Tuesday, September 30, 2014

CURHAT ANAK MAPRO PSIKOLOGI: PERSELISIHAN

Pertarungan ini baru saja dimulai. Namun, nggak tahunya udah ada selisih paham yabg terjadi di kelas.

Beberapa hari belakangan ada yang nyeletuk di kalangan dua teman laki2 di kelas. Mereka bilang kok temen-temen yang cewek tuh pada nge-gank atau gap2an masing-masing sih? Kalo saya pribadi, untuk apa juga sih pake clique atau gank2an segala. Toh kita ini udah magister looh bukan strata satu lagi. Mungkin ini juga karena angkatan mapro tahun ini lebih didominasi oleh lulusan S1 tahun 2013 dan 2014 dalam artian masih dalam proses beralih menjadi dewasa sesungguhnya. Selebihnya yang hanya segelintir terdiri dari angkatan S1 yang sama dengan saya atau di atas saya beberapa tahun serta yang udah berkeluarga.

Dari beberapa teman rupanya ada di antara mereka yang menaruh kejengkelan akibat sikap teman lain yang mana memang karakter orangnya kayak gitu.

Pada intinya, saya hanya berpendapat bahwa nggak semua orang yang kita temui itu baik semua atau buruk semua. Kita tentu akan berhadapan dengan beragam personality. Bagi yang kemarin mungkin tanpa sengaja menunjukkan sikap atau kata2 kurang baik, seharusnya bisa kembali mengoreksi dalam dirinya juga, apakah ada sesuatu yang salah? Dengan demikian, dia bisa menyadari perbuatannya sehingga tidak ada lagi negativisme dari lingkungan yang diarahkan terhadapnya.

Kalau saja semua orang bersikap semaunya tanpa mau mendengarkan masukan orang lain yang sebenarnya itu baik, tentu dia tidak akan bisa selamanya diterima oleh lingkungan. Egosentris. Terdengar sepele tapi dampaknya akan sangat buruk jika itu mendominasi dalam pergaulan sehari2.

Saya pribadi tidak begitu ambil pusing. Bagi saya, lakum diinukum waanliyadiin. Kalau memang orangnya punya karakter kayak gitu, saya tentu tak bisa mengubah sifat orang agar bisa setara dengan apa yang diinginkan orang lain. Terkadang, sikap cuek itu sedikit perlu agar kita tidak terlalu sibuk mengurusi urusan orang lain. Bukan berarti nggak mau ngasih nasehat. Yaa lihat timing dan tempat yang tepat juga sih.

Saya juga nggak ingin menyalahkan siapapun atau membela siapapun. Come on, lihat diri kita sendiri dulu deh, udah bener apa belum. Saya sendiri, jika berbuat salah, saya mulai bisa menyadari apa yang salah dalam diri saya dan setelah itu semua akan normal lagi seperti semula alias tidak menaruh dendam. Yang namanya manusia kan tempatnya khilaf. Tapi juga jangan malah menjadikan kalimat itu sebagai pembela ketika kita keseringan berbuat nggak baik.

Kita nggak bisa menuntut agar lingkungan dapat menerima kita, melainkan kita lah yang harus belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan yang kita hadapi itu.

*hidupmu indah bila kau tahu jalan mana yang benar.....
Hidup terlalu indah jika hanya diisi dengan permusuhan.

Sunday, September 28, 2014

CURHAT ANAK MAPRO PSIKOLOGI: HANDBOOK

Sunday is the placebo holiday for me. Walau tanggal merah tapi bukan hari libur sebenarnya. Tapi bersyukur karena praktikum belum dimulai jadi setidaknya Sabtu dan Minggu masih ada sedikit waktu longgar untuk melakukan hal-hal lain. Jadi, untuk saat ini, Sabtu dan Minggu digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas.

Sejak hari pertama kuliah di kelas pasca 2 minggu psikodiagnostik non-stop, kami sudah kebanjiran tugas. Dan, kau tahu apa yang ada di otak kami semua? Yup, soal handbook alias buku wajib. Kenapa? Ada masalah? Kalau masalah besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk beli buku itu bukan hal asing. Sejak Psikodiagnostik pun, kami udah menggelontorkan banyak uang hanya untuk buku. Kendala yang terasa itu adalah persoalan Bahasa. Mayoritas buku-buku Psikologi yang benar-benar asli adalah berbahasa asing alias English. Bukan hampir, melainkan semua handbook untuk perkuliahan magister profesi ini menggunakan bahasa Inggris.

Sunday, September 21, 2014

CURHAT ANAK MAPRO PSIKOLOGI: JURNAL DAN TESIS

Setelah subuh hingga jam segini, fujitsu masih setia menanti saya (tentunya dalam keadaan lepas baterai). Minggu lalu, kami mendapatkan banyak tugas, salah satunya diminta untuk segera mencari tema penelitian untuk tugas karya ilmiah dan tesis. Makanya, dari subuh tadi, saya pantengan internet buat download jurnal yang sesuai dengan minat saya.

Kemarin, secara dadakan, kami sudah ngumpulin tema penelitian kepada dosen pengampu matkul Asesmen Psikologi 1. Waktu itu, saya sebutin aja beberapa yang saya minati, di antaranya; anak yatim, perceraian dan masokisme.

Pertimbangannya, dari ketiga tema tersebut, saya cukup tertarik dengan dunia psikologi anak. Saya juga punya saudara yang tetangganya itu punya anak yang suaminya udah meninggal. Semenjak ayahnya meninggal, anak ini memilih untuk putus sekolah dan sosialisasinya terhadap teman-teman sebaya berkurang. Dia punya adik dan adiknya itu modelling juga ke kakaknya ini. 

Sunday, September 14, 2014

CURHAT ANAK MAPRO: LIBUR SEHARI

Hari ini saya libuuuur pemirsaaaah. Happy banget rasanya. Aslinya sih.. aslinya pagi tadi tuh masih ada 1 matrikulasi tapi badan saya dari kemaren pegel-pegel tak keruan dan saya putuskan untuk tidak masuk saja. Lagipula baru sekali ini doaaang saya nggak masuk, berarti masih bisa jadi syarat ikutan ujian dooong pas semester akhir nanti.

Libur. Sejujurnya kalau di dunia kerja, saya nggak suka kalau harus bolos apalagi libur begini kecuali tanggal merah. Libur itu menyebabkan saya jenuh. Mahasiswa saya dulu pun ngatain saya ini terlalu rajin, nggak mau alpa-in diri satu kali pun. Tapi... saya juga manusia hehehe. Ketika saya jadi mahasiswa lagi, libur itu adalah hal yang sangat berharga terlebih untuk yang mapro gini. Libur sehari itu udah bagai dapat harta karun.

Sunday, September 7, 2014

GADGET BARU SEMANGAT BARU

Mau curhat aja...

Sempat galau antara jadi beli atau tidak. Tapi, jumat lalu udah memutuskan untuk beli aja. Alhamdulillaah punya gadget android baru sekarang. Saya jatuh cintanya sama Galaxy Grand 2 dan masih saya rahasiakan dari ortu kalau saya beli itu pake uang saya sendiri. Hihihi...ussst... Kenapa saya rahasiakan dulu? Soalnya, rencana awal saya juga pengen beliin hape baru buat Mama tapi uangnya ternyata cuman pas buat beli Grand 2 karena selebihnya udah saya pake buat modal jualan, sebagian kecil buat bayar kuliah dan lain-lain. Jadi, surprisenya ditunda sampai saya punya gaji lagi dari hasil penjualan buku.

CURHATAN ANAK PROFESI PSIKOLOGI (1)

Pagi tadi adalah jadwal matrikulasi hari kedua. Ketemu sama dosen-dosen lama dan mantan dosen wali ketika awal-awal semester S1 dulu.

Banyak pesan yang kami peroleh tadi yaaa walaupun menjelang siang (mau akhir) gitu udah mulai ngantuk.

Kami sekarang kan udah dikenai kurikulum baru. Jadi dengan beban SKS yang buanyaaak yaitu 82 SKS khusus anak profesi jadi mau tidak mau kami harus ekstra fokus buat mulai mikirin tesis. Tesis itu aja beban SKS-nya 20. Kebayaaaang nggak tuuuuh.... harus ngerjain tesis yang setara dengan nilai 20 SKS bukan pekerjaan yang mudah tapi juga sebenarnya gak sulit-sulit amat.

Thursday, September 4, 2014

MABUK TES RORSCACH

Saya nggak akan membahas mengenai tes Ro secara gamblang yaa. Tapi pengen share pengalaman selama dua hari belajar tes Ro, mulai rabu pagi sampai kamis sore tadi. Amazing, kan? Belajarnya to be continued kayak sinetron gitu :D.

Yang ngajar itu Pak Zainul. Lucu sih orangnya jadi gak begitu ngantuk lah di kelas karena ada guyonannya juga.

Rabu kemarin, kami belajar konsep dan penyajian/administrasi Tes Ro. Terus diberi tugas untuk skoring kuantitatif. Ya Allah.... mabuk sudah kami semua. Karena kemarin masih berhalangan shalat jadi sorenya langsung ke kos teman untuk ngerjain kelompokan. Cuman berdua emang masing-masing kelompoknya. Syukurnya, di kos temen kelas ini tuh ada temen saya zaman S1 yang baru aja lulus S2 (mau yudisium besok nih). Temen zaman S1 saya si Uun itu cinta banget sama tes Ro jadi kami ada guru besar deh buat belajar memahami. Alhamdulillaaaah.... dua halaman penuh dari separuh tugas skoring selesai juga pukul setengah sembilan malam. Akhirnya saya dipaksa untuk nginep aja daripada pulang jauuuuh ke Sawojajar. Mata pun udah ngantuk.

Tuesday, September 2, 2014

PSIKODIAGNOSTIK MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI

Assalamu'alaikum

Saya kangeeeen setengah mampus dah sama blog ini dan teman-teman blogger semua. Mohon maaf bila blog ini terkhusus tema-tema psikologinya bakalan jarang update. Ternyata sesuai dengan prediksi awal. Sejak 31 Agustus kemarin, saya udah mulai orientasi kuliah. Minggu ini hingga minggu berikutnya full dari senin sampai minggu saya kuliah psikodiagnostik disertai matrkulasi pada sabtu dan minggu selama dua pekan. Jadwalnya mulai jam 8 pagi hingga maksimal jam 5 sore. Dengan jarak tempuh rumah-kampus kurang lebih 30 menit, bisa terbayang ritme hidup saya tiap hari.