Saturday, October 20, 2012

"MAJIKAN VS PEMBANTU"

4:54 AM 0 Comments

EVENT MENULIS NASKAH BERTEMA "MAJIKAN VS PEMBANTU"

Deadline 30 Oktober 2012.


Bagi yang mempunyai kisah nyata mengenai majikan dan pembantu yang bermasalah beserta tips-tips menjaga hubungan keduanya, silakan ikuti even Lomba Menulis "Majikan Vs Pembantu", 3-4 halaman, A4, TNR 12, margin 3333, spasi 1,5. Kirim ke futicha.turisqoh@gmail.com dengan judul email: "Majikan Vs Pembantu - Judul Naskah - Nama Penulis"


sumber : Fb Futicha Turisqoh II

Hasil Bekerja 16 jam

4:43 AM 0 Comments
Betapa nikmatnya menyisihkan waktu untuk bekerja dengan hobi. Belakangan ini saya juga demikian. Saya mulai menerapkan "16 jam", ya saya bekerja selama 16 jam. Bekerja dengan fisik, otak dan hati juga bekerja dengan hobi.

Ajaib! 16 jam yang saya terapkan beberapa minggu ini membuat saya lebih memahami diri saya termasuk apa kelebihan dan kesalahan yang telah saya perbuat.

Tempo hari, saya telah melakukan kesalahan sepele yang cukup fatal seperti yang saya tuliskan di Berkaca dari kesalahan sepele yang bersifat fatal .

Setelah memperbaikinya, saya bisa lebih detil lagi dan berusaha lebih cepat tanggap lagi dari yang kemarin. Dan, kemarin malam ketika masih sedang asyik menorehkan ide untuk sebuah proyek audisi menulis yang mana dana royaltinya akan disedekahkan ke yang membutuhkan, saya mendapatkan balasan dari "16 jam" dan evaluasi yang saya lakukan. Alhamdulillah, membacanya seperti tidak terduga sebelumnya. Dengan berbagai pertimbangan, salah satu naskah yang saya ikutkan di salah satu dari beberapa lomba yang saya ikuti akhirnya LOLOS di tahap I penjurian dan masuk menjadi nominator tahap II. 

Namun bukan itu sebenarnya yang membuat saya lebih tercengang. Saya lebih tertarik menelusuri beberapa kritikan dan masukan dari juri di tahap 1 terhadap naskah saya sehingga saya lebih mudah mengetahui apa yang menjadi pertimbangan baik dan buruknya. 

Ya, itu adalah modal berharga yang saya peroleh dari beberapa kritikus seni di perlombaan tersebut dan ke depannya, saya akan lebih perhatian lagi, lebih detil lagi, lebih baik lagi daripada sebelumnya.

Menang atau tidak itu adalah keputusan juri tahap II. Saya sih optimis berharap bisa menang. Jika pun tidak menang, bagi saya, saya sudah menang karena telah lolos seleksi di tahap 1 yang mungkin saja ada beratus-ratus naskah yang disaring di situ, dan saya berhasil menjadi salah satu nominator di tahap 2.

Yap, itulah sekelumit dari bagian kisah saya selanjutnya menuju mimpi saya. A journey to my dream.

Thursday, October 18, 2012

BERKACA DARI KESALAHAN SEPELE YANG BERAKIBAT FATAL

3:27 PM 0 Comments
        Sore ini sehabis shalat Ashar, kubuka email dan salah satu situs penyelenggara event lomba menulis puisi yang kuikuti. Melihat pengumuman pemenangnya membuat darahku berdesir hebat. Ketika kutelusuri huruf demi huruf, kudapati apa yang kuinginkan. Yap, aku GAGAL. Naskahku TIDAK LOLOS dalam salah satu dari beberapa event lomba yang kuikuti.

         Aku tidak lengah apalagi putus asa. Untuk apa? Karena aku telah menyalakan obor keOPTIMISanku, aku harus membuka mata lebar-lebar.

        Ini bukan kali pertama aku gagal. Entah sudah berapa puluh kali. 

        Kutengok lagi....

        Kuberkaca lagi dari kegagalanku.

        Apa yang membuat naskahku gagal/tidak menang?

        Kesalahan apa yang telah kuperbuat? Oh, ternyata aku baru sadar setelah melihat email balasan yang kukirim beberapa hari yang lalu, yang mana pihak penyelenggara memintaku untuk mengirim ulang naskah ke dalam bentuk MsWORD, dan itu kukirim TELAT. Sudah melewati batas deadline.

        Tidak ingin menumpahkan amarah karena kelalaianku yang disebabkan oleh hal sepele--sebab beberapa hari setelah aku mengirimkan naskah pertama kali, aku tidak memperpanjang masa aktif internetku. Itulah yang menyebabkan aku tidak membuka email dan melakukan pengiriman ulang melebihi deadline-nya dan tidak dapat dilakukan penjurian lagi.

       Kecewa? ada.

       Sedih? ada.

       Kubuang kata "andai" dalam pikiranku...

       Aku yakin naskahku adalah yang terbaik.

       Tidak ada gunanya menyesal melainkan belajarlah dari kesalahan.

        Kesalahan kecil pun bisa berakibat fatal.

       Namun, inilah perjalanan yang harus kutempuh demi mewujudkan impianku yang telah lama mati. Impian menjadi penulis. Impian di mana aku bisa melihat namaku terpampang di beberapa buku, entah itu dalam antologi ataupun sendiri. Aku ingin kembali menghidupkannya. Aku yakin aku mampu menembusnya asal aku rajin berlatih.

        Sudah berapa lomba yang kuikuti saat ini dan kuharap, kegagalanku akan semakin berkurang.

        Harus lebih teliti lagi agar hal sepele seperti itu tidak terulang kembali

        Aku catat ini sebagai awal dari kelanjutan sepak terjangku.

        Bismillahirrahmanirrahim, Kun Fayakun...

        Mulai membara lagi untuk terus berlatih dan berlatih. (*)

       
NB: Ini kuanggap sebagai catatan pertama dalam sejarah menuju impianku. Ya, Allah semoga aku tetap istiqomah untuk memperjuangkannya, terus berlatih dan berlatih tak kenal henti dan suatu hari menjadi The Winner.


CARA MENULIS CERPEN

4:58 AM 9 Comments

Menulis cerpen (cerita pendek) dapat menjadi permulaan karir yang baik sebagai penulis fiksi. Menulis cerita yang sangat panjang, seperti novel pastilah lebih membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Belum lagi mencari penerbit yang mau menerbitkannya. Cerita pendek dapat menjadi terobosan dalam karir menulis. Lebih banyak alternatif bagi penulis cerita pendek untuk dikenal, daripada novel. Majalah dan koran banyak yang menerima cerita pendek. Blog bisa juga menjadi alternatif dimuatnya cerita pendek di internet. Seringnya nama penulis muncul dalam cerita pendek yang dimuat di berbagai majalah dan koran, bisa menjadi pertimbangan positif bagi penerbit, bila penulis tersebut menyodorkan naskah cerita yang lebih panjang seperti novel ke penerbit.
Tulisan ini ditujukan pada penulis pemula yang ingin menulis cerita pendek dengan baik. Sesuai namanya, menulis cerita pendek memiliki keunikan tersendiri.
Tema
Sebaiknya Anda memiliki tema yang jelas saat menulis cerpen, tentang cerita seperti apa yang ingin Anda tulis. Pesan apa yang ingin Anda sampaikan kepada pembaca. Dengan adanya tema, yang menjadi tulang punggung cerita, maka cerpen Anda akan meninggalkan kesan tersendiri pada pembaca. Penetapan tema dari awal juga berguna agar saat menulis, Anda tidak terlalu jauh melenceng dari cerita sudah ditetapkan.
Alur cerita
Fokuslah pada satu alur cerita sesuai dengan tema yang sudah ditetapkan sebelumnya. Karakter tambahan, sejarah, latar belakang, dan detail lainnya sebaiknya memperkuat alur cerita ini. Percabangan alur cerita mutlak harus dihindari.
Karakter
Jangan menggunakan jumlah karakter yang terlalu banyak. Semakin banyak karakter bisa membuat cerita Anda menjadi terlalu panjang dan tidak fokus pada tema. Gunakan karakter secukupnya yang sesuai dengan alur cerita.
Sepenggal kisah hidup
Namanya saja cerita pendek, sehingga cerpen hanya menceritakan tentang sekelumit kisah dalam hidup karakter yang Anda buat. Jika karakter Anda memiliki kisah hidup yang sangat panjang, tulis hanya sebagai background yang menjadi penguat tema cerita tersebut. Tekankan hanya pada satu bagian dari hidupnya untuk ditulis.
Penggunaan kata
Bagaimanapun cerpen memiliki keterbatasan dalam jumlah kata yang bisa dipakai, apalagi cerita super pendek seperti flash fiction. Seringkali majalah atau koran tertentu benar-benar membatasi jumlah kata yang bisa dipakai. Jadi, Anda sebaiknya menggunakan pilihan kata yang efisien dan menghindari menggunakan kalimat deskriptif yang berpanjang-panjang.
Impresi
Secara tradisional, cerpen dimulai dengan pengenalan karakter, konflik, dan resolusi. Alternatif lain, adalah Anda dapat membuat impresi pada pembaca justru pada awal cerita, dengan langsung menghadirkan konflik. Karakter Anda sudah berada di dalam kekacauan besar. Hal ini akan membuat pembaca semakin penasaran, ada apa yang terjadi sebenarnya, bagaimana karakter tersebut akan mengatasi persoalannya. Pengenalan karakter, setting, dll dapat dilakukan secara perlahan-lahan di bagian cerita berikutnya.
Kejutan
Beri kejutan pada pembaca di akhir cerita. Hindari membuat akhir cerita yang mudah ditebak.
Konklusi
Jangan biarkan pembaca meraba-raba dalam gelap pada akhir cerita Anda. Pastikan konklusi di akhir cerita Anda memuaskan, tetapi juga tidak mudah ditebak. Pembaca perlu dibuat berkesan pada akhir cerita, tentang apa yang terjadi pada karakter tersebut. Akhir cerita yang mengesankan akan selalu diingat oleh pembaca, bahkan setelah lama mereka selesai membaca cerita tersebut. Para penulis pemula seringkali disarankan untuk menggunakan pengandaian berikut ini ketika mulai menyusun cerpen mereka:
  1. Taruh seseorang di atas pohon.
  2. Lempari dia dengan batu.
  3. Buat dia turun.
Kelihatannya aneh, tapi coba Anda pikirkan baik-baik, karena saran ini bisa diterapkan oleh penulis mana saja. Nah, ikuti langkah- langkah perencanaan seperti yang disarankan di bawah kalau Anda ingin menulis cerpen-cerpen yang hebat.
Perencanaan Cerpen
Taruh seseorang di atas pohon: munculkan sebuah keadaan yang harus dihadapi tokoh utama cerita.
Lempari dia dengan batu: Dari keadaan sebelumnya, kembangkan suatu masalah yang harus diselesaikan si tokoh utama tadi. Contoh: Kesalahpahaman, kesalahan identitas, kesempatan yang hilang, dan sebagainya.
Buat dia turun: Tunjukkan bagaimana tokoh Anda akhirnya mengatasi masalah itu. Pada beberapa cerita, hal terakhir ini seringkali juga sekaligus digunakan sebagai tempat memunculkan pesan yang ingin disampaikan penulis. Contoh: Kekuatan cinta, kebaikan mengalahkan kejahatan, kejujuran adalah kebijakan terbaik, persatuan membawa kekuatan, dsb. Ketika Anda selesai menulis, selalu (dan selalu) periksa kembali pekerjaan Anda dan perhatikan ejaan, tanda baca dan tata bahasa. Jangan menyia-nyiakan kerja keras Anda dengan menampilkan kesan tidak profesional pada pembaca Anda.
Praktekkan perencanaan sederhana ini pada tulisan Anda selanjutnya.
Tema
Setiap tulisan harus memiliki pesan atau arti yang tersirat di dalamnya. Sebuah tema adalah seperti sebuah tali yang menghubungkan awal dan akhir cerita dimana Anda menggantungkan alur, karakter, setting cerita dan lainnya. Ketika Anda menulis, yakinlah bahwa setiap kata berhubungan dengan tema ini. Ketika menulis cerpen, bisa jadi kita akan terlalu menaruh perhatian pada satu bagian saja seperti menciptakan penokohan, penggambaran hal-hal yang ada, dialog atau apapun juga, untuk itu, kita harus ingat bahwa kata-kata yang berlebihan dapat mengaburkan inti cerita itu sendiri.
Cerita yang bagus adalah cerita yang mengikuti sebuah garis batas. Tentukan apa inti cerita Anda dan walaupun tema itu sangat menggoda untuk diperlebar, Anda tetap harus berfokus pada inti yang telah Anda buat jika tidak ingin tulisan Anda berakhir seperti pembukaan sebuah novel atau sebuah kumpulan ide-ide yang campur aduk tanpa satu kejelasan.
Tempo Waktu
Cerita dalam sebuah cerpen yang efektif biasanya menampilkan sebuah tempo waktu yang pendek. Hal ini bisa berupa satu kejadian dalam kehidupan karakter utama Anda atau berupa cerita tentang kejadian yang berlangsung dalam sehari atau bahkan satu jam. Dan dengan waktu yang singkat itu, usahakan agar kejadian yang Anda ceritakan dapat memunculkan tema Anda.
Setting
Karena Anda hanya memiliki jumlah kata-kata yang terbatas untuk menyampaikan pesan Anda, maka Anda harus dapat memilih setting cerita dengan hati-hati. Disini berarti bahwa setting atau tempat kejadian juga harus berperan untuk turut mendukung jalannya cerita. Hal itu tidak berarti Anda harus selalu memilih setting yang tipikal dan mudah ditebak. Sebagai contoh, beberapa setting yang paling menakutkan bagi sebuah cerita seram bukanlah kuburan atau rumah tua, tapi tempat-tempat biasa yang sering dijumpa pembaca dalam kehidupan sehari-hari mereka. Buatlah agar pembaca juga seolah-olah merasakan suasana cerita lewat setting yang telah dipilih tadi.
Penokohan
Untuk menjaga efektivitas cerita, sebuah cerpen cukup memiliki sekitar tiga tokoh utama saja, karena terlalu banyak tokoh malah bisa mengaburkan jalan cerita Anda. Jangan terlalu terbawa untuk memaparkan sedetail-detailnya latar belakang tiap tokoh tersebut. Tentukan tokoh mana yang paling penting dalam mendukung cerita dan fokuskan diri padanya. Jika Anda memang jatuh cinta pada tokoh-tokoh Anda, pakailah mereka sebagai dasar dalam novel Anda kelak.
Dialog
Jangan menganggap enteng kekuatan dialog dalam mendukung penokohan karakter Anda, sebaliknya dialog harus mampu turut bercerita dan mengembangkan cerita Anda. Jangan hanya menjadikan dialog hanya sebagai pelengkap untuk menghidupkan tokoh Anda. Tiap kata yang ditaruh dalam mulut tokoh-tokoh Anda juga harus berfungsi dalam memunculkan tema cerita. Jika ternyata dialog tersebut tidak mampu mendukung tema, ambil langkah tegas dengan menghapusnya.
Alur
Buat paragraf pembuka yang menarik yang cukup membuat pembaca penasaran untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Pastikan bahwa alur Anda lengkap, artinya harus ada pembukaan, pertengahan cerita dan penutup. Akan tetapi, Anda juga tidak perlu terlalu berlama-lama dalam membangun cerita, sehingga klimaks atau penyelesaian cerita hanya muncul dalam satu kalimat, dan membuat pembaca merasa terganggu dan bingung dalam artian negatif, bukannya terpesona. Jangan pula membuat "twist ending" (penutup yang tak terduga) yang dapat terbaca terlalu dini, usahakan supaya pembaca tetap menebak-nebak sampai saat-saat terakhir. Jika Anda membuat cerita yang bergerak cepat, misalnya cerita tentang kriminalitas, jagalah supaya paragraf dan kalimat-kalimat Anda tetap singkat. Ini adalah trik untuk mengatur kecepatan dan memperkental nuansa yang ingin Anda sajikan pada pembaca.
Baca ulang
Pembaca dapat dengan mudah terpengaruh oleh format yang tidak rapi, penggunanaan tanda baca dan tata bahasa yang salah. Jangan biarkan semua itu mengganggu cerita Anda, selalu periksa dan periksa kembali.

Wednesday, October 17, 2012

LOMBA CERPEN HOR ROSA-LAY (House Of Romance; Romance Story Audition-Loves Around You)

7:51 PM 0 Comments

DL: 3 November 2012

Halloooo Romance Lovers!!!

Memperingati ultah grup kita, admin mengadakan event dengan hadiah-hadiah keren! Pastinya event menulis cerita romance. Nah, event House of Romance kali ini bernama ROSA – LAY (Romance Story Audition – Loves Around You).

Apa sih ROSA-LAY? Ada kata Audition di situ, jadi event kali ini adalah sebuah audisi untuk mencari cerpen-cerpen romance yang nantinya akan dibukukan. Tema cerita romance yang dicari adalah seputar kisah-kisah cinta yang sering kita temui di sekitar kita. Bagaimana ketentuan untuk mengikuti audisinya? Let’s check it out…

Tema Cerpen:

    Cinta dua generasi
    Cinta dunia maya
    Cinta palsu

(Cukup pilih salah satu)

Syarat Mengikuti Audisi:

Cerpen yang dikirim harus sesuai dengan pilihan tema di atas;

Boleh menggabungkan unsur romance dengan genre lain (bebas);

Naskah cerpen rapi, enak dibaca, memperhatikan EYD dan kaidah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar;

Tidak mengandung pornografi, unsur kekerasan atau menyinggung SARA;

Belum pernah diikutsertakan dalam lomba serupa dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun (note fb, blog, twitter, dll);

Naskah adalah karya sendiri, memberikan pernyataan bahwa naskah tersebut karya sendiri, bukan plagiat. Pernyataan tersebut ditulis di halaman terpisah di dalam file naskah cerpen;

Fanfic tidak diperbolehkan;

Prosedur Pengiriman Naskah Cerpen:

Ditulis dalam file MS Word, font Times New Roman, spasi 1 ½;

Jumlah kata minimal 2000 kata, maksimal 3333 kata;

Kirim naskah dalam attachment ke alamat e-mail: romance.hor@gmail.com;

Tuliskan nama lengkap, ID fb, alamat lengkap, dan nomor ponsel di body text e-mail;

Prosedur Penjurian:

Jangka waktu pengiriman naskah adalah 3 Oktober – 3 November 2012;

Setiap naskah yang masuk ke e-mail panitia, akan langsung dinilai dan melewati proses seleksi Tahap I, untuk menentukan apakah naskah tersebut lolos ke tahap selanjutnya atau tidak;

Jawaban untuk lolos/tidaknya naskah ke Tahap II adalah maksimal 2 hari setelah pengiriman naskah cerpen;

Jika telah mengirimkan naskah dan mendapat balasan bahwa naskah tersebut tidak lolos/gugur dalam seleksi Tahap I, peserta bisa terus mencoba mengirimkan naskah lain sampai batas akhir pengiriman tanggal 3 November 2012;

Proses penjurian tahap I adalah tanggal 3 Oktober – 10 November 2012;

Hanya 1 naskah yang bisa lolos untuk tiap peserta;

Cerpen yang lolos penjurian tahap I, akan masuk ke penjurian tahap II untuk menentukan 7 pemenang yang karyanya nanti akan dibukukan;

Jangka waktu proses penjurian tahap II adalah tanggal 11 – 25 November 2012;

Pengumuman pemenang tanggal 26 November 2012;

Hadiah:

Juara I mendapatkan uang tunai Rp 150.000,- dan pulsa senilai Rp 100.000,-
Juara II mendapatkan uang tunai Rp 100.000,- dan pulsa senilai Rp 50.000,-
Juara III mendapatkan uang tunai sebesar Rp 50.000,- dan pulsa senilai 50.000

Juara IV mendapatkan 2 buah novel berjudul MIMPI BUNGSU dan GADIS KECIL DI TEPI GAZA karya Vanny Chrisma WJuara V mendapatkan 1 buah novel berjudul ANOTHER IDOL karya Delia Angela terbitan Elf BooksJuara VI mendapatkan 1 buah novel berjudul ANOTHER IDOL karya Delia Angela terbitan Elf BooksJuara VII mendapatkan 1 buah novel berjudul ANOTHER IDOL karya Delia Angela terbitan Elf Books;

Hadiah uang tunai dan pulsa disponsori oleh Amy Tan dan SamalonaHadiah novel MIMPI BUNGSU dan GADIS KECIL DI TEPI GAZA disponsori oleh Vanny Chrisma WHadiah novel ANOTHER IDOL disponsori oleh ELF Books(Kunjungi dan LIKE fanpage ELF Books untuk mendapatkan info buku-buku terbitan ELF Books https://www.facebook.com/pages/Elf-Books/191129120971005 serta website http://www.elfbooks.net/ untuk mengirimkan naskah dan bergabung menjadi penulis di ELF Books)

Tujuh naskah terpilih tersebut akan dibukukan dan penulis akan mendapatkan royalti. Untuk pembagian royalti akan dibicarakan lebih lanjut dengan para pemenang.

Daftar Juri

    Seleksi Tahap I : Catz Link Tristan, Lia Zhang, Lavendrew Garfield
    Penjurian Tahap II : Majnun Jiddan, Dadan Erlangga, Petrus Jody

Catatan : Dilarang melakukan komunikasi/korespondensi dalam rangka proofread, permintaan pendapat dan masukan, komentar, pencabean dan semacamnya pada juri-juri tersebut di atas untuk karya yang dikirimkan, selama audisi berlangsung. No exception

Oke, sekian pengumuman event House of Romance kali ini. Kami tunggu naskah-naskah romance-nya. Silakan bersiap dan selamat mengikuti HoR : ROSA – LAY!

With love,Admins.

sumber: htpp://www.imajinasipena.blogspot.com