Jangan salah terka dulu. Impian ke Austria ini sudah lama terbendung dalam hati. 2013 lalu saat browsing di internet, saya sedang mencari setting untuk novel baru. Bingung, mau milih Prancis, sudah banyak. Apalagi Korea. Lalu, tergiringlah saya ke sebuah situs all about Austria. Menurut sejarah, Austria itu adalah tempatnya musik klasik. Banyak bangunan tua bersejarah di sana. Kotanya adem, nyaman dan di sana ada universitas yang cukup populer yaitu Sigmund Freud Universitat.
Friday, September 11, 2015
Dua hari lalu, Pak Zai (salah satu dosen kami) memberikan kabar bahwa saat ini RSJ Menur Surabaya belum bisa menerima mahasiswa praktek sekaligus dalam jumlah banyak. Karena kami sekelas berjumlah 19 orang, maka dipecah menjadi dua kelompok.
Senin lalu, kami survey kos ke Surabaya. Kami berpencar dalam dua mobil. Mobil pertama itu diisi oleh aku, Mba Qi, Ry, Zu, Mba Ni dan Mameto. Kami awalnya susah mendapatkan kos-kosan. Untuk sementara kami tertarik dengan apartment Gunawangsa karena itu satu-satunya tempat yang nggak terlalu jauh dari Menur. Sementara itu, mobil kedua diisi oleh delapan teman kami lainnya. Mereka ternyata sudah memberikan DP kos-kosan di daerah Unair sekitar Gubeng. Sedikit jauh memang. Karena mereka sudah terlanjut DP, akhirnya yang ke RSJ Menur lebih dulu adalah mereka ditambah dengan tiga teman double degree. Sementara Mameto dan satu teman laki-laki lainnya mungkin akan tetap stay di Malang bersama dengan kami.
Sunday, September 6, 2015
Insya Allah 21 September 2015 nanti, kelas magister psikologi profesi angkatan 2014 akan berbondong-bondong menuju kota pahlawan, Surabaya, tepatnya ke RSJ Menur. Tujuannya nggak lain adalah keperluan PKPP (Praktek Kerja Profesi Psikologi). Nama lainnya, kalau di dunia medis itu, internship.
Kenapa nggak di RSJ Lawang? Soalnya di sana lagi persiapan akreditasi sehingga belum bisa menerima praktek dari manapun. Akhirnya, para dosen pun survey ke Menur. Yeah... we got it. Buatku sih, sedih juga karena jauh. Jauh karena tiap minggu kita pun harus bolak-balik ke Malang untuk bimbingan kasus. Semua di luar dugaan. Aku pribadi memang belum tahu sistem Menur kayak gimana jadi belum ada gambaran. Kalau aja jadi di RSJ Lawang, udah banyaaaak persiapannya. Yaa, terima dan dijalani aja.
Kenapa nggak di RSJ Lawang? Soalnya di sana lagi persiapan akreditasi sehingga belum bisa menerima praktek dari manapun. Akhirnya, para dosen pun survey ke Menur. Yeah... we got it. Buatku sih, sedih juga karena jauh. Jauh karena tiap minggu kita pun harus bolak-balik ke Malang untuk bimbingan kasus. Semua di luar dugaan. Aku pribadi memang belum tahu sistem Menur kayak gimana jadi belum ada gambaran. Kalau aja jadi di RSJ Lawang, udah banyaaaak persiapannya. Yaa, terima dan dijalani aja.
BERUJUNG MISTERIUS
paresma.psikolog
10:43 AM
3 Comments
Randi....
Dulu kita berteman
Meski beda jurusan
Aku psikologi, kamu kedokteran
Dulu kita saling menyapa
Dulu kita pernah bercanda
Pertama berkenal dari P2KK
Setelah itu, Tuhan pertemukan secara tak sengaja di kelompok KKN yang sama
Dulu dan sekarang
Sangatlah berbeda
Sunday, August 9, 2015
Sejak pindah ke Malang, banyak masalah berhamburan, menyeruak, menggerutu tiada henti. Aku awalnya memang tidak pernah bilang setuju atau tidak setuju atas rencana kepindahan ini. Ini adalah ide bapak, kami hanya follower. Emang nggak enak ya jadi follower doang.
Aku ngerasa bapak kurang bersyukur. Di Parepare, kami sudah punya rumah yang nyaman, telah berkali-kali renovasi hingga menghabiskan tabungan hidup. Aku dan adik-adik bisa punya kamar pribadi masing-masing. Aku juga punya spot di mana tiap sore, pasti aku duduk di meja belajar ruangan itu untuk menuntaskan tulisan-tulisanku. Kamarku sangat nyaman, ventilasinya sangat memadai dan cahaya matahari bisa masuk leluasa sebab langsung berhadapan dengan teras lantai dua. Selain itu, rezeki kami sangat melimpah ketika tinggal di sana. Walaupun tinggal jauh dari keluarga besar, tapi hampir tiap tahun kami mudik ke Jawa.