Wednesday, November 7, 2012

I'AM A WINNER

4:11 AM 0 Comments
ALHAMDULILLAH

it's a great, ya Allah terima kasih atas anugerah tambahan-Mu padaku.

Alhamdulillah akhirnya setela lama menanti pengumuman dari berbagai lomba menulis, aku keluar sebagai "THE WINNER".

Apa yang menjadi kunci keberhasilan di balik semua ini?

Paling pertama adalah, NIAT plus memperbanyak ACTION.

Kedua, SABAR. Untuk poin ini, aku jadi inget sama sepotong hadits berbunyi,
"Kemenangan (keberhasilan) hanya dapat dicapai dengan kesabaran." (HR At Tirmidzi)

Yap, sabar dalam segala hal termasuk ketika kita berikhtiar. Sabar dalam berupaya semaksimal mungkin. Sabar ketika hambatan dan ujian menghadang.

Tidak sangka. Dulu, tulisanku sudah mengalami beberapa kali penolakan yang mungkin jika dihitung hampir mencapai puluhan.

Berkat niat dan dorongan dari dalam diri untuk kembali menghidupkan apa yang menjadi passion dan impianku, alhamdulillah Allah meridhoi dan memudahkan segala urusan ini.
"Fainnama'al 'usri yusron, inna ma'al'usri yusron" (Al-Insyirah)
Di balik kesulitan pasti ada jalan.
Ya, sekalipun aku masih terbilang amatir sebab sudah lama tidak terjun kembali mengasah passion ini namun ternyata setelah dinyalakan kembali dengan penuh kesabatan, aku bisa meraihnya.

Oiya, yang paling penting lagi nih adalah OPTIMIS dan PRACTICE.
Saat niat itu udah tumbuh, barengilah dengan sikap OPTIMIS di sela-sela ACTION atau PRACTICE-mu.. Jangan pikirkan menang atau kalah dulu. Upayakan dulu semaksimal mungkin sembari terus menanamkan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri bahwa "Kamu bisa, You Can do it best..."
OPTIMIS juga akan meningkatkan rasa percaya diri sehingga ketika udah dihadapkan dengan final atau hasilnya, kita tidak akan dirundung kekecewaan karena di awal sudah yakin bahwa kita telah melakukan yang terbaik.

Ya, kegagalan demi kegagalan adalah sebuah proses menuju keberhasilan.

Ini baru satu-dua langkah, aku masih harus terus berlatih untuk beberapa event lomba lainnya.
Dan, di antara itu ada satu BIG EVENT berskala nasional dan internasional yang mana hanya akan terpilih 15 penulis yang akan diundang mengikuti undangan kepenulisan di Bali (Bali, aku belum pernah ke sana, hehehe). Itu tuh yang ikut nggak cuma orang Indonesia melainkan juga mancanegara dan para penulis yang udah berkiprah lebih lama dan memiliki jam terbang tinggi. MasyaAllah. Ya, insyaAllah.

Ini masih persiapan untuk mengerjakan 20 karya sisanya untuk menggenapkan 30 karya "puisi" sebagai syaratnya.

Jika memang Allah meridhoi, insyaAllah akan masuk dan bergabung dengan ke-14 pernulis terpilih. Namun jika tidak, semoga ini menjadi satu sepak terjang bagiku agar semakin "melek" dan FIGHT lagi.

Yap, jangan berputus asa dari rahmat Allah karena yang demikian hanyalah orang-orang yang kafir.

#Bismillah #KEEPFIGHT ^_^

Saturday, November 3, 2012

Friday, November 2, 2012

Bapakku Sayang

8:24 PM 0 Comments
Aku bukanlah anak kemarin sore yang baru menjerit sadar akan sosoknya yang selama 22 tahun ini membesarkanku.

Kamu tahu, sejujurnya aku tak ingin menorehkan seonggok kisah ini. Namun, agar kau dan aku tahu betapa berharganya memiliki Bapak atau Ayah dalam hidup ini.

***

(Fotoku waktu masih bayi bersama Bapak)

Bapak, bukanlah seorang pejabat tinggi daerah apalagi negara.

UNDANGAN BERPARTISIPASI DALAM UWRF (UBUD WRITERS&READING FESTIVAL) 2013

9:19 AM 0 Comments

Teman-teman, ini kiriman email dari kawan Kadek Purnami mengenai UWRF 2013. Harapannya, publikasi ini disebar dan teman-teman dapat mengikuti seleksi ini. Salam.

Ubud Writers & Readers Festival kembali membuka seleksi karya untuk festival 2-6 Oktober  2013.

UWRF akan memilih 15 penulis emerging Indonesia yang kehadiran serta partisipasinya di festival akan didanai oleh UWRF dan lembaga funding mitra Hivos. Pemilihan akan didasari pada sejumlah kriteria, termasuk kualitas karya, prestasi dan konsistensi dalam berkarya, serta dedikasi pada pengembangan kesusastraan Indonesia. Seleksi dilakukan oleh Dewan Kurator yang beranggotakan penulis-penulis senior Indonesia.

Kegiatan festival meliputi: Panel Diskusi, pembacaan karya, lokakarya, peluncuran buku, pementasan seni, serta beberapa acara satellite yang diadakan di beberapa kota di Indonesia.

Bila Anda adalah penulis Indonesia, atau mengenal penulis yang Anda anggap layak, layangkan pendaftaran sesuai syarat dan ketentuan di bawah ini:
  • Penulis adalah warga negara Indonesia ( menyertakan fotokopi KTP)
  • Menulis karya sastra, baik berupa puisi, prosa ( cerpen, novel atau novelet), naskah drama maupun karya non- fiksi.
  • Karya dapat berupa buku, kumpulan naskah yang belum ataupun sudah pernah diterbitkan di media massa.
  • Penulis yang sudah menerbitkan buku silahkan mengirimkan beberapa buku karyanya.
  • Bagi penulis yang belum menerbitkan buku dipersilahkan mengirimkan 30 karya puisi terbaik atau 8 karya cerpen terbaik, atau 5 karya essai, atau 3 naskah drama dengan dijilid.
  • Karya dapat juga dikirimkan melalui email dan panitia akan meminta hardcopy jika diperlukan.
  • Sertakan biodata diri, nomor kontak / HP dan alamat email dengan jelas. Silahkan melampirkan tentang aktivitas sastra dan keterlibatan dalam komunitas yang diikuti. Apabila anda menggunakan nama pena, mohon sertakan juga nama lengkap yang asli.
  • Koresponden dan pengumuman seleski akan dilakukan melalui Email.

Kirim ke sekretariat panitia UWRF paling lambat tanggal 30 Januari 2013  (cap pos).
Pengumuman 15 penulis yang terpilih akan di umumkan pada akhir Mei 2013.

Pengiriman Aplikasi ditujukan kepada :
Kadek Purnami- Ubud Writers & Readers Festival
Jl. Raya Sanggingan Ubud - Indus Restaurant. PO Box 181, Ubud Bali 80571. Telp : 0361-7808932

Email : mailto:kadek.purnami@ubudwritersfestival.com          

*Bagi penulis dari luar Bali yang terpilih, Panitia akan menanggung biaya  transportasi (penerbangan) dan akomodasi selama berlangsungnya acara dari tanggal 1-7 Oktober 2013.

Monday, October 29, 2012

REZEKI DARI SILATURAHIM

7:54 AM 2 Comments
         Silaturahim mampu mendatangkan rezeki?


         That's RIGHT! Siapa sangka. Ini diperkuat dengan Al-Qur'an dan hadits shahih berikut ini.
"Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim, sesungguhnya Allah menjaga dan mengawasi kamu,"QS. An-Nisaa':1)

"Anas r.a berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,'Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dilamakan bekas telapak kakinya (dipanjangkan umurnya), hendaknya ia menyambung tali silaturahmi."(Muttafaq'alaih)

        Sama seperti kebanyakan muslim yang lain, secara sadar atau tidak, disengaja ataupun tidak, aku pun pernah membuktikannya sendiri.

        Dulu semasa kuliah, kami memang punya agenda yang biasa disebut dengan halaqoh atau liqo' dan agenda organisasi lainnya yang mewajibkan kami untuk bertemu dan bertatap muka satu sama lain. Nah, salah satu fungsi dari agenda ini yaa untuk menyambung silaturahim. Acap kali bepergian bersama kawan-kawan sejawat mengunjungi satu sama lain, entah itu untuk menghadiri majelis ilmu, jenguk yang lagi sakit atau sekadar menyambung silaturahim karena lama nggak ketemu, alhamdulillah, kami memperoleh rezeki yang bisa dibilang nilainya tidak bisa diakumulasikan hanya dalam bentuk uang. Yang tadinya aku pribadi sering sakit karena kecapekan akibat rutinitas yang bejibun, setelah rutin bersilaturahim, keluhan sakit itu semakin berkurang dan nggak sesering di zaman SMA ke bawah dulu. Di samping itu, kalau ada lagi punya hajat, malah cepet banged tertunaikan, dan masih banyak lagi. Tentunya itu semua atas seizin Allah.

       Selain itu, waktu skripsi, aku diwajibkan untuk mencari subjek penelitian "orang yang udah bercerai" nah itu tuh gampang2 susah. Tapi, setelah dipikir lagi, iya yaa, ada enaknya juga kalau skripsian. Enaknya apa? Lagi-lagi bersilaturahim. Meskipun silaturahimnya sama orang yang baru dikenal saat skripsi itu juga, tetapi di balik itu, ada keajaiban rezeki yang diperoleh. Aku bisa memperoleh banyak ilmu terkait fenomena perceraian dan bagaimana dinamika psikologisnya secara "nyata" di lapangan. Ketika dompetku "menipis" habis dipake buat beli kepentingan skripsi, bensin dan segala macem, eeh nggak tahunya aku juga sering dapat "makan gratis" atau snack buah tangan dari si subjekku itu padahal baru kenalan. Lebih fantastisnya lagi, bisa dapat doa dari mereka. MasyaAllah! Semua itu tuh nggak akan cukup kalau diceritakan hanya di lembaran e-diaryku ini sebab begitu banyak nikmat yang kudapatkan dari silaturahim itu sendiri.

       Luar biasa!

       Hari Minggu kemarin ini aja, yang tadinya aku sama seorang sahabat karibku pengen cari alamat aja. Eh gak tahunya pas udah dapet karena cuma sebentar dan entah mau ngapain lagi, akhirnya kami putuskan secara dadakan untuk berkunjung ke salah satu rumah teman SMA kami yang dekat dengan "alamat" yang tadi udah kami cari dan temukan.

       Emang dasarnya dadakan, gak terencana tapi lagi-lagi karena silaturahim itulah, kami dapet banyak rezeki. Mulai dari nyicip snack ringan, sharing ilmu yang bermanfaat, evaluasi dari cerita kenangan semasa SMA, tukar ilmu terkait orang-orang di sekitar kita yang ternyata lebih cepat sukses daripada yang diduga, hingga "makan gratis" :D hehehe. Wah subhanallah sekali. Bahkan dari silaturahim kemarin, yang tadinya aku kurang bersemangat karena cuaca yang tidak menentu, gerah bukan main dan hujan yang tiba-tiba mengguyur, itu semua terobati otomatis dengan silaturahim itu sendiri. Sederhana kan tapi sangat berarti.

       Aku rasa, semua orang pun memikirkan hal yang sama dengan apa yang kutulis ini meskipun kisahnya berbeda-beda tiap orang.

       Jadi, yang jelas, kalau mau rezekinya dilapangkan, perbanyak silaturahim lah salah satu cara jitunya.
Gimana dengan kisah silaturahim kamu kawan???