Wednesday, September 12, 2012

Si Semu Pendusta

Dan ketika kejahatan dibungkus sedemikian rapi dengan kebaikan yang semu
siapa lagi yang patut percaya?
siapa lagi yang akan peduli?
karena pun kepercayaan pudar sudah
tatkala kau menangis palsu
yakin sudah tangan-tangan itu tidak lagi datang menyapamu

Apa yang kau cari kawan?
Apa yang kau balut di balik kakimu yang suka menjilat api?
Apakah mati rasa geluti batinmu saat ini?

Dan kau cabik perlahan, satu per satu malaikat dari dirimu
Kau telantarkan sumpahmu demi memungut satu kesombongan
Kau percikkan api dari kakimu, perlahan membakar diri sendiri
Rapuh....
Itulah kau saat ini
Tidakkah kau sadar?
Tempat memintamu hanya Dia
Tidakkah kau sadar?
Tempat bernaungmu hanya Dia
Sekali lagi,
Tidakkah kau ingin sadar dari mati suri yang membuatmu mencabik keelokan dirimu sendiri?

Dia....
Mintalah pada Dia, yang telah menciptamu
bukan pada cacing yang berserakan di bumi
bukan pada anjing yang mengonggong penuh muslihat
bukan pada api yang kau percikkan dari kakimu
bukan...

Kelak kau akan merenung
bertapa dalam sisa sinarmu yang rapuh
bahwa kau bertugas besar membawa dirimu ke ujung langit

--by: Emma_yeol--

--Puisi ini untuk dua orang teman dan beberapa orang yang jauh lebih tua--


--Anyway, udah lama gak bikin puisi. Pas bikin lagi, ini karena kisah beberapa orang yang ditemui. Entah harus bilang apa, but sincerely, aku berharap mereka akan berubah, bisa lebih baik lagi. Jadi orang baik itu kenapa harus bialng susah. Tiket ke surga memang mahal kawan, karena sesuai dengan fasilitas yang Dia akan berikan. Namun, kalau ternyata kalian memilih jalan yang sangat murah, aku cuma bisa bilang, lakuum diinukuum waliyadiin. Bila hati telah terkunci mati dan sudah tidak bisa mendengarkan yang haq, I don't know what should we do again and again. I'm sorry, maafkan aku jika kepercayaanku pada kalian memudar karena itu akibat ulah kalian sendiri. Tak ada gunanya nasehat diberikan bila kalian keukeuh memilih mencoba jalan curam yang sama--

No comments:

Post a Comment

Makasih banget ya udah mau baca-baca di blog ini. Jangan sungkan untuk tinggalin komentar. Senang bila mau diskusi bareng di sini. Bila ingin share tulisan ini, tolong sertakan link ya. Yuk sama-sama belajar untuk gak plagiasi.