Saturday, May 10, 2014

SURAT CINTA DARI EDITOR BERIKUTNYA

Saya jadi bingung mau ngasih judul apa. Tapi, postingan ini tentu beda dari judul-judul serupa sebelumnya. Baru saja saya online. Alhamdulillah, satu naskah lagi diterima di penerbit lain. Eum, sebenarnya itu naskah novel. Saya menawarkannya sejak November 2013 lalu. Bayangin kan, sudah genap 6 bulan saya menanti. Dua kali saya mengontak penerbit dalam kurun waktu per tiga bulan dan kata mereka masih dalam tahap penilaian. Ya, memang kalau fiksi, jumlah pengirimannya jauh lebih banyak daripada yang nawarin non fiksi. 


Melihat kondisi seperti itu, saya sama sekali tidak berharap akan diterima. Malah... nggak tahu kenapa, saya justru pengen kalau itu lebih baik ditolak saja. Sebab, andai ditolak untuk ke sekian kalinya lagi, saya ingin merombak total (lagi). 

Jujur, masih banyak kekurangan yang saya rasakan. Meski begitu, adalah hak penerbit memang bila ternyata takdirnya naskah tersebut diterima. Surat penerimaannya pun juga sudah dilayangkan. Sehingga, saya dengan lapang hati juga berusaha untuk tidak avoidant lagi saking tahun 2013 lalu naskah itu udah banyaaak revisi dan penolakan. Saya sih berharap, semoga pada saat proses editingnya, masih bisa diperbaiki. Mudah-mudahan editornya baik dan humble jadi biar enak komunikasinya.

Jadi, tahun ini, setelah #CKUS terbit kemarin, insya Allah akan ada 2 buku saya yang akan terbit lagi. Mengenai naskah nonfiksi remaja muslim (draft ke-2) kemarin, saya udah dikontak sama penerbit. Alhamdulillah, setidaknya nggak terburu-buru karena mereka masih ngejar deadline naskah lain untuk Ramadhan. Jadi, draft ke-2 masih waiting list. Semoga waktu revisinya tepat. Semoga jadwal pendaftaran S2 ini nggak menjadi kendala untuk revisi naskah.

Alhamdulillah. Ini adalah hadiah istimewa buat saya. Rasanya seperti tengah berada pada masa panen, ehehehe. Karena banyaknya naskah yang ditawarin, jadinya banyak pula yang bisa terbit. Eum, sebelum kelak kedua buku itu terbit, saya terlebih dahulu meminta maaf bila nantinya masih ada kekurangan di sana-sini. Apalagi untuk novel debut (naskah yang satunya lagi). Sebab, saya masih dalam proses belajar. Jika kelak akan ada pembaca yang "protes" mengenai seluk-beluk novel itu, maka saya siap menampungnya sebagai bahan pembelajaran. Dan, ini akan saya pergunakan untuk bekal mengikuti undangan kampus fiksi reguler tahun 2015 mendatang. Semoga pada saat karantina bersama Diva Press, saya bisa lebih teliti lagi dalam mengasah kemampuan menulis fiksi sehingga tahun mendatang, novel-novel saya tidak akan ada yang mengecewakan dan bisa memberikan inspirasi/hikmah untuk para pembaca. Kalau bisa sih, semoga kelak akan ada juga yang diangkat ke layar lebar (film) hehe. Aaamiiin :D

Saya juga belum tahu kapan dua buku tersebut terbit, tapi insya Allah nanti akan saya kabari lagi. Semoga saya masih "ingat" untuk mampir ke blog ini dan menuangkannya. hehehe... See you guys!

2 comments:

  1. naskahnya sudah mau terbit nih...
    buku ke-2 dan ke-3 ya kak?

    aku tunggu di gramedia ya kak, bukunya...

    ReplyDelete

Makasih banget ya udah mau baca-baca di blog ini. Jangan sungkan untuk tinggalin komentar. Senang bila mau diskusi bareng di sini.