Sunday, May 11, 2014

SEBUAH TEMPAT YANG JUJUR

6:57 PM 0 Comments
"Hans, sebutkan padaku, tempat apakah di dunia ini yang tidak pernah ada satupun orang yang menjamahnya," pinta Fianca.

Lelaki bermata sipit itu tertegun dengan senyum agak sinis. Sepasang alis antagonis miliknya yang seharusnya tampak sangar, mendadak layu. 

Gadis berponi dengan wajah bulat itu berbalik menatap pria yang duduk di samping kirinya. "Apa kamu tahu tempat itu?" tagihnya, membuat pria itu mendesah seraya mengejek pertanyaannya.

"Ada," jawabnya sambil merapikan jaket cokelat tuanya. "Tempat itu... belum pernah satupun orang mengunjunginya. Tak ada siapapun yang menjadikannya tempat tinggal. Padahal, tempat itu tidak begitu jauh, tapi orang-orang selalu menganggapnya asing."

BERBURU JAJAN TEMPOE DOELOE

7:01 AM 3 Comments
Tepatnya Jumat pagi kemarin, saya janjian sama temen. Dia sekalian bimbingan tesis sementara saya nimbrung ngantri dosen yang sama untuk minta surat rekomendasi pendaftaran S2. 

Ketemu beliau jadi kangennya terobati. Beliau yang saya maksud adalah dosen pembimbing tesis teman saya. Beliau itu dulu pembimbing I skripsi sekaligus pengganti dosen wali F Class psycho. Pas datang, kita cipika-cipiki trus ngobrol dan setelah saya minta surat rekom, saya dan teman saya nunggu duduk di lobby Student Center sejenak. Si Uun lagi nungguin temen kami, Faizal yang mau bimbingan sama Bu Diah juga. 

Saturday, May 10, 2014

SURAT CINTA DARI EDITOR BERIKUTNYA

9:10 AM 2 Comments
Saya jadi bingung mau ngasih judul apa. Tapi, postingan ini tentu beda dari judul-judul serupa sebelumnya. Baru saja saya online. Alhamdulillah, satu naskah lagi diterima di penerbit lain. Eum, sebenarnya itu naskah novel. Saya menawarkannya sejak November 2013 lalu. Bayangin kan, sudah genap 6 bulan saya menanti. Dua kali saya mengontak penerbit dalam kurun waktu per tiga bulan dan kata mereka masih dalam tahap penilaian. Ya, memang kalau fiksi, jumlah pengirimannya jauh lebih banyak daripada yang nawarin non fiksi. 

Thursday, May 8, 2014

PONSEL PENUH HIKMAH

7:49 PM 7 Comments
“Emma, nomor hapemu berapa? Minta dong!” ujar Dian yang waktu itu berdiri di sampingku, tepatnya di balkon teras kelas kami.
“Boleh,” jawabku sambil menggenggam ponsel lalu kusebutkan nomorku pada Dian.
----

Di atas adalah salah satu cuplikan percakapan antara saya dan teman sekolah yang kerap meminta nomor ponsel. Tepatnya SMP dulu, sekitar tahun 2003, saya benar-benar membutuhkan ponsel. Kegiatan saya begitu padat. Bukan hanya akademik sekolah, tapi juga sering terlibat dalam perlombaan antar sekolah maupun ekskul yang mana saya lebih sering menjadi "pemimpin kelompok". Awalnya, saya sempat meminjam ponsel Bapak. Tapi, karena Bapak jauh lebih membutuhkannya, maka saya tak lagi memegang HP meski sangat ingin.

Wednesday, May 7, 2014

SELALU ADA ALASAN DARI-NYA

8:11 PM 2 Comments
Selalu dan pasti ada alasan mengapa kita dipertemukan dengan cara seperti ini.
Seperti halnya aku mengenal dirinya, meski berbatas ruang dan a bit of different time.

Selalu dan pasti ada alasan mengapa semua ini terjadi begitu saja.
Seperti halnya Dia (Allah) menegurku dengan menghadirkan seseorang yang tak kuketahui muaranya.

Selalu dan pasti ada alasan.
Sebuah kalimat ajaib mengetuk relung hatiku.
Jangan menyimpan segalanya dalam hati sebab hati sifatnya tak menentu.
Perubahan bisa terjadi kapanpun, di mana pun.
Sebaliknya, simpanlah segalanya pada doa sebab itu akan terkenang di langit selamanya, selama Allah meridai.