Tuesday, March 20, 2012

Berserah Diri doesn't mean Surrender

11:11 AM 0 Comments
Like the wise words that I saw today

"BERSERAH BUKAN BERARTI MENYERAH TETAPI SABAR MENUNGGU HASIL SETELAH MELAKUKAN SEGALA UPAYA YANG TERBAIK"

GOD (ALLAH) is NEVER SLEEP...

GOD always hear our praying though we were in a tiny hole...

Kamu atau aku pasti pernah berkeluh kesah coz manusia itu tempatnya kesalahan.

No matter, itu adalah proses kehidupan. Tanpa keluh kesah, kita tidak akan pernah mengerti apa itu bersyukur??

Is it right???

Hummm....

Ambil contohnya aja nih,,,

Bagi orang-orang yang lagi GALAU dengan penyakit yang diderita..
Kok ya gak sembuh sembuh juggaaa?? Padahal udah ke dokter sana-sini, udah minum obat mulai dari yang kimiawi sampe yang herbal...

Bagi orang-orang yang lagi GALAU ketika jodohnya tak kunjung datang..
Ke mana harus kucari, wahai tulang rusukku??? Padahal udah meningkatkan ibadah, amal shaleh, ngaji tiap hari, udah bersedekah dan segala macem...

Bagi yang lagi GALAU dengan hasil sidang skripsinya
Besok gimana ya??? Udah belajar mati-matian nih..Udah baca referensi segudang biar bisa jawab pertanyaan penguji...de el el...

Huffft...

Tenang kawan. Jika kita telah berusaha, maka serahkan hasil akhirnya pada YANG MAHA KUASA..

Gimana caranya berserah diri? Berarti harus pasrah dong? Trusntar hasilnya baik apa buruk?

Tenang..tenang... Berserah diri itu bukan berarti pasrah.

Lho kok beda???

Memang sih hampir mirip kan tapi bagi yang sering nyebut2 kedua kata itu tuh sebenarnya BEDA MAKNA..

Trus??

Gini yah, kalo PASRAH itu tuh adalah sikap yang disertai putus asa jadinya yaa orang yang pasrah itu bakal nyerah total tanpa ada usaha lagi untuk memperjuangkan apa yang ingin dicapai..

Kalo BERSERAH DIRI itu adalah sikap menyerahkan segala sesuatunya pada Sang Pencipta terhadap hasil yang akan diterimanya setelah melakukan segala bentuk usaha demi memperjuangkan apa yang ingin dicapainya..

Nah beda kan???

Jadi, kamu termasuk yang mana nih? PASRAH ATAU BERSERAH???

So, percayakanlah semuanya pada Sang Pencipta..
Karena yang berhak menetapkan keputusan itu hanya TUHAN

TUHAN lah yang berhak, sebagaimana yang termaktub dalam QS. Yusuf: 67,"...Keputusan (menetapkan) sesuatu hanyalah hak Allah, kepada-Nya lah aku bertawakkal dan hendaklah kepadaNya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri"

Gimana sudah jelas kan???

Jadi, bila kita udah ngelakuin usaha apapun untuk meraih apa yang kita inginkan, kita harus yakin dengan usaha kita itu dan setelah itu serahkan segala keputusan pada-Nya dengan memperbanyak doa dan bertawakkal..

Keputusan Allah itu adalah yang terbaik untuk kita. Percaya deh.

Allah itu nggak pernah salah kok memilihkan sesuatu untuk kita.

Terkadang, ada orang yang dia itu berharap dapat bunga mawar tapi Allah ngasihnya kaktus dan orang itu justru menganggap bahwa pemberian itu salah.

HEY..remember, apa yang terbaik untuk kita belum tentu itu baik bagi Allah...

Nyadar nggak??

Hmm misalkan aja nih kamu lagi suka sama sosok orang yang cakep, humble, pokoknya perfectionist deh...di matamu, tapi setelah ditunggu-tunggu, ternyata, dia bukan jodohmu padahal sebelum2nya kamu udah berharap banget tuh, doa sepanjang malam, semua amal shaleh dilakukan..

Nah, gimana kamu nggak sedih pas tahu dia ternyata milih nikah dengan orang lain.

Kamu pasti ngeluh dan bilang, "ah rugi saya berdoa"

Astaghfirullah, 

Kawan, doa itu bukan sesuatu yang merugikan..

Hanya saja kamu nggak sadar kalo apa yang kamu mohon itu sebenarnya nggak baik buatmu..Kamu dibikin gelap mata jadinya ngeluh kayak gitu. Betul kan?

Nih, Allah itu akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita minta.

Pasti kamu juga udah sering dengerin kata-kata ini kan???

Nah, itu kamu udah tahu.

---Jadi intinya jangan mengeluh yaaa..tapi berserah dirilah..--

Bila perlu, ketika lagi berdoa nih, sebutin tuh semua usaha-usaha yang udah kamu lakukan, dan yakinkan semua keputusan pada Tuhan.. 

Cepat atau lambat, DIA akan menjawab doa-doamu...
DIA nggak mungkin mengabaikan usaha2mu.
.DIA KAN MAHA TAHU DAN MAHA MELIHAT

Dan ingat, jangan berputus asa dari rahmat ALLAH 

RUGI kalo kamu ujung-ujungnya cuma putus asa...

okey..


--tulisan ini kutulis ketika lagi nonton WARNA di trans7 sambil tepar di atas kasur ditemani si fujitsu yang setia...upzz,, belum juga nulis rangkuman hasil penelitian heheh,,,nggak apa-apa demi menulis sebentar.--

--Hujannya masih awet muda, Sawojajar, Malang--

HAPPINESS IS A SIMPLE THING

8:09 AM 0 Comments
Alhamdulillah....have we gave thanks to God for this morning?


We are still given breath to see the wonderful life, see the amazing view that can found around of us today...

Happiness is the simple thing we can reach..

When we're still given the opportunity to get up early in the morning and feel the fresh water, it is a happiness for us, isn't it???

Monday, March 19, 2012

My PAIN=my MOTIVATION

4:40 PM 0 Comments
Otot jantung yang sakit juga bisa disebabkan akibat maag. 

Ya Robbi, aku galau bila tidak mendengar apalagi menjalani nasihat dari dokter

Saat stres mulai melanda dan asam lambung meningkat, rasa sakit itu muncul lagi.

Meskipun galau namun angin yang berhembus sore ini mampu mencairkan suasana hati hingga terasa seperti di Gunung Es yang adeeeemmm!!! Brr..

Sebentar lagi, angin yang menghalau dengan lembut ini akan menghantarkan senja menuju dataran bumi yang hijau dan manis karena siraman hujan yang romantis...

Friday, December 30, 2011

Si Bapak Tukang Parkir Favoritku^^

1:03 PM 0 Comments
Hmm, lagi pengen cerita aja. Mungkin ini sudah sering didengar. Coba kamu lihat tukang parkir itu dan...coba kamu belajar darinya. Punya banyak mpbil dan motor berjejeran di mana-mana tetapi dia tetap rendah hati dan menganggap bahwa itu semua hanya titipan. Ya, seperti itulah "rona kehidupan dunia" ini. Semua yang ada di sekeliling kita bahkan yang melekat pada diri kita adalah titipan yang suatu saat akan kembali pada Sang Pemiliknya. 

Erhhmm, zaman sekarang memang banyak sekali kita temukan juru parkir, entah itu di kampus (khususnya kampusku yang punya lahan parkir lumayan banyak), di mall-mall, di resto-resto dan tempat-tempat komersial lainnya. Meskipun demikian, tidak jarang pula aku 'nemuin tukang parkir yang resek dan seenaknya sendiri bahkan yang tidak sopan hingga yang mematok ongkos parkir terlalu mahal. Begitulah. Namun, di balik itu semua, flashback lagi, aku teringat oleh seorang bapak tukang parkir yang selalu mangkal di depan Restoran Asia di kota Parepare, tempat tinggalku. Sudah lama sih, pas pulang liburan kuliah setahun apa dua tahun yang lalu, aku masih sempat bertemu dengan bapak itu. Usianya mungkin sudah sangat renta. Hmm. Restoran Asia itu adalah salah satu tempat makan favorit keluargaku di waktu weekend atau kalau mama lagi gak masak di rumah. Dulunya pun kantor tempat bapakku bekerja (dulu namanya bank Bumi Daya tapi udah tutup sekarang) dan dekat pula dengan area pasar senggol bagian belakang yang biasanya buka di malam hari dan letaknya sejurusan dengan restoran itu. Acap kali makan di sana atau berkunjung ke kantor bapak atau nemenin mama belanja sayur mayur, aku selalu bertemu dengan juru parkir yang selalu mengawasi mobil-mobil yang parkir di depan restoran tersebut. Setiap kali bapak parkir, beliau selalu memberi uang lebih dari ongkos parkir biasanya. Itu waktu saya masih SD lho ya. Sekarang karena sudah dua tahun saya tidak pulang, jadinya belum tahu lagi apakah bapak tua itu masih ada atau sudah tidak bekerja lagi. Entah mengapa, aku sangat kagum pada bapak tua itu. Di umurnya yang sudah renta, beliau masih semangat untuk mencari nafkah untuk keluarganya. Beliau pun bekerja dengan jujur. Walaupun terik atau hujan, dia tetap menjaga parkiran bahkan pernah aku melihat si bapak kedinginan karena hujan. Terkadang bapakku suka ngobrol dengan bapak tua itu. Orangnya pun sangat humoris dan ramah. Walaupun pekerjaan hanya sebagai tukang parkir, tetapi bagi dia, itu adalah pekerjaan halal yang bisa dia lakukan daripada mencuri atau mengemis. Kalau si bapak itu nggak masuk kerja, bapakku dan orang-orang di sekitar restoran itu kadang suka nyariin. Oh..rupanya, si bapak itu pernah sakit sehingga dia tidak masuk kerja. Aku juga sering melihatnya batuk-batuk dan badannya semakin kurus.

Aku pikir, si bapak tua itu adalah satu-satunya tukang parkir favorit dan yang paling baik di kota tempat tinggalku. Sudah berpuluh-puluh tahun beliau tetap setia menjadi juru parkir di area itu. Aih, aku jadi rindu sama bapak tua itu. Apakah beliau masih hidup? Aku juga tidak tahu. Hmm mengingat usianya sudah semakin renta. Semoga keluarganya senantiasa diberi nikmat dan keberkahan oleh Allah SWT atas jasanya yang tak ternilai itu. Amiin..


Wednesday, December 14, 2011

Skripsnowhite...(alias, episode skripsi)

7:27 PM 0 Comments
Di tulisan kali ini, aku hanya ingin sharing saja. Alhamdulillah, saat ini aku sudah mulai menyusun skripsi. Sudah mulai Bab 1, 2, dan 3. Kemarin sih baru mengumpulkan revisi bab 1 dan 2. Semoga saja bisa segera selesai dan langsung ke pembimbing II untuk menyusun bab 1, 2 plus bab 3. 
Heum, selalu ada cerita di setiap sudut waktu. Hari ini mengingat kisah klasik bersama sahabat ketika hujan jatuh membasahi bumi. NikmatNya selalu menyejukkan di setiap tetes. Selalu membuatku tercengang.

Ya Allah, yang kurasakan saat ini adalah mencoba bersabar dalam sebuah penantian. Menunggu, mungkin bagi kebanyakan orang adalah hal yang membosankan apalagi menunggu hal yang tidak pasti. Akan tetapi, bagiku, karena mungkin pembawaanku selalu optimis duluan jadi selalu suka menanti hal-hal bahkan yang tidak pasti pun terkadang ditunggu saking optimisnya. Heumm, apalgi menunggu/mengantri skripsi. Alhamdulillah, selalu dapat antrian pertama. Semoga saja selalu dilimpahkan kesehatan baik untukku dan untuk teman-teman seperjuanganku agar bisa mengantri lagi. On time, sebelum dosennya datang. hehehe...

Semangat menyelesaikan skripsi dan fokus untuk membuahkan hasil yang optimal. Ini semua kudedikasikan untuk Mama, Bapak, Wulan, Yugo, sanak saudara dan sahabat-sahabatku tercinta juga untuk...ya, untuk semuanya lah.

Bersabarlah sejenak jika ingin melihat pelangi.

InsyaAllah pelangi itu sudah menjemput di depan mata. Ganbatte...

Gomawo buat semuanya yang sudah memberikan motivasi yang tak terhingga^^