dari kenyataan.
Di saat dia adalah takdir yang Tuhan beri untukmu,
di saat itulah kau harus menunjukkan dirimu di hadapannya, seutuhnya 
dan... tak ada celah lagi untuk menghindari darinya.

TENTANG DOSEN DAN MAHASISWA

Intermezzo dulu. Hari ini saya baru saja pulang dari kampus. Niatnya pengen ngejar dosen untuk minta surat rekom (masih kurang 1 lagi). Tapi, ternyata saya pulang dengan tangan hampa.

Awalnya saya mendapat masukan dari pembimbing I sekaligus dosen yang udah ngasih saya 1 rekom untuk nyari dosen lagi yang lebih mengenal demi 1 surat rekom lainnya. Saya pun bergegas menemui Bu Heni (nama disamarkan) untuk minta surat rekom pada beliau. Eh, nggak tahunya saya ditolak. Memang sih aturannya minta ke dosen wali atau pembimbing. Sama pembimbing I udah tapi pembimbing II saya kan lagi studi S3 di Inggris jadi gak mungkin dong saya ngejar sejauh itu sampe Inggris. Lalu dosen wali saya Bapak Tulus (nama sebenarnya) udah jarang ketemu semenjak beliau studi lagi di kampus lain. Jadinya Bu Heni minta saya untuk menghadap ke Pak Erik (nama disamarkan). 

Monday, May 19, 2014

BILA CINTA, HARUSKAH ADA CEMBURU?

pic by riaroidaminarta
Mungkin, ini tak penting untuk dibaca. Malam ini saya tak punya bahan yang psikologis banget untuk ditulis. Request dari teman untuk nulis tentang skizofrenia untuk sementara saya tunda. Saya kudu recall lagi untuk itu, hehe maklum lah, nggak semua bagian dari skizofrenia saya hapal, jadi harus baca buku lagi.

Mendadak, di kepala saya melayang-layang sebuah tanya. Cinta itu bagaimana sih? Pertanyaan itu pun melahirkan anak-anak tanya lainnya.  

SHARING KEPENULISAN BARENG CENDEKIA KEMARIN

"Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi, selama ia tak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dalam sejarah." (Pramoedya Ananta Toer, Rumah Kaca hlm.352)

27 April 2014 kemarin, saya diundang sama temen-temen Cendekia UMM buat jadi pemateri kepenulisan. Haha oh my God, sungguh saya nggak ada prepare apa-apa selain ilmu yang sudah saya rekam di "buku sakti" (sebutan untuk buku agenda yang berisi all about writing) dan yang ada di otak tentunya.

Friday, May 16, 2014

YES OR NO

by google
Judul postingan ini adalah judul sebuah drama Thailand, Yes or No. Saat search di youtube, awalnya saya ikuti saja alurnya. Tapi, sudah saya duga. Film ini menyibak tentang sebuah fenomena cinta seorang Lesbian.

Ye or No ada volume 1, 2 dan 3. Untuk sementara ini ada 3 volume. Nggak tahu apa ada volume 4 atau tidak nanti.

Jika kalian sedang menganalisis kasus atau ingin observasi perilaku Lesbi, mungkin film ini cocok masuk list. Tapi, film ini tidak menguak penyebab tokoh Kim mengapa ia menjadi Lesbi. Di volume 1, ia sempat bercerita sekilas mengenai keadaan orangtuanya. Itupun masih dangkal untuk dijadikan sebagai salah satu daftar analisis penyebabnya. 

Makin ke sana, film ini makin absurd saja. Lihat saja cewek-cewek yang dekat dengan Kim. Mulai dari Pie yang udah mendeklarasikan dirinya sebagai "girlfriend" Kim lalu si Yam (teman internship Kim di Provinsi Nan). 
Saat Kim menyebut "I like jam" dengan pronouns "Jam" (selai) disebut menjadi "Yam" (nama temen magangnya, membuat si Yam salting dan jatuh cinta pada Kim. Padahal di teks percakapan ada kata "her" sebagai penyebut Kim. Seharusnya sih Yam tahu kalau si Kim itu cewek tulen, bukan cowok. Hanya memang Kim ini tomboinya kebangetan dan only attracts to girl. 

DUA TAHUN D'PARESMA

Saya sampai lupa kapan tepatnya blog ini saya aktifkan tapi setelah ngulik tanggal postingan, kayaknya Maret 2012. Alhamdulillah, berarti sudah dua tahun d'Paresma berkelana di dunia maya. Dan, dua tahun sudah, pemiliknya masih saja betak dengan status "single" hehehe.

Biasanya teman-teman akan ngadain giveaway ya tiap pertambahan usia blog. Tapi, berbeda dengan saya. Tadinya maunya begitu namun karena ini sedang persiapan kuliah, uangnya disimpan dulu untuk yang lebih urgent.

Wednesday, May 14, 2014

BAD GUY

Hampir dalam setiap film yang ditonton, saya cenderung suka dengan tokoh yang kedunya. Seperti halnya dalam drama Korea Goong (Princess Hours), saya lebih senang dengan tokoh Pangeran Yeol yang diperankan oleh Kim Jeong Hoon. Ettss... ini bukan karena saya emang suka sama KJH loh ya tapi saya memang mulai suka KJH sejak nonton drama PH heheehe :D.

Lalu di drama The Heirs, pasti semua pada suka Kim Tan yang diperankan Lee Min Ho, kan? Iya apa iyooo? Kalau saya, nggak tahu kenapa malah suka sama pemeran cowok kedua. Yap, yang jadi si Choi Young Do. 

HATI DAN LIDAH

"Hati itu laksana periuk yang mendidihkan apa yang ada di dalamnya, sedangkan lisan itu ibarat alat ciduknya. Maka lihatlah kepada seseorang ketika berbicara karena lisannya menciduk apa yang terdapat di dalam hatinya, dia bisa manis asam, tawar, asin dan sebagainya. Dan, yang menjelaskan kepadamu, tentang keadaan hatinya adalah cidukan (ungkapan) lisannya."

(Dalam Mukaddiman Shahih Muslim, dikutip dari Buku Misteri Lidah Manusia karangan Nurul Mubin) 

Tuesday, May 13, 2014

TENTANG NOVEL SAYA (YANG MAU TERBIT)

Novel ini (judulnya Candy Rendy), saya meminjam beberapa karakter orang yang saya kenal dan latar tempat yang juga akrab dengan diri saya. Tapi, semua kisah di dalamnya tidak seratus persen "nyata". Hanya ada sekelumit saja yang nyata, selebihnya, konflik dan lain sebagainya hanya ilusi belaka.

Saya mendadak ingin membahas beberapa sisi dari novel sendiri. Saya tahu, ini masih tahap belajar. Entah nanti respon pembaca bagaimana, tapi saya sudah siap bila ada yang mengkritik. Namanya juga masih debut jadi saya yang harus berlapang dada.

Monday, May 12, 2014

SELAMAT TINGGAL SURGAKU

Kalau orang memilih pantai, gunung atau kawasan luar negeri sebagai tempat yang paling berkesan untuk dikenang, maka berbeda dengan saya. Blok H no. 29, itulah satu-satunya tempat yang paling saya rindukan. Semua kenangan terukir di sana. Semuanya pun harus rela untuk ditinggalkan.

Blok H No. 29 BTN Soreang Permai, kota Parepare, Sulawesi Selatan adalah rumah pertama kami. Sejak Bapak dan Mama merantau lalu menikah di sana, rumah itulah yang menjadi prasasti hidup kami berlima. Saat masih kecil, rumah itu masih sangat kusam. Sekitar tahun 1990an, betapa menyedihkan tempat yang kami tinggali itu. Rumahnya memang sederhana. Sangat sederhana. Awalnya, tak ada lantai keramik, melainkan ubin biasa. Atapnya banyak yang bocor sana-sini. Kamar saya pun bocor. Saya bahkan pernah kehujanan di tengah tertidur. Saya pikir sedang ngompol, ternyata air hujan merembes dari plafon dan membasahi setengah dari badan saya. Jadi, setiap hujan tiba, saya pasti akan mengungsi ke kamar Mama.

Sunday, May 11, 2014

SEBUAH TEMPAT YANG JUJUR

"Hans, sebutkan padaku, tempat apakah di dunia ini yang tidak pernah ada satupun orang yang menjamahnya," pinta Fianca.

Lelaki bermata sipit itu tertegun dengan senyum agak sinis. Sepasang alis antagonis miliknya yang seharusnya tampak sangar, mendadak layu. 

Gadis berponi dengan wajah bulat itu berbalik menatap pria yang duduk di samping kirinya. "Apa kamu tahu tempat itu?" tagihnya, membuat pria itu mendesah seraya mengejek pertanyaannya.

"Ada," jawabnya sambil merapikan jaket cokelat tuanya. "Tempat itu... belum pernah satupun orang mengunjunginya. Tak ada siapapun yang menjadikannya tempat tinggal. Padahal, tempat itu tidak begitu jauh, tapi orang-orang selalu menganggapnya asing."

BERBURU JAJAN TEMPOE DOELOE

Tepatnya Jumat pagi kemarin, saya janjian sama temen. Dia sekalian bimbingan tesis sementara saya nimbrung ngantri dosen yang sama untuk minta surat rekomendasi pendaftaran S2. 

Ketemu beliau jadi kangennya terobati. Beliau yang saya maksud adalah dosen pembimbing tesis teman saya. Beliau itu dulu pembimbing I skripsi sekaligus pengganti dosen wali F Class psycho. Pas datang, kita cipika-cipiki trus ngobrol dan setelah saya minta surat rekom, saya dan teman saya nunggu duduk di lobby Student Center sejenak. Si Uun lagi nungguin temen kami, Faizal yang mau bimbingan sama Bu Diah juga. 

Saturday, May 10, 2014

SURAT CINTA DARI EDITOR BERIKUTNYA

Saya jadi bingung mau ngasih judul apa. Tapi, postingan ini tentu beda dari judul-judul serupa sebelumnya. Baru saja saya online. Alhamdulillah, satu naskah lagi diterima di penerbit lain. Eum, sebenarnya itu naskah novel. Saya menawarkannya sejak November 2013 lalu. Bayangin kan, sudah genap 6 bulan saya menanti. Dua kali saya mengontak penerbit dalam kurun waktu per tiga bulan dan kata mereka masih dalam tahap penilaian. Ya, memang kalau fiksi, jumlah pengirimannya jauh lebih banyak daripada yang nawarin non fiksi. 

Thursday, May 8, 2014

PONSEL PENUH HIKMAH

“Emma, nomor hapemu berapa? Minta dong!” ujar Dian yang waktu itu berdiri di sampingku, tepatnya di balkon teras kelas kami.
“Boleh,” jawabku sambil menggenggam ponsel lalu kusebutkan nomorku pada Dian.
----

Di atas adalah salah satu cuplikan percakapan antara saya dan teman sekolah yang kerap meminta nomor ponsel. Tepatnya SMP dulu, sekitar tahun 2003, saya benar-benar membutuhkan ponsel. Kegiatan saya begitu padat. Bukan hanya akademik sekolah, tapi juga sering terlibat dalam perlombaan antar sekolah maupun ekskul yang mana saya lebih sering menjadi "pemimpin kelompok". Awalnya, saya sempat meminjam ponsel Bapak. Tapi, karena Bapak jauh lebih membutuhkannya, maka saya tak lagi memegang HP meski sangat ingin.

Wednesday, May 7, 2014

SELALU ADA ALASAN DARI-NYA

Selalu dan pasti ada alasan mengapa kita dipertemukan dengan cara seperti ini.
Seperti halnya aku mengenal dirinya, meski berbatas ruang dan a bit of different time.

Selalu dan pasti ada alasan mengapa semua ini terjadi begitu saja.
Seperti halnya Dia (Allah) menegurku dengan menghadirkan seseorang yang tak kuketahui muaranya.

Selalu dan pasti ada alasan.
Sebuah kalimat ajaib mengetuk relung hatiku.
Jangan menyimpan segalanya dalam hati sebab hati sifatnya tak menentu.
Perubahan bisa terjadi kapanpun, di mana pun.
Sebaliknya, simpanlah segalanya pada doa sebab itu akan terkenang di langit selamanya, selama Allah meridai.

Tuesday, May 6, 2014

KELUARGA ATAU MUSUH?

Judulnya sadis sadis gimana gitu ya :D tapi jangan salah paham dulu. Saya nggak lagi berantem sama keluarga. Ini tentang sebuah rezeki dari silaturahmi ke kosan teman pagi tadi.

Sebut saja dia sebagai Zee. Kami berteman sudah sejak duduk di bangku kuliah S1. Sekarang ini, dia tengah sibuk dengan tesisnya. Pagi tadi saya nyempatin diri untuk sekadar mampir. Seperti biasa sih :D.

Saya dan Zee mulai dekat kira-kira saat semester 5 S1. Di semester tersebut mulai ada program kelas pilihan. Saya meminati kelas klinis dan Zee lebih minat antara klinis juga perkembangan. Tapi, untuk beberapa mata kuliah pilihan, kami sering satu kelas. Saya pun terpisah dengan teman-teman TELETUBBIES (begitu anak-anak F class Psycho nyebut saya, Ratri, Puput dan Dhini semacam sebuah clique) sebab kami berempat berbeda matkul pilihan. Bukan hanya dengan Zee, saya juga mulai akrab dengan Miaw dan lainnya (tentunya yang sekelas pada matkul pilihan).

Monday, May 5, 2014

PUBLIC FIGURE?

Kemarin, saya baru aja selesai nonton drama mandarin Love Strategy dengan pemeran Pangeran Yeol tercinta a.k.a Kim Jeong Hoon :D hehe. Nah, trus, spontan saya update status, "Iii pangeran Yeol tambah chubby." 
Tidak lama kemudian, hadirkan komentar dari seberang sana. Tepatnya dari adek angkatanku kuliah dulu. Sebut aja namanya Bagus. Si Bagus nulis gini, "Katanya ngambil sisi positifnya aja =.=." Dengan emoticonnya kayak gitu, gimana saya nggak sensi. Lalu, saya chat lah dia. Frontal saya bilang, "Kok sensi terus sama saya dari dulu?" Dia balas, "Letak sensinya di mana?"

Friday, May 2, 2014

KONTEMPLASI MALAM INI

Kemarin baru saja sakit, sekarang sakit lagi. Kali ini ruam-ruam merah dan gatal di sekujur tubuh. Saya juga nggak tahu, makan apa ya? Perasaan saya nggak alergi makanan apapun kecuali daging. Ooh, mungkin ini karena obat yang saya minum (beli di apotek) beberapa hari lalu. Ya, mungkin karena obat itu. Heuum, seharusnya kalau cuma flu biasa nggak pernah sudi beli obat. Ya, akhirnya salah sendiri, badan jadi merah-merah gini. Udah minum air zam-zam, minum air kelapa, pakai bedak baby hypo allergenic tiap hari pula. Mudah-mudahan nggak lama lagi bisa sembuh. Insya Allah, besok-besok juga pasti sembuh :)

SURAT CINTA DARI EDITOR (LAGI)

Kira-kira seminggu atau dua minggu yang (saya lupa tanggalnya) dapat surat cinta dari editor di penerbit BIP lagi. Waktu Februari kemarin, saya memang sudah ngirim naskah lagi. Setelah kurun 2 bulan menunggu, akhirnya dapat balasan terkait status naskah.

Alhamdulillah, naskahnya diterima. Tapi, saya harus merevisi beberapa bagian intinya di akhir karena saya baru sadar setelah membaca ulangnya untuk ke sekian kali. OH MY GOD, ada beberapa bagian yang sepertinya nyinggung SARA. Hehehe.. ngapunten, saking semangatnya jadi nggak saya filter ulang trus setelah self edit berkali-kali dan merasa yakin, diiieeeeng saya kirim aja. Untunglah Mbak editornya baik, mau ingetin dengan jeli.