Wednesday, July 2, 2014

SAHABAT PILIHANKU

Hingga saat ini, alhamdulillah hubungan dengan para sahabat masih tetap terjalin meski kami semua saling berjauhan.

Kalau kalian bertanya, siapakah sahabat "nyata" saya? ^__^ Mereka adalah sebagai berikut:
  1. Warda: dia ini temen saya sejak SD loooh. Dia sekarang masih kerja di Bank Muamalat Capem Parepare. Dia cinta dan gila banget sama Korea. Rumahnya itu terletak di pinggir jalan seberang kompleks rumah saya yang di Parepare dulu, makanya kami juga sering saling berkunjung. Dia juga temen yang getol banget promosiin buku saya tanpa pamrih lagi :D. Sampai sekarang, kami masih sering contact, baik SMS, telepon maupun sosmed. Saya dan Mama saya juga cukup mengenal orangtua si Warda, terutama Mama dan Bapak Warda. Hehehe, Bapaknya juga humble banget.
  2. Nawira atau yang saya panggil Wira: Dia ini sahabat saya semasa SMA, duduknya sebangku terus, sekelas terus, kelebihan dan kekurangan yang kita miliki itu saling melengkapi (udah pernah saya ceritain kok di blog ini). Dia juga yang menginspirasi saya untuk mengenakan jilbab. Dia adalah pengaruh terbesar saya sejak SMA (dia yang mengubah jalan pikiran dan hati saya menjadi tenang dan bisa menghadapi segala masalah semasa sekolah). Saya juga kenal baik dengan Mama, Bapak, Nenek dan adek-adeknya. Keluarganya sederhana tapi selalu bikin terenyuh. Saya malah pernah makan malam bareng keluarganya dengan menu sederhana tapi sangat berarti dan juga pernah tidur di rumahnya pas lagi ngerjain tugas melukis hehe. Oh ya, dia ini pengantin baru looh. Perjuangannya untuk menikah tuuh super banget deeh soalnya sempat ditolak ehh yang namanya jodoh, akhirnya Bapaknya nerima. Dia ini bidan, sekarang lagi ngambil S1 dan S2 dengan konsentrasi sekarang lebih kepada pendidikan (di kuliahnya dia sekalian dibina jadi dosen gitu deh). Sampai sekarang juga masih contact.
  3. Mia : ini nih si kecil cabe rawit, cerdas dan lucuuu. Mia ini temen semasa kuliah. Baru mulai deket itu sekitar semester 4 atau 5 waktu S1 dulu lah, pas lagi banyak tergabung dalam kelompok tugas yang sama. Saya sering banget pergi kajian, syuro', mampir bahkan tidur di kosnya, ehehe. Saya panggil dia Miaw, dia panggil saya Emaw. Sekarang juga masih kontak. Dia sekarang masih bekerja jadi konselor di Autist Centre, Tangerang. Aslinya dari Lombok. Kalau saya ada masalah, biasanya suka curhat ke Miaw, minta masukan juga.
  4. Uun : Ini juga teman semasa kuliah. Kami baru bener-bener deket pas semester 5 atau 6. Sama kayak si Miaw, kami deket karena tugas kelompok dalam konsentrasi bidang minat yang sama. Dia ini anak orang kaya tapi murah hati banget. Dia juga termasuk talk active, jadi kalau saya ngobrol sama dia, saya lebih banyak mendengarkan dan ngasih dorongan minimal hehehe (kayak konseling aja). Darinya, saya belajar banyak tentang lika-liku kehidupan. Dia waktu kuliah, ayahnya meninggal. Ayahnya ini dermawan banget orangnya. Makanya, yang tadinya Uun ini hobi shopping, sekarang sudah berubah gak kayak dulu lagi, yang jelas perubahannya lebih baik. Alhamdulillah, tahun ini, nggak lama lagi dia bakalan nikah. Sekarang ini dia udah tesis dan insya Allah tinggal nunggu ujian dan lulus jadi PSIKOLOG. Dia asli dari Pasuruan.
  5. Dhini : Saya kagum dengan sahabat saya satu ini. Sekarang juga masih kontak tapi kami memang jarang saling curhat karena Dhini ini orangnya agak tertutup daripada saya. Dia ini sosok wanita tegas, banyak cobaan semasa kuliah yang menderanya tapi dia tetep tegar. Saya belajar banyak darinya. Dia juga pernah menjabat sebagai Sekum dan Bendum LISFA (organisasi rohis fakultas yang menaungi kami). Dia juga tergolong single acute (semenjak putus dari pacarnya, perubahan dirinya tampak lebih mulia dan bisa dibilang aura kesalihannya tercermin dari sikap, tutur katanya yang lembut dan perbuatannya. Luph U my teletubbies (hehe iya awalnya kami berempat, saya, Ratri, Puput, Dhini). Dia asli Banjarbaru, KalSel. Waktu kuliah, saya suka banget mampir istirahat di kosnya sambil cerita, makan-makan dan lain-lain hehe.
  6. Masih ada sih sebenarnya, ada Munadiyah dan Oka juga (sahabat semasa pertama masuk kuliah). Mun asli Ternate, Oka asli Surabaya. Cewek-cewek kece ini seru banget kalo diajak jalan. Mereka juga humble, ramah dan pokoknya yang baik-baik dah. Sekarang juga masih kontak tapi gak begitu sering karena kesibukan mereka. Kadang kalau mereka lagi di Malang, baru bisa ketemu soalnya Mun kuliah S2 di Ubaya dan Oka kerja di Surabaya.
  7. Trus ada Mbak Aprilia Koliandri, Mbak Rika, Mbak Siska Niagara yang kesemuanya adalah kakak tingkat semasa S1 sekaligus temen satu rohis dan murabbi kami.

1 comment:

  1. sahabat adlah permata di masa depan.. ia menjadi penolong saat kesepian, menjadi orang yang sgala-galanya...

    ReplyDelete

Makasih banget ya udah mau baca-baca di blog ini. Jangan sungkan untuk tinggalin komentar. Senang bila mau diskusi bareng di sini.