Wednesday, November 16, 2011

Poem "RAIN"

3:03 PM 0 Comments


Hujan menguatkan bumi dalam pencapaian hari
Hujan mengantar jutaan kisah hingga detik yang berlabuh di sangkar emas
Hujan menjadi perantara peradaban dunia
Hujan….
Menahanku sejenak melepaskan dahaga…
Hujan…
Mendoakan mawar putih yang hampir layu
Hujan…
Jahatnya…bukan karena hujan itu…
Tetapi sebab amukan bumi yang tiada peduli
Hujan…
Melukiskan satu kisah pahit di balik tirai merdu
Melukiskan kisah indah di balik pintalan benang kusut

Hujan mencintai matahari
Menggantikannya ketika matahari itu lelah terlelap
Merajut,,,ada saksi cinta di dalamnya…
Menembus cahaya…putih dan hitam…
Pesonanya masih merangkul dunia hingga detik ini…
Surga pun bernyanyi dalam sendu dan merdu…
Angin menyapa,, membangunkan pepohonan…
Hujan…
Jangan kau pergi sebelum saatnya…
Hujan,,
Aku, dia, kami, dam mereka…merindukanmu…
Dan akan selalu merindukanmu…
Tanpamu, langit telanjang..
Tanpamu,,, tak ada lagi cinta untuk matahari, langit, dan bulan
5

Poem "Kisah Trotoar"

2:51 PM 0 Comments



Kuncup anggrek mengayuh angin berhembus
Berputar suasana tapi tak mencerahkan apa yang tertinggal
Detik lima berlalu…
Masih bertahan menunggu dayung udara

Sayap-sayap dedaunan gugur
Senja tertutup kening malam
Detak itu tetap tak ingin pergi
Bersemayam di sampan hati
Apakah yang ia cari ?
Duduk ditemani wajah lusuh
Mengayunkan teratai hidup
Mendendangkan gitar-gitar nasib dari titik ke titik
Masihkah mereka mencari ?
Apa ?
Hidup…

Mencari kepastian hidup di tanah yang tiada tanda-tanda wujud kasih sayang ibu bapaknya…
Sendiri…
Ingin lari tapi ke mana lagi…

Membangun satu balok kerdus
Melepaskan lelah beralaskan Koran usang
Wajah dan air mata tak menyatu lagi
Habis sudah hanya sia-sia

Andai dapat kembali dan pulang
Akan mereka tuju
Namun, debu kota apalah daya telah merasuki mimpi bocah-bocah itu
Bukanlah petualangan mencari harta karun
Bukanlah sayembara…
Tetapi,…. Berkuat dalam harapan yang kurang dari cukup
Demi menyambung hidup yang hampir tak lagi berarti…………

19

Poem ("Kata Sederhana")

2:47 PM 0 Comments

KATA SEDERHANA

Sederhana saja…
Bila ku punya sebatang kayu kering
Ku akan menyulapnya menjadi pena
yang mengantarkan pesan kecil untuk dunia

sederhana saja
bila ku punya perak
ku akan mengubahnya menjadi piring kecil yang menata gandum penghilang lapar fakir

sederhana saja
bila kupunya sekotak benang wol
ku akan menyulamnya
menghangatkan puing hati gembala tua
namun, bukanlah sederhana…
bila kau punya hati
tetapi sulit untuk menjaganya
bila kau punya cinta
tetapi menjajakannya demi sebuah luka
bila kau punya jasa
tetapi kau lakukan pengorbanan
 yang ujungnya penantian
Ya, penantian sebuah kepalsuan…

Kesederhanaan sebuah kata
Mungkin tak lagi bermakna
Bila
Kita sendiri terlena akan manis dan rumitnya dunia

20



My poem

2:44 PM 0 Comments

“The World has Changed”          by Emma


The world has changed…
More and more big building, standing around us…
Quiet and…conceited…

The enlarger do not regard anymore
Hold a view like as hold a tissue that they can torn it anytime…anywhere..as their pleasure…
What they will do next ?
It’s about….make a good choice and good planning
But closed to their perspective sides
Would they think of happiness ? poorness ?

Like a hawk fly apart from their mind…

The world has changed…
The luxuriant tree have been changed to wild goods…
Mix a great movement into it… but we are not realize that there’s s poniard want to catch our soul…

The world has changed..
Eat something nice by bootlicker’s view behind of surface…
Crawling side to side as a mouse hand…

The world has changed…
There tears are fallin’ to the ground
And like a magic, it changed, be a large river…
Sink a whole part of body
Swallow the innocent born…

The world has changed…
Could we guard our principle morally ?
Their body becomes a nice things to sale…
Their brain becomes a weapon to attack an enemy but no realize will attack themselves

Now,,,, Hair of the world couldn’t flutter as well as possible
The abstract of blind magazines close our eyes from what is doing straight

Is there any hope from us ?
Is there any miracle for us ?
Is there any path to going out from wicked whisper and choose to hear what God (Allah) asks for us to build a kind…?
Perhaps,,, one of us will move from darkness
Perhaps,,, one of us will stay in darkness…
It’s true… we moved by A Great Strength…
Only Allah…
Always…. Breathe in our lung
Be faithful from what you think is true
But not just “a faithful”…
Everybody know what their want
But…sometimes we teased by a blank grade that comes onto mind set
Be careful
But not just “careful”
Sometimes we will meet same hole at the same time
So, try to prevent by itself…


Monday, October 31, 2011

Dilema Maag

7:27 PM 0 Comments
      Hari ini mau nulis apa ya? Hmm, ni jadi sesi curhat saja deh. Pantangan makanan. Kata dokter ini, dokter itu, dokter yang itu dan dokter lainnya. Sama-sama menyarankan untuk tidak boleh makan pedas, asam dan kecut. Ya, sudah bisa ditebak. Aku punya riwayat maag atau bahasa kerennya biasa disebut gastritis atau dispepsia. Hmm. Setelah googling rupanya semua sepemikiran mengenai cara diet yang baik dan sehat bagi penderita maag dan tata cara makan untuk mereka yang menderita maag. Ambil pulpen dan blocknote, kucatatlah apa-apa saja yang menjadi pantangan dan apa saja yang baik untuk dikonsumsi. Heuw, yang tidak tega itu ketika melihat makanan yang selama ini dikonsumsi ataupun disukai rupanya mengandung zat yang dapat memicu peningkatan asam lambung. Well, seperti yang kudapat dari berbagai sumber, adapun makanan pantangan bagi penderita maag antara lain:

  1. Lemak, sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, minuman bersoda, buah yang dikeringkan
  2. Kue tart, keju
  3. Cuka, pedas, merica, bumbu yang merangsang
  4. Coklat, gorengan
  5. Beras ketan, mie, bihun, bulgur, jagung, singkong, talas dan dodol
So, alternatif pola makan yang disarankan ialah makan 5-6 kali dalam waktu 3-4 jam sekali dengan jumlah/takaran yang sedikit, sekiranya 1/4 atau 3/4 dari porsi biasanya. Kalo makan snack sih katanya boleh tapi cukup 2-3 kali aja. Makanan yang disarankan itu antara lain oatmeal, nasi merah, roti gandum, dada ayam, ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan.