Monday, December 23, 2013

HIJAB SYAR'I (LAGI)

gantijilbab.com
Saya bersyukur dan sangat bahagia ketika melihat salah seorang teman kuliah saya (yang mana dia adalah seorang ibu rumah tangga plus sosialita) sekarang sudah beralih mengenakan jilbab syar'i, pakai gamis dan jilbab lebar. Subhanallah... semakin cantik saja dia, gumam saya kala melihat foto dia bersama anaknya di FB. 


Berjilbab itu adalah kewajiban bagi muslimah tapi semua butuh proses. Sampai sekarang, saya masih punya niat untuk berjilbab lebih besar dari yang sudah-sudah (maksudnya pengen pakai bergo yang lebar itu karena saya orangnya suka yang simple-simple) tapi belum kesampaian. Hehehe... belum terwujud karena faktor klasik: belum punya budget khusus untuk beli baju dan jilbab baru. 

Dulu, waktu SMA, awal berjilbab, saya masih memakai bergo kecil atau jilbab paris yang transparan. Hal itu berlanjut sampai kuliah semester tiga (padahal waktu itu gabung di rohis kampus yang notabene jilbaber semua). Sampai akhirnya "diusir" dari hunian tempat saya bernaung sementara dulu, kemudian beralih ke kontrakan, bertemu teman-teman akhwat, barulah saya mulai peduli pada penampilan, utamanya jilbab. Saya mulai ngedobel jilbab paris dengan jilbab berbahan lebih tebal. 

Sampai sekarang, saya masih memakai jilbab dobel paris. Jadi, penting buat saya untuk selalu pakai dalaman jilbab selama memakainya. Tapi, insyaAllah, ketika hijrah dan pindah ke Malang nanti, semoga niat saya untuk berganti jilbab bisa terealisasi. Saya ingin membeli jilbab baru, beli khimar model dobel warna yang lebih tebal lagi biar gak repot lagi pakai dobel paris plus dalaman jilbab (setidaknya mengurangi dobel tiga yang selalu saya lakukan). Saya juga ingin membeli gamis baru, lebih banyak lagi. Karena nanti saya punya niat untuk S2, jadi saya butuh baju baru. Baju saya yang lepasan: atas-bawah sama sekali susah untuk dipadu-padankan lantaran warnanya yang sama-sama ramai. Dan, gamis-gamis saya saat ini juga baru sedikit, itupun lagi-lagi full colour. Makanya, nanti insyaAllah pengen beli gamis lagi tapi yang polosan dan simple.

Melihat komunitas hijab syar'i yang sekarang mulai menggeser komunitas jilbab modis, saya pun merasa sangat bersyukur. Terus terang, memang adem banget, ngelihat perempuan-perempuan yang pake jilbab syar'i daripada yang lilit sana-sini sih. Bukan saya saja, para pria di luar sana (yang mana opininya pernah saya baca di berbagai jejaring sosmed) pun merasakan hal sama.

Ya, tapi... semua butuh proses. Tidak perlu menyalahkan siapa-siapa apalagi mencemooh siapa-siapa. Untuk meneguhkan hati, niat dan perilaku berjilbab sesuai syariat, butuh kesadaran penuh dari diri sendiri. Seperti saya. Butuh siklus sekian tahun bagi saya untuk mulai beralih ke jilbab syar'i (berjilbab sesuai syariat).

Semoga teman-teman di luar sana, baik yang belum berjilbab maupun yang sudah, semoga diberi hidayah dan bisa istiqomah terus ya.

Jilbab syar'i itu memang sangat simple. Sebenarnya memang tidak butuh tutorial sih (hehhee tapi karena saya pakai dobel paris disertai dalaman jilbab yang sampe dobel tiga, jadinya bikin tutorial segala, padahal gampang aja dipraktekkin sendiri). Jilbab syar'i juga sangat adem, gak perlu waktu berjam-jam untuk lilit sana-sini, dan mudah banget dipake apalagi saat bepergia dan pengen salat, gampang banget kan buka pasangnya? Terus yang pasti, insyaAllah diridai oleh Allah.

Yuk, kita bumikan hijab syar'i ^_^

No comments:

Post a Comment

Makasih banget ya udah mau baca-baca di blog ini. Jangan sungkan untuk tinggalin komentar. Senang bila mau diskusi bareng di sini.