Friday, December 30, 2011

Si Bapak Tukang Parkir Favoritku^^

Hmm, lagi pengen cerita aja. Mungkin ini sudah sering didengar. Coba kamu lihat tukang parkir itu dan...coba kamu belajar darinya. Punya banyak mpbil dan motor berjejeran di mana-mana tetapi dia tetap rendah hati dan menganggap bahwa itu semua hanya titipan. Ya, seperti itulah "rona kehidupan dunia" ini. Semua yang ada di sekeliling kita bahkan yang melekat pada diri kita adalah titipan yang suatu saat akan kembali pada Sang Pemiliknya. 

Erhhmm, zaman sekarang memang banyak sekali kita temukan juru parkir, entah itu di kampus (khususnya kampusku yang punya lahan parkir lumayan banyak), di mall-mall, di resto-resto dan tempat-tempat komersial lainnya. Meskipun demikian, tidak jarang pula aku 'nemuin tukang parkir yang resek dan seenaknya sendiri bahkan yang tidak sopan hingga yang mematok ongkos parkir terlalu mahal. Begitulah. Namun, di balik itu semua, flashback lagi, aku teringat oleh seorang bapak tukang parkir yang selalu mangkal di depan Restoran Asia di kota Parepare, tempat tinggalku. Sudah lama sih, pas pulang liburan kuliah setahun apa dua tahun yang lalu, aku masih sempat bertemu dengan bapak itu. Usianya mungkin sudah sangat renta. Hmm. Restoran Asia itu adalah salah satu tempat makan favorit keluargaku di waktu weekend atau kalau mama lagi gak masak di rumah. Dulunya pun kantor tempat bapakku bekerja (dulu namanya bank Bumi Daya tapi udah tutup sekarang) dan dekat pula dengan area pasar senggol bagian belakang yang biasanya buka di malam hari dan letaknya sejurusan dengan restoran itu. Acap kali makan di sana atau berkunjung ke kantor bapak atau nemenin mama belanja sayur mayur, aku selalu bertemu dengan juru parkir yang selalu mengawasi mobil-mobil yang parkir di depan restoran tersebut. Setiap kali bapak parkir, beliau selalu memberi uang lebih dari ongkos parkir biasanya. Itu waktu saya masih SD lho ya. Sekarang karena sudah dua tahun saya tidak pulang, jadinya belum tahu lagi apakah bapak tua itu masih ada atau sudah tidak bekerja lagi. Entah mengapa, aku sangat kagum pada bapak tua itu. Di umurnya yang sudah renta, beliau masih semangat untuk mencari nafkah untuk keluarganya. Beliau pun bekerja dengan jujur. Walaupun terik atau hujan, dia tetap menjaga parkiran bahkan pernah aku melihat si bapak kedinginan karena hujan. Terkadang bapakku suka ngobrol dengan bapak tua itu. Orangnya pun sangat humoris dan ramah. Walaupun pekerjaan hanya sebagai tukang parkir, tetapi bagi dia, itu adalah pekerjaan halal yang bisa dia lakukan daripada mencuri atau mengemis. Kalau si bapak itu nggak masuk kerja, bapakku dan orang-orang di sekitar restoran itu kadang suka nyariin. Oh..rupanya, si bapak itu pernah sakit sehingga dia tidak masuk kerja. Aku juga sering melihatnya batuk-batuk dan badannya semakin kurus.

Aku pikir, si bapak tua itu adalah satu-satunya tukang parkir favorit dan yang paling baik di kota tempat tinggalku. Sudah berpuluh-puluh tahun beliau tetap setia menjadi juru parkir di area itu. Aih, aku jadi rindu sama bapak tua itu. Apakah beliau masih hidup? Aku juga tidak tahu. Hmm mengingat usianya sudah semakin renta. Semoga keluarganya senantiasa diberi nikmat dan keberkahan oleh Allah SWT atas jasanya yang tak ternilai itu. Amiin..


Wednesday, December 14, 2011

Skripsnowhite...(alias, episode skripsi)

Di tulisan kali ini, aku hanya ingin sharing saja. Alhamdulillah, saat ini aku sudah mulai menyusun skripsi. Sudah mulai Bab 1, 2, dan 3. Kemarin sih baru mengumpulkan revisi bab 1 dan 2. Semoga saja bisa segera selesai dan langsung ke pembimbing II untuk menyusun bab 1, 2 plus bab 3. 
Heum, selalu ada cerita di setiap sudut waktu. Hari ini mengingat kisah klasik bersama sahabat ketika hujan jatuh membasahi bumi. NikmatNya selalu menyejukkan di setiap tetes. Selalu membuatku tercengang.

Ya Allah, yang kurasakan saat ini adalah mencoba bersabar dalam sebuah penantian. Menunggu, mungkin bagi kebanyakan orang adalah hal yang membosankan apalagi menunggu hal yang tidak pasti. Akan tetapi, bagiku, karena mungkin pembawaanku selalu optimis duluan jadi selalu suka menanti hal-hal bahkan yang tidak pasti pun terkadang ditunggu saking optimisnya. Heumm, apalgi menunggu/mengantri skripsi. Alhamdulillah, selalu dapat antrian pertama. Semoga saja selalu dilimpahkan kesehatan baik untukku dan untuk teman-teman seperjuanganku agar bisa mengantri lagi. On time, sebelum dosennya datang. hehehe...

Semangat menyelesaikan skripsi dan fokus untuk membuahkan hasil yang optimal. Ini semua kudedikasikan untuk Mama, Bapak, Wulan, Yugo, sanak saudara dan sahabat-sahabatku tercinta juga untuk...ya, untuk semuanya lah.

Bersabarlah sejenak jika ingin melihat pelangi.

InsyaAllah pelangi itu sudah menjemput di depan mata. Ganbatte...

Gomawo buat semuanya yang sudah memberikan motivasi yang tak terhingga^^

Sunday, November 20, 2011

Acne, how can you do for it ?

Jerawat??? HaaaftBikin gak pede saja. Kecil tapi terkadang membuatmu gelisah dan seolah-olah itu adalah bencana besar ketika muncul apalagi kalo jerawatnya di sekitar wajah (bukannya lebay tapi ini biasanya terjadi di kalangan cewek-cewek). Mau dandan pake apapun rasanya terlihat suram dan menyeramkan. Di hadapan teman-teman jadi minder apalagi kalo mereka pada kinclong (yaaah, meskipun zaman sekarang "si kulit licin" itu banyak diperoleh dengan melakukan berbagai perawatan). 
Yang lebih parah lagi kalo ntu termasuk jerawat batu. Naudzubillah minta ampun susahnya ngilangin. Dibawa ke dokter pun mahal dan so far terang aja bakal ketergantungan dengan segala bentuk terapi  itu. Udah nyoba segala merk kosmetik ?? Bela-belain beli kosmetik mulai dari yang murah sampe termahal dari yang terkenal sampe yang ngetop lalu walhasil, tidak ngefek sama sekali ?? Pasti kamu jadi riweuh dan puyeng sendiri. Sampai-sampai jadi pesimis duluan, malu untuk bersosialisasi di muka umum. Apalagi kalo kamu adalah pekerja kantoran yang kerjaannya always ditonton orang banyak atau mungkin semacam resepsionis, pembaca berita, dan sebagainya. Sementara kondisi iklim dan keadaan tempat di sekitar kita ada yang mendukung dan ada pula yang kurang mendukung. Kalau sudah berada di tempat yang terserang oleh banyak polusi, waaaah yo tambah buruk lagi dan kudu ekstra hati-hati.

   Wajah itu memang bukan tolak ukur kita mau dilihat dan dicintai oleh Allah. Namun, wajah pun termasuk area yang paling urgent dan merupakan salah satu tanda identitas diri kita yang membedakan kita dengan orang lain. Kalau mau kenalan sama orang otomatis lihat wajahnya juga kan?? Nah, biasanya sih ketika berkenalan dengan orang lain pasti kita juga bakal membuat penilaian terhadap orang tersebut. Dan, secara spontan kebanyakan orang menilai dari wajahnya baru kemudian kepribadiannya (Yaah, tergantung orangnya juga sih..kalo aku mah nilai-in or ngenalin orang mah yang nomor 1 itu agamanya kemudian pribadinya. Soal wajah berada di deretan ke sekian aja). 

Hmm, tapi beda lagi nih kalo kamu adalah tipe orang yang cuek sama penampilan. Walaupun tadinya sempet ricuh dengan wajah yang berjerawat tetapi ujung-ujungnya pasrah dengan keadaan dirinya.Eumm, cuek pun tapi bukan berarti mengabaikan dan tidak mengurus diri sendiri lho ya. Bagaimana bisa kamu  mencintai orang lain kalau kamu tidak mencintai dirimu sendiri (Asal dalam batas kewajaran aja sih dan gak berlebihan).

Well, langsung aja deh. Pasti kamu-kamu akan bertanya, bagaimana sih cara menghilangkan jerawat secara alami dan cara pencegahannya ???


Aha, dari yang pernah kudengar di berbagai sumber, ada banyak cara yang dapat kita coba mana kala jerawat itu datang melanda dan mungkin bagi kamu-kamu yang ingin melakukan pencegahan juga bisa melakukan hal-hal sebagai berikut : 
  1. Rajin-rajinlah merawat kesehatan kulit tubuh dengan mandi teratur minimal dua kali sehari. Hal ini tentu saja dapat mencegah kulit dari kuman-kuman yang menempel sehabis melakukan berbagai aktivitas apalagi kalau aktivitasnya itu mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Mandi pun jangan asal mandi. Seluruh area di kulit harus dipastikan benar-benar bersih ketika mandi. Gunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulitmu. Gak usah cari yang mahal, yang terpenting cocok untukmu. Nah, untuk sabun wajah dan tubuh pun harus dibedain. Kata seorang temen dari keperawatan dan dari mbakku yang dia adalah seorang dokter pernah memberikan pesan bahwa jangan sekali-kali menggunakan sabun mandi untuk kulit badan untuk digunakan juga di area wajah sebab pH kulit wajah dan tubuh itu jauh berbeda. Jadi, sebaiknya untuk wajah, gunakan sabun pembersih yang sesuai dan khusus untuk wajah. Itu bisa kamu peroleh di toko mana saja (asall belinya jangan di toko bangunan aja lho ya, hehehe...). Eumm, rajin mencuci muka terlebih ketika sehabis melakukan aktivitas di luar ruangan yang tercemar polusi. Wudhu juga merupakan cara jitu yang memiliki segudang manfaat untuk kulit lho. Mencuci muka dengan air hangat pun juga baik untuk mengeluarkan sisa-sisa kotoran secara maksimal dan membuka pori-pori agar lebih bisa bernapas sehingga memperoleh oksigen yang cukup agar wajah terlihat lebih segar. Cara alternatifnya sih, pakai bahan-bahan yang alami seperti perasan jeruk nipis untuk kulit yang memiliki kandungan minyak berlebih, menggunakan masker tomat untuk mendinginkan sekaligus merilekskan kulit wajah, masker mentimun juga baik untuk jenis kulit yang kering atau alpukat yang baik untuk semua jenis kulit. Masih banyak lagi dah. 
  2. Biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Friends, makanan yang enak itu belum tentu menyehatkan. Hindari makanan yang mengandung banyak lemak. Zaman sekarang, dengan segala  aktivitas dan pekerjaan yang menuntut untuk melakukan hal-hal praktis namun hasilnya pragmatis (weww, kata-katanya ketinggian boo). Jangan mau diperbudak oleh waktu dan modernitas. Saat ini sudah serba KIMIAWI (dan aku pun juga menyadari bahwa terkadang masih saja kecolongan makan makanan yang mengandung zat MSG kalo beli di luar. Kalo masak sendiri insyaallah nggak pernah sudi pakai bumbu-bumbu ber-MSG). So,atur pola makanmu dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan kaya akan vitamin seperti sayur mayur dan buah-buahan. Because vitamin itu baik untuk kesehatan dan untuk meremajakan sel-sel kulit. So, jangan hanya "surface"nya saja yang dirawat tetapi dalamnya pun harus diperhatikan. Plus, perbanyaklah minum air putih (air mineral) sebab air putih terbukti ampuh untuk mengeluarkan zat-zat beracun dari dalam tubuh dan kalo rutin minum paling sedikit 8 gelas sehari bisa membebaskan kita dari gangguan kulit kusam, keriput dan mengencangkan kulit. Jangan lupa, biar lebih barokah, mulailah dengan membaca BASMALAH. hehehe...
  3. Olahraga yang teratur. Terkadang banyak orang yang malas berolahraga. Entah itu aku ataupun kamu. Hmm, ternyata olahraga itu pun penting untuk memaksimalkan kinerja metabolisme dalam tubuh. Yaaah, paling tidak, sempatkanlah untuk jogging sekitar 15-30 menit insyaallah cukup membantu. Bagi yang menyukai kegiatan gym dan yoga pun juga baik asalkan memilihnya sesuai untuk kebutuhan tubuh. Jangan asal embat sana-sini tapi tak ada tujuan. Yang ada malah duit terkuras, manfaat tak dapat. Hmm, bagi yang hobi dengan olahraga renang, sebenarnya memang bagus khususnya bagi kamu-kamu yang mau membentuk tubuh. Namun, terkadang tidak dipikirkan apakah "air" yang ada dalam kolam/sungai/laut itu masih steril atau sudah tercemar dengan berbagai zat berbahaya. Nah, kudu hati-hati. Terus gimana dunk ? Ya, ada baiknya setelah berenang, lekas mandi dengan air bersih dan gunakan sabun yang kamu punya untuk menghilangkan zat berbahaya dan kuman yang mungkin masih menempel di badan kamu.
  4. Ini nih yang paling sulit dihindari. Ketika stres melanda. Entah itu karena tuntutan sekolah, kuliah, atau pekerjaan. Stres memang tidak dapat diduga kapan datang dan perginya. Stres pun rupanya dapat memicu timbulnya jerawat bagi kebanyakan orang meskipun wajahnya mulus tapi ndak menutup kemungkinan ada di antara kita yang berjerawat hanya ketika sedang stres. Lantas bagaimana biar nggak stres?? Kamu harus mengenali dirimu dulu, kenalilah rambu-rambu yang ada dalam dirimu mengenai hal-hal apa saja yang dapat dengan mudah memicu stres. Kalau stres sudah tak bisa dicegah, ya jalan terbaik adalah lakukan terapi relaksasi untuk dirimu sendiri. Mungkin dengan mendengarkan Murotal Al-Qur'an, musik, nonton film komedi atau melakukan olahraga yoga dan hal lain apa saja yang bisa meminimalisir stres kamu. So, you'll get the benefit and will be fresh again.
  5. Tidur yang cukup setiap harinya. 7-8 jam waktu tidur adalah baik untuk kesehatan plus menghindari "si mata panda" dan wajah kusam. Nah, jangan biasakan begadang deh kalo memang hari itu kamu sedang tidak melakukan apa-apa lagi ketika mulai menjelang malam. Bahkan  Rasulullah saw pun menganjurkan kepada kita untuk segera tidur daripada melakukan aktivitas yang tidak berguna setelah waktu isya apalagi mengobrol yang tidak ada manfaatnya. Nah, terus kalo misalkan ada tugas segunung yang tiba-tiba hari itu juga didapat dari guru/dosen/atasan dan deadlinenya esok harinya ? Hmm, ini nih yang sering menggelayuti kita kala tgas sejagat dan mendadak menyerang. Rasanya udah mau kesal dan marah. Memang tak ada gunanya mengumpat kalau No ACTION. Kalau pada petang harinya masih bisa mengerjakan, gunakan waktu sebaik mungkin. Namun, harus diingat pula, otak pun butuh istirahat. Kala rambu-rambumu udah menandakan kamu harus istirahat, jangan ngeyel tetap keukeuh mau ngerjain. Yang ada dijamin deh hasilnya tidak akan baik. Bukan hanya berimbas pada tugasnya tapi juga bagi kesehatan dan kondisi tubuh. Alangkah baiknya segera istirahat dan lanjutkan lagi sebelum atau seusai shalat subuh. Jangan terus-terusan mikir "mana ada waktu?" atau "memangnya cukup dengan waktu segitu?" Ya, kalau tugasnya diberikan dari jauh-jauh hari memang lebih baiknya dicicil saja ngerjainnya dan buat batasan waktu setiap kali mengerjakannya. Lalu, bagaimana dengan tipe-tipe orang yang insomnia apalagi yang sudah dalam tingkatan parah. Wah, kalau soal itu, lebih baik segera diatasi karena sudah merupakan gangguan. Bila perlu rujuk ke dokter langgananmu.
  6. Jangan sesekali memencet jerawat. Hal ini akan menyebabkan luka dan infeksi yang berkelanjutan. Malah yang ada, bekas jerawat yang tadinya dipencet itu bisa saja berubah jadi spot hitam dan itu kadang sangat sulit untuk dihilangkan walau menggunakan apapun. Tergantung jenis kulitnya juga sih. Makanya sangat penting untuk mengetahui jenis kulit dan cara perawatannya. Bila perlu cek ke dokter. Kalau sudah terlanjur, ya resiko ditanggung penumpang, memang. Upss..Ya, lakukan tindakan penyembuhan sesegera mungkin. Rajin pakai foundation juga lho ya tiap keluar rumah apalagi kalau sudah berpapasan dengan sang MENTARI, tambahkan sun block khusus untuk wajah. Bagi yang tak suka pake yang kayak gitu-gituan, paling tidak, gunakan topi atau payung atau gunakan pakaian tertutup yang menyerap keringat dan enak dipakai. Eitts, inget juga, jerawat tidak hanya di wajah saja lho. Ada pula sebagian orang yang berjerawat di bagian punggung atau tubuh. Dan, cara perawatannya kudu hati-hati juga agar tidak alergi. 
Nah, semoga hal di atas bermanfaat untuk kamu-kamu yang bingung dengan jerawatmu.

#Saya juga terkadang seperti itu ketika stres melanda dan perubahan iklim yang membuat jerawat pada timbul. Hiii..masyaallah. Ingat lagi, kebersihan itu sebagian dari iman. Bersih harus total jangan setengah-setengah. Sebelum semakin parah, alangkah baiknya mencegah daripada terlambat. Okeh okeh


Wednesday, November 16, 2011

Poem "Stop to be poor and sad…."




Follow me to bring a cup of rain
Embrace the sun
And kiss the leaves….that fall down under the ground…
Show me….to catch a star what I need….
Time  to walk around…jump to the sweet snow that I’ve ever seen…

Long..long..and long time…to wait…
Wet sky….tell a story about me…
I was crying on my bed when remembered a bad things on my life…
I was drying my leather to be like a grilled fish…
Oow…what are those…..
Autumn….
Has come….
Share a chocolate to my heart by itself…
Wipe the tears on my cheek…
Smile to the other people who I met…

Write something good on the nice paper…
Write something that unbreakable…
Mixed with negligible things

Delete a wrinkle in the paper and let’s fill the ink to the pen and look…I can do the best what I never do…
I’m gonna get a long dinner time with a star and a half moon will perform the quick show on the sky….
Allah has a miracle…and a nice secret for me…I never know what will happen…
But,,, just take it flow….along with a short swift river….

Poem "RAIN"



Hujan menguatkan bumi dalam pencapaian hari
Hujan mengantar jutaan kisah hingga detik yang berlabuh di sangkar emas
Hujan menjadi perantara peradaban dunia
Hujan….
Menahanku sejenak melepaskan dahaga…
Hujan…
Mendoakan mawar putih yang hampir layu
Hujan…
Jahatnya…bukan karena hujan itu…
Tetapi sebab amukan bumi yang tiada peduli
Hujan…
Melukiskan satu kisah pahit di balik tirai merdu
Melukiskan kisah indah di balik pintalan benang kusut

Hujan mencintai matahari
Menggantikannya ketika matahari itu lelah terlelap
Merajut,,,ada saksi cinta di dalamnya…
Menembus cahaya…putih dan hitam…
Pesonanya masih merangkul dunia hingga detik ini…
Surga pun bernyanyi dalam sendu dan merdu…
Angin menyapa,, membangunkan pepohonan…
Hujan…
Jangan kau pergi sebelum saatnya…
Hujan,,
Aku, dia, kami, dam mereka…merindukanmu…
Dan akan selalu merindukanmu…
Tanpamu, langit telanjang..
Tanpamu,,, tak ada lagi cinta untuk matahari, langit, dan bulan
5

Poem "Kisah Trotoar"




Kuncup anggrek mengayuh angin berhembus
Berputar suasana tapi tak mencerahkan apa yang tertinggal
Detik lima berlalu…
Masih bertahan menunggu dayung udara

Sayap-sayap dedaunan gugur
Senja tertutup kening malam
Detak itu tetap tak ingin pergi
Bersemayam di sampan hati
Apakah yang ia cari ?
Duduk ditemani wajah lusuh
Mengayunkan teratai hidup
Mendendangkan gitar-gitar nasib dari titik ke titik
Masihkah mereka mencari ?
Apa ?
Hidup…

Mencari kepastian hidup di tanah yang tiada tanda-tanda wujud kasih sayang ibu bapaknya…
Sendiri…
Ingin lari tapi ke mana lagi…

Membangun satu balok kerdus
Melepaskan lelah beralaskan Koran usang
Wajah dan air mata tak menyatu lagi
Habis sudah hanya sia-sia

Andai dapat kembali dan pulang
Akan mereka tuju
Namun, debu kota apalah daya telah merasuki mimpi bocah-bocah itu
Bukanlah petualangan mencari harta karun
Bukanlah sayembara…
Tetapi,…. Berkuat dalam harapan yang kurang dari cukup
Demi menyambung hidup yang hampir tak lagi berarti…………

19

Poem ("Kata Sederhana")


KATA SEDERHANA

Sederhana saja…
Bila ku punya sebatang kayu kering
Ku akan menyulapnya menjadi pena
yang mengantarkan pesan kecil untuk dunia

sederhana saja
bila ku punya perak
ku akan mengubahnya menjadi piring kecil yang menata gandum penghilang lapar fakir

sederhana saja
bila kupunya sekotak benang wol
ku akan menyulamnya
menghangatkan puing hati gembala tua
namun, bukanlah sederhana…
bila kau punya hati
tetapi sulit untuk menjaganya
bila kau punya cinta
tetapi menjajakannya demi sebuah luka
bila kau punya jasa
tetapi kau lakukan pengorbanan
 yang ujungnya penantian
Ya, penantian sebuah kepalsuan…

Kesederhanaan sebuah kata
Mungkin tak lagi bermakna
Bila
Kita sendiri terlena akan manis dan rumitnya dunia

20



My poem


“The World has Changed”          by Emma


The world has changed…
More and more big building, standing around us…
Quiet and…conceited…

The enlarger do not regard anymore
Hold a view like as hold a tissue that they can torn it anytime…anywhere..as their pleasure…
What they will do next ?
It’s about….make a good choice and good planning
But closed to their perspective sides
Would they think of happiness ? poorness ?

Like a hawk fly apart from their mind…

The world has changed…
The luxuriant tree have been changed to wild goods…
Mix a great movement into it… but we are not realize that there’s s poniard want to catch our soul…

The world has changed..
Eat something nice by bootlicker’s view behind of surface…
Crawling side to side as a mouse hand…

The world has changed…
There tears are fallin’ to the ground
And like a magic, it changed, be a large river…
Sink a whole part of body
Swallow the innocent born…

The world has changed…
Could we guard our principle morally ?
Their body becomes a nice things to sale…
Their brain becomes a weapon to attack an enemy but no realize will attack themselves

Now,,,, Hair of the world couldn’t flutter as well as possible
The abstract of blind magazines close our eyes from what is doing straight

Is there any hope from us ?
Is there any miracle for us ?
Is there any path to going out from wicked whisper and choose to hear what God (Allah) asks for us to build a kind…?
Perhaps,,, one of us will move from darkness
Perhaps,,, one of us will stay in darkness…
It’s true… we moved by A Great Strength…
Only Allah…
Always…. Breathe in our lung
Be faithful from what you think is true
But not just “a faithful”…
Everybody know what their want
But…sometimes we teased by a blank grade that comes onto mind set
Be careful
But not just “careful”
Sometimes we will meet same hole at the same time
So, try to prevent by itself…


Monday, November 7, 2011

Sosok Aneh...

Pagi yang berembun, Langit yang biru telah bangkit dari selimutnya. Segar sudah badan ini tersiram air dari ujung kepala hingga ujung kaki. Saat ini aku termenung. Merenung tentang sebuah kisah klasik lalu. Sehabis membaca sebuah page yang membahas tentang wanita shalehah dan tentang adam & hawa (lebih tepatnya lagi..lagi ke arah pernikahan), aku berusaha untuk menyisipkan kata-kata kutipan itu dalam hatiku. Tidak hanya itu, kemarin aku pun telah selesai membaca seluruh isi buku yang judulnya berbau skripsiku. Bukan berarti atas dasar memenuhi kuota pengetahuan terhadap skripsi saja melainkan karena keinginan yang kuat untuk membaca (habisnya..gak ada yang dapat kulakukan lagi dalam kondisi kurang enak badan kemarin).


Hmm..., ya Allah tak pernah lagi kutemui mata itu, mata yang detik lalu kukagumi dan kucintai dengan caraku yang sederhana. Ya, sangat sederhana hingga aku tak dapat mengeluarkannya ke permukaan dan terus berusaha untuk melenyapkannya. Terngiang lagi, jika dia bukan jodohku maka luputkanlah pesonanya dari mataku dan musnahkan harapanku untuk merindu dan mengharapkannya. Hingga hari ini aku terus melakukannya, menentang hatiku untuk memikirkannya. Alhamdulillah, aku tersadar dan lambat laun hati ini tidak lagi mengharapkannya. Namun, satu hal yang sungguh aneh. Kedatangan akan bayangan makhluk ini sungguh tidak kuinginkan. Hal ini masih datar-datar saja. Tidak berarti semudah itu aku berbalik kemudian mencintai seseorang lagi dan lagi. Mungkin, ini ujian. Ujian yang kelak mengantarkanku untuk meraih gelar mar'atus shalehah. Berat tetapi inilah yang sebenarnya kudambakan. Bukan hanya sekadar menjadi wanita biasa dan sangat biasa. Namun bukan berarti pula aku ingin dipandang luar biasa dan dipuja-puji. Tidak. Aku justru membenci pujian yang melenakan jiwa. Aku hanya menginginkan ini dan kumengadu pada Allah jua.







Monday, October 31, 2011

Dilema Maag

      Hari ini mau nulis apa ya? Hmm, ni jadi sesi curhat saja deh. Pantangan makanan. Kata dokter ini, dokter itu, dokter yang itu dan dokter lainnya. Sama-sama menyarankan untuk tidak boleh makan pedas, asam dan kecut. Ya, sudah bisa ditebak. Aku punya riwayat maag atau bahasa kerennya biasa disebut gastritis atau dispepsia. Hmm. Setelah googling rupanya semua sepemikiran mengenai cara diet yang baik dan sehat bagi penderita maag dan tata cara makan untuk mereka yang menderita maag. Ambil pulpen dan blocknote, kucatatlah apa-apa saja yang menjadi pantangan dan apa saja yang baik untuk dikonsumsi. Heuw, yang tidak tega itu ketika melihat makanan yang selama ini dikonsumsi ataupun disukai rupanya mengandung zat yang dapat memicu peningkatan asam lambung. Well, seperti yang kudapat dari berbagai sumber, adapun makanan pantangan bagi penderita maag antara lain:

  1. Lemak, sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, minuman bersoda, buah yang dikeringkan
  2. Kue tart, keju
  3. Cuka, pedas, merica, bumbu yang merangsang
  4. Coklat, gorengan
  5. Beras ketan, mie, bihun, bulgur, jagung, singkong, talas dan dodol
So, alternatif pola makan yang disarankan ialah makan 5-6 kali dalam waktu 3-4 jam sekali dengan jumlah/takaran yang sedikit, sekiranya 1/4 atau 3/4 dari porsi biasanya. Kalo makan snack sih katanya boleh tapi cukup 2-3 kali aja. Makanan yang disarankan itu antara lain oatmeal, nasi merah, roti gandum, dada ayam, ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan.

Monday, October 24, 2011

Sweet Spirit

Every street that spread out behind my eyes as through as a sweet garden.
 Try to listen deeply to get an understanding of you. 
There was an obstacle built on the frame of  cage.
 People are mumble and say something  that has not a meaning. 
 Neither pain nor smile.
 Just a vapid situation I see at all. 
Well, I stand in front of the light and reach a day to face on the wall
Pop out a sound
Make a loud...very loud....loud and be in a nice place what I've not ever see before
I'm happy
Really happy
Pursuing a good side to be a truly part of me and for me
Whenever I get back to the empty place
I'm sure that I won't sit desperately in long 
A groove of story never get a loose from happiness side and sadness side













Saturday, October 22, 2011

Mahabbah...^^

    Malam ini rencananya sih pengen syuro' bergembira gitu dengan teman-teman kontrakan. E..e..eh, g taunya kejebak dengan waktu parkir yang hanya sampai jam tujuh malam. Hahaa..walhasil, syuro'di-pending dan kita shalat isya berjamaah sejenak di masjid AR Fachruddin, UMM. Sebenarnya bukan tentang syuro'nya yang ingin ana ceritakan tetapi tentang lantunan merdu suara imam masjidnya. Subhanallah, betapa indahnya ciptaan Allah yang dikemas dalam bentuk suara yang dapat melagukan syair-syair cintaNya.

Hmm, kalo aku pribadi, ngaji masih bisa mengatur suara agar terdengar indah (niatnya sembari mengharap ridha Allah juga pengen diterangi oleh malaikat) hehee. Yaah, meskipun itu tak seindah suara-suara "ajaib" yang Allah berikan hanya kepada orang-orang tertentu saja. Hmmm..mendengar lantunan ayat-ayat cintaNya dalam shalat bagai diguyur oleh tetesan permata yang sejuk nan kemilau. Nah, bayangin sendiri aja tuh ^^.
Ya Rabb. Aku sangat berterima kasih karena Engkau telah memberikanku tempat di mana aku mendapatkan pengalaman berharga yang lebih dari yang kukira. 
Di hunian Siti Hajar (nama baru dari Al-Khanza). Belum lama aku tinggal di rumah sederhana itu. Kira-kira sudah setahun semenjak aku memutuskan untuk lepas dari rumah tante yang selama ini sudah baik mau memberikanku tempat tinggal yang layak.Di Siti Hajar,  aku menemukan wajah-wajah teduh dari saudari-saudariku yang seiman bahkan mungkin yang lebih baik daripada aku. Kita tidak hanya sekadar mengontrak serumah melainkan sudah seperti saudara dan keluarga sendiri. Ya Rabb, seperti yang pernah kukatakan sebelumnya. Aku selalu mengagumi para akhwat yang bisa istiqomah dengan memelihara keimanan dan ketakwaannya di hadapanMu. Ya Allah, aku sangat bersyukur tetapi di satu sisi pun aku ingin minta maaf sebab mungkin banyak kesalahan yang selama ini telah kuperbuat terhadap saudari-saudariku. Wahai saudari-saudariku,,, afwan jiddan bila ana pernah melukai hati anti, afwan bila ada sikap-sikap ana yang tidak berkenan di hati anti semua. Ana sangat mencintai kalian semua dan itu tidak sanggup ana tunjukkan secara langsung sebab eheheehee...nanti takut banjir air mata, ukhti. Heehehe... Ukhti semua adalah salah satu harta yang ana miliki. Ana uhibbukifillah ya ukhti^^

Shalihah, Hati dan Suami

Aku memang bukan wanita yang shalihaaaah banged tetapi selama hidup, aku ingin mencapainya. Istiqomah itu tidaklah semudah memindahkan pasir-pasir dari bak truk. Ya, Rabb...kemarin-kemarin mungkin aku mengalami kemunduran. Alasannya bukan lagi-lagi dengan mengatakan bahwa aku hanyalah manusia biasa. Iman pasti akan naik turun. Ya Rabb, semoga Engkau memberikan ketangguhan untukku tetap berada di jalanMu.




Dalam relung hatiku, aku selalu mendambakan seseorang yang kelak bisa menjadi imam yang shalih bagi keluargaku. Karena aku memang gak pernah mau pacaran, jadi itulah yang menjadi salah satu tugas besar bagiku. Meskipun aku mencintai seseorang namun tak ada sedikitpun keberanian untuk mengutarakan kepada orang tersebut. Lebay ? Nggak kok. Ini bukan sesuatu yang lebay tetapi inim murni dari hati dan jiwaku. je ileuhh. Ya, begitulah. Aku cuma bisa berdoa, semoga kelak aku bisa mendapatkan seorang suami yang shalih tanpa pacaran dan bila perlu yang kekuatan dan keteguhan imannya melebihi dari yang ada pada diriku. Amin amin ya rabbal alamin..


Suami yang shalih itu adalah kekasih bagi istrinya.Laki-laki (Suami) itu pelindung bagi perempuan (Istri),karena Allah telah melebihkan sebagian mereka(laki-laki) atas sebagian yang lain(perempuan) ,dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dar hartanya. Maka perempuan yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada oleh karena Allah telah memelihara mereka” (Al- Quran, Surat An Nisa:34)
Suami yang shalih hanya untuk istri yang shalih. Suami memiliki peranan yang penting untuk membantu istrinya menjadi perempuan yang shalihah bagi keluarganya. Ia senantiasa menjaga dan memelihara hatinya hanya semata-mata untuk mencinta karena Allah Swt, senantiasa membangun pribadi yang lemah lembut kepada istrinya, mengajarkan banyak hal ke arah kebaikan, menjaga dzikrullahnya pada rabbnya.

Hmm, aku nggak mendambakan tipe yang muluk-muluk yang musti kayak ustadz yang berjanggut dan mengenakan celana cekak seperti ikhwan-ikhwan kebanyakan karena bagiku, "keikhwanan" dia lebih besar maknanya jika bersumber dari hati. Kalau untuk urusan penampilan, gak tau kenapa, aku lebih suka seseorang yang tidak berjanggut lebat yaa meskipun itu adalah sunnah sih. Hmm ada riwayat nih dari Ibnu Abbas ra., Ibnu ‘Abbas ra yang menjadi referensi para ahli tafsir pernah mencukur janggutnya sedemikian, sehingga membuat beberapa sahabatnya bertanya-tanya tentang perbuatannya itu, karena dianggap tidak lazim bagi seorang fakih seperti dirinya. Ternyata Ibnu ‘Abbas melakukan hal ini sebagai upaya berhias bagi istrinya, seraya menyitir sebuah ayat Quran,” Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.” (QS 2:228). Tentulah Ibnu ‘Abbas mengingat salah satu arahan gurunya tercinta, Nabi Muhammad saw, agar para sahabatnya senantiasa berpakaian rapi dan juga merapikan rambut mereka. Beliau saw saat itu mengungkapkan salah satu fenomena sosial, yaitu banyaknya kaum perempuan Yahudi yang berselingkuh, karena kaum lelakinya yang tidak memelihara penampilan yang baik. 
Nah, jadi gak masalah kan kalo gak harus memelihara janggut. Ketika kita telah menikah, kita pun berkewajiban untuk memahami keinginan satu sama lain salah satunya dalam hal penampilan. Senantiasa menjaga penampilan tetap bugar dan segar di mata suami/istri itupun adalah suatu sedekah yang diutamakan dalam rumah tangga.


Hahaha..jika ada yang bertanya, lantas kapan aku akan menikah? Hmm..baru aja skripsi, belum lagi kerja. Kalo S2 mungkin ga masalah ngambilnya pas udah nikah.hehehe..Ya, Allah pasti akan mengirimkan jodoh di waktu yang tepat. Mungkin bukan sekarang. Aku juga belum mau. Hehee.. Yaa, tahun kemarin ada seorang kenalan yang tiba-tiba berniat ingin melamarku tetapi aku menolak bukan untuk menyakiti beliau tetapi masih banyak tanggung jawab dan kewajiban yang harus kupenuhi untuk orang tuaku. 

Meskipun ada seseorang yang saat ini kucintai diam-diam tapi bukan berarti aku pun sangat mengharapkan dia yang menjadi imamku. Tidak. Aku memang mencintai dia tetapi aku pun berharap kelak cinta ini akan surut menjadi rasa persahabatan saja ketika aku telah benar-benar menemukan seseorang yang sah di mata Allah untukku. hehehe..aseeek.

Teruslah berjuang menjadi wanita shalihah..Wanita shalihah itu bagaikan mutiara dalam lautan, jarang diperebutkan karena butuh perjuangan dan kegigihan untuk mendapatkannya. Begitu pula dengan lelaki shalih.





Loving You






I’m thinking about you when you’re not thinking about me
Loving you when you never look my eyes  
Loving you on illusion world that we ever met
Loving  you in my quiet…
Loving you when the tree shout to the ground
and send message to the wind…
Loving you when sun rises, when sunset comes, when rain’s fall….      Loving you when the flower blossoms in my garden
Loving you is hard things…
Yet to know all bout you….all about your life…

If in once time,,,,
I won’t be your heart choice…..
Just take it flow naturally

What can I do ??
How can I say ??
However, I can’t show it…
Embedded….on my tongue…
Embracing my lung….make it warm….

If I can,
I’ll save it….till the end….

Thursday, October 20, 2011

Experiences...^^

Guratan angin yang menggoyahkan dedaunan hijau, berdengung sembari membacakan syair-syair nadi kehidupan yang tiada pernah terhenti alurnya hingga cahaya putih menjemput di akhir baris. Heuw...tahun belum berganti namun semua hal yang tidak absolut di dunia ini berpindah dan bergilir mengikuti arus. Apa yang sudah kulakukan untuk hidupku hingga saat ini? Prestasi ? Ibarat masa sejarah, itu hanya booming ketika aku duduk di bangku SD hingga SMA and now ? heheheee...kayaknya belum ada lagi. Mencoba untuk menembus dunia pena tetapi sudah berkali-kali gagal. Bukan berarti patah arang dan pesimis untuk tidak lagi mengikuti berbagai kompetisi, akan tetapi kualihkan saja untuk yang lain. 

Dingin..Musim hujan pun menghampiri kota yang sudah hampir 3 tahun ini kutinggali demi mereguk setetes ilmu. Aku masih ingat ketika aku bertandang ke sebuah kajian keislaman dan keilmuan, pada waktu itu aku ditanya oleh pematerinya,"apa tujuan mbak kuliah ?" Spontan aku menjawab bahwa tujuanku kuliah untuk mencari ilmu, menambah pertemanan dan menggapai cita-citaku. OK FINE. Kemudian dengan santai pemateri yang juga merupakan kakak tingkat di fakultasku itu memberio tanggapan bahwa apabila masih ada di antara kita yang datang dan kuliah di sini dengan tujuan seperti itu (contohnya seperti jawaban yang kulontarkan) itu bukanlah jawaban yang terlalu dangkal. Aku menunduk sembari membaca buku yang kubawa di tanganku, berpura-pura tidak memperhatikan si pemateri. Jujur saja, aku tersinggung dengan sanggahannya di hadapan teman-teman (utamanya adik-adik tingkat) yang hadir pada waktu itu. Ya..sebenarnya tidak hanya aku yang dilontarkan pertanyaan itu melainkan kepada semua peserta yang hadir pada waktu itu yang jumlahnya masih bisa dihitung jari. Heumm..memang benar sih, kita kuliah dengan berorientasi ke nilai, titel atau hal-hal artifisial lainnya itu hanyalah tujuan yang "dangkal". Trus, jawaban yang benar apa donk?? Memang gak ada jawaban yang absolut dan pasti sih. Dengan santai, beliau hanya mengatakan,"Seharusnya kita itu mengatakan kita melakukan segala sesuatu dengan tujuan untuk menggapai ridha Allah." Titel, nilai, IPK dan lain-lain itu tidak ada artinya, toh itu semua tidak akan dibawa sampai mati kan?! Hmm..ya, ya.. Astaghfirulah..maafkan hamba yang sejenak melupakanMu ya Allah.

Hmm..ya itulah mungkin salah satu hal yang mengingatkanku kembali. Itu adalah teguran.

Oiya..gak apa-apa ya, kalo temanya bervariasi di tulisan kali ini sebab banyak hal yang ingin kubagi dan kuulas.
Hmm...minggu kemarin ketika mengikuti liqo'/khalaqoh. Hmm ngerti gak artinya? hehehe..aku juga gaptek kalo maslaah bahasa arab. Artinya mungkin berkumpul sembari berdiskusi/mengakji hal-hal yang berbau keislaman dan lain-lain. Masih nyambung dengan kata "RIDHA" tadi sih. Kata mbak yang ngasih taujih waktu itu, Ridha itu lebih tinggi tingkatannya di atas sabar. Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa orang yang ridha itu sudah pasti sabar tetapi orang yang sabar itu belum tentu ridha. Hmm..coba deh dicerna. Menurutku, itu benar. Ketika orang yang pada dasarnya memiliki watak sabar dalam segala hal namun, tidak akan ada orang yang tahu apakah di balik kesabarannya (misalnya ketika dia ditimpa musibah) dia bisa ridha (berlapang dada) menerima dengan ikhlas musibah tersebut. Bisa jadi, orang tersebut sabar tetapi di belakang, dia masih merengut dan menyesali apa yang terjadi padanya. Wallahu'alam bisshowab.

Eumm..dapat satu ilmu lagi. Hmm...^^

Uhuk..uhukk...ada lagi ni hal yang membuatku speechless tapi speechless yang berada di ambang kebimbangan. Nah, ini nih. Tepatnya hari minggu, 16 oktober 2011 kemarin, awalnya aku cukup antusias meluangkan waktu bersama tiga kawanku untuk mengunjungi bazar jilbab yang diselenggarakan di salah satu mall di kota ini. Setiba di sana, dengan mata terbelalak dan wajah yang "sumringah"nya tidak jelas dan tidak beraturan, kami berempat terkesima melihat penampilan salah satu aktris ternama yang kebetulan jadi tamu pada waktu itu. Namun, beberapa saat kemudian,kekagumanku terkacaukan oleh pamandangan sejumlah perempuan yang mengenakan hijab (jilbab) model masa kini yang sedang trend itu. Temanku yang satu sontak langsung mundur dari deretan para pengunjung sekaligus penonton pada waktu itu yang dominan cewek-cewek. Upss..staghfirullah. Aku tak ada maksud untuk melecehkan mereka melainkan aku sedikit kecewa. Why? aku mungkin telah mengalami degradasi pada semester lalu yang mana pada beberapa waktu aku mencoba untuk lebih memanjangkan jilbabku hingga terlihat seperti akhwat-akhwat yang selama ini selalu membuat hatiku bangga melihat mereka. Namun, karena satu hal yakni aku belum bisa memasuki tahap penerimaan diri jika saja aku ketahuan mengenakan jilbab yang lebih panjang dari sebelumnya. Ya, Rabb 3 F itu memang benar lambat laun akan mengikis moral dan kultur alamiah bangsa apabila tidak ada filter yang baik dan jelas. Hmm..3 F itu tau kan? Food, Fashion and Fun. Hmm karena hidup di zaman modern, bukan berarti aku benar-benar up to date ingin mengamati setiap perkembangan aspek-aspek kehidupan dan menjadi pengikut yang setia. Bukan. Bukan seperti itu yang kumau.
Hufft..dari topik bazar tadi akan kualihkan sebagai alat introspeksi. Tidak mudah menjadi seorang wanita shalehah itu. Berbagai rintangan sana sini mencoba merasuki seseorang, tidak pandang dia itu memiliki iman yang kuat atau lemah. Aku. Mendengar teman-teman KKN lalu sering memanggilku dengan sebutan "ustadzah" ya Rabb, telinga dan hati ini rasanya bagai diaduk dengan semen dan air. Hingga lama kelamaan menjadi beku. Rasanya sebutan itu kurang pantas untukku. Apa karena aku memikirkan aku mengalami degradasi tadi? Hmm..entahlah. tapi..hufft..yaa, mungkin aku harus melewati tahap demi tahap yang memang tidak mudah untuk kulalui. Dengan ini saya menyatakan bahwa saya ingiiiiinn sekali membenahi diri saya.


Tarik napas dalam-dalam....teringat lagi dengan seseorang yang belum lama kukenal, tiba-tiba dia memberiku nasehat agar belajar lebih banyak ke ustadzah. Hmm..lupakan sejenak bahwa aku agak membenci sikapnya yang kadang jahil. Heuw >,< ...!!!


Jiaaahh, kenapa aku jadi speechless beneran??? Jari jemari sok ngetik gini padahal ini pengen nyari luang untuk mikir..hehehee^^


Hmmmph...


What??? Masalah yang satu itu. Masalah status-status yang kutulis d FB yang up to date "menghapus jejakmu"....
heuw...jangan...jangan dibahas lagi. Koridornya berbeda..coz itu ada di bahasan ruang (Love in Quiet)
Hmmpphh tak ada hal yang perlu dibahas lagi tentang dia..Mungkin nanti atau mungkin tidak untuk selamanya.


Inilah beberapa pengalaman yang tidak terlupakan.


kamsahamnida....


^_^


Jumpa lagi di episode selanjutnya....



Sunday, October 2, 2011

BestWishes4Ever
Inilah wajah-wajah cerdas yang menemani perjalananku menempuh lika-liku kisah di bangku kuliah.Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang angkatan 2008, begitulah identitas kami. Ha..ha..di awal perkuliahan kami sering terlihat berempat hingga akhirnya salah seorang kawan yang lain nyeletuk..."hey para teletubbies". Hmm..kami memang tak pernah mengikrarkan diri "wajib" berempat sebagai tanda terbentuknya sebuah "clique" atau kumpulan persahabatan. Kami memang sering terlihat bersama tetapi itu hanya spontanitas saja. Karena udah ngerasa klop satu sama lain dan udah saling terbuka akhirnya yaa seperti itu.

Oiya////.perkenalkan dulu deh...yang pake baju hijau itu namanya Setiya Chori Fudriyah (Puput) asli dari kota Batu, Malang, yang baju item itu Ratri Febryana Royani (Ratri, biasa dipanggil nona juga) dari Lawang, yang rada tomboy itu yaa diriku sendiri(tuhh kebetulan pengen bergaya tomboy aja waktu itu), dan terakhit yang berkerudung coklat namanya Riszky Adhini Rachmi (Dhini) dari banjarbaru, kalsel.

(to be continued..)

Saturday, May 7, 2011

Tiga Amalan Baik


اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ. أَمَّا بَعْدُ؛ فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
Kaum Muslimin Yang Terhormat
Bumi yang kita tempati adalah planet yang selalu berputar, ada siang dan ada malam. Roda kehidupan dunia juga tidak pernah berhenti. Kadang naik kadang turun. Ada suka ada duka. Ada senyum ada tangis. Kadangkala dipuji tapi pada suatu saat kita dicaci. Jangan harapkan ada keabadian perjalanan hidup.
Oleh sebab itu, agar tidak terombang-ambing dan tetap tegar dalam menghadapi segala kemungkinan tantangan hidup kita harus memiliki pegangan dan amalan dalam hidup. Tiga amalan baik tersebut adalah Istiqomah, Istikharah dan Istighfar yang kita singkat TIGA IS.

YAADEIN( KENANGAN )


Bukalah tumpukan kertas kosong
yang menyinggahi berkas pikiran

Melupakan ?

Kenangan ….
Di mana darah air mata terkuras
Derasnya rindu dan kekecewaan
berujung kenangan…
Tak akan kembali
Hanyalah batu tegap dikelilingi pasir-pasir suci itu yang terlihat…
Terpupuk segumpal ketegaran
Di sudut matanya…
Entah tangis…..
Entah tawa…







Apa yang terukir
Semua hanya tergenang
Hidup dalam kenangan

Semenit yang lalu
mempersembahkan hal terbaik

untuk seseorang jauh di sana…

Titik mata yang tenang
Membalut sakit peluh itu
Bertahan dalam harapan…

Aku bangga pada sorot mata itu…
Aku berbisik….
Kelak kau temukan jawaban di sudut fajar….