Wednesday, May 1, 2013

CATATAN HATI DOSEN JUNIOR (6)

12:50 PM 2 Comments
Sebelum tidur siang, aku mau cuap-cuap sedikit. Teringat dengan salah satu pakar di bidang kepenulisan yang sudah senior mengatakan bahwa materi itu hanyalah efek samping dari kerja keras kita. Dari kalimat ini, aku juga teringat dengan persoalan gaji pertamaku.

Gaji. Siapa sih yang nggak mau dikasih duit? Siapa sih yang nggak mau gajian setelah bersusah-payah bekerja? Masing-masing dari kita pasti punya profesi yang berbeda. Kalau toh profesi kita serupa, bisa jadi gajinya berbeda.

Di sini aku nggak mau pamer atau mengeluh. Hanya sekadar intermezzo, mengenang ihwal gaji pertamaku. Gaji pertamaku kuperoleh ketika masih mengajar di kajian Guidance Club STAIN pada akhir September 2012 hingga Januari  2013 lalu sebagai dosen motivator. Memperolehnya pun tidak mudah. Pihak kampus menetapkan bahwa setiap satu pertemuan akan diganjar sebesar lima puluh ribu rupiah. Jumlah tersebut bukan gaji yang sebenarnya, melainkan imbalan/hadiah karena sudah mau membantu teman-teman di STAIN aja.

KENALI PELANGGAN UTAMA ANDA

8:43 AM 0 Comments
Apa arti dari pelanggan? Pelanggan adalah individu atau konsumen yang membeli produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan atau suatu kegiatan perekonomian. Menurut Peter Ducker, tugas utama sebuah perusahaan adalah menciptakan pelanggan. 

Di Indonesia memiliki lebih kurang 220 juta penduduk dengan ratusan suku yang tersebar di berbagai pulau. Meskipun berbeda suku dan bahasa, tapi pasti ada di antara mereka yang memiliki kesamaan karakter yang dapat dijadikan sebagai patokan bagi para marketer untuk mengatur strategi marketing yang jitu. Di sinilah tugas sebagai seorang marketer untuk cermat dan cerdas dalam menganalisa dan memahami karakter para konsumen, khususnya yang menjadi pelanggan utamanya.

Kenapa harus karakter? Sebab, memahami karakteristik pelanggan utama adalah salah satu syarat kesuksesan sebuah bisnis. Demikian yang dikatakan oleh Veronica Ratna Ningrum. Veronica adalah seorang WomanMarketer yang telah sukses menangani berbagai program marketing bagi sejumlah lembaga perbankan, baik bank nasional maupun bank asing.

RENCANA IDE DRAFT NOVEL KEDUA

7:30 AM 0 Comments
InsyaAllah, sebentar lagi bakal nulis draft novel kedua. Masih bertemakan tentang cinta *lagi pengen fokus ke genre romance aja dulu. Inspirasinya diperoleh dari mana? Dari mana ya? Yang pasti datangnya spontan, pas mau tidur malam, bulan lalu.

Terpikir untuk menulis kisah tentang hubungan antara si suami dan istri. Suami berwatak posesif dan pencemburu berat dan istrinya yang rada tomboi tapi bisa belajar sabar untuk menghadapi semua sikap si suami. Nanti yang jadi konfliknya, muncul sahabat kecil si istri (sahabat pria). Sahabat tersebut ternyata adalah rival sang suami di perusahaan dan pastinya bermuka dua *manis dan baik di depan tapi amat buruk di belakang. Itu lantaran, si sahabat mulai jatuh cinta (lagi) pada wanita yg ternyata istri dari rivalnya sendiri. Segala cara dia kerahkan untuk merebut cinta wanita itu sekalipun tau kalau dia udah bersuami.

Tuesday, April 30, 2013

GET WELL SOON FOR ME

11:56 AM 3 Comments
Sebenarnya mulai Minggu sampai Selasa ini sedang kurang enak badan. Tidur malam nggak berkualitas, kaki cenat-cenut, kepala pusing dan badan rada error. Awalnya dipicu oleh munculnya sariawan tepat di ujung kiri belakang lidah. Rasanya sakiiiit banget, nggak bisa ngomong, makan minum pun tak enak. Selang sehari setelahnya, badan panas dingin. Kemarin saja, tidur tiga kali. Pagi habis dhuha tidur dan siangnya juga tidur. Malam tadi makin tak enak. Karena nggak bisa pewe lagi tidurnya jadi dipake shalat malam. Pas nunggu subuh, badan makin nggak keruan, udah mau pingsan rasanya waktu shalat subuh tadi.

Paginya, jam lima tadi habis shalat di kamar Mama (karena disuruh tidur di kamar Mama selama Bapak pindah ke Malang) langsung naik ke lantai dua (ke kamarku). Di kamar, kunyalakan bantalan heat physiotherapy dan kutempelkan ke seluruh area yang sakit, terutama perut dan kaki. Emang nggak boleh tidur habis subuh kan ya, tapi berhubung benar-benar nggak enak badan ditambah merasakan sensasi terapi panas, jadinya kebawa tidur satu jam. Karena hari ini ada jadwal ngajar, makanya kusempatin tidur sebentar untuk memulihkan badan. Alhamdulillah, tadi pagi bisa berangkat ke kampus meski cuaca sedang kurang kondusif di luar (panas dan angin kencang).

Jadi ingat sama dokter. Kalo tanda-tanda mau sakit, mau flu atau pas lagi sakit, usahakan untuk makan lebih dari porsi yang biasanya, minum air mineralnya juga dilebihkan dan tidurnya juga usahakan minimal 8 jam sehari. Cara-cara ini sudah kupraktekkan. Makan, mau sebanyak apapun porsinya, toh badanku emang susah untuk "besar". Kalo dokter sih bilangnya "bakat kurus". Itu disebabkan karena orang yang bakat kurus, makan sebanyak apapun nggak bakal gemuk karena proses metabolismenya lah yang sangat cepat, pemakaian energi dari makanan yang dikonsumsi pun sangat cepat. Yaa, hasilnya seperti aku. Mau makan dua atau lima piring dalam sehari pun nggak bakal ngaruh. Mungkin karena posturku juga yang cenderung tinggi makanya aku masih saja dibilang kurus. Paling, kalo lagi sakit gini, berat badan ada di kisaran angka 54 atau 53. Kalo sakitnya berminggu-minggu, bisa turun jadi 52 (nah bener dah kayak batang pohon kering penampakanku haha). Tapi, BB normal biasanya kalo nggak 56 ya 55, paling mentok tuh 58 atau 59. Sedangkan tinggiku 165cm. Tapi, orang-orang masiiiiiih aja bilang kurus. Susah yaah, jadi orang tinggi plus metabolisme cepet itu.

CATATAN HATI DOSEN JUNIOR (5)

11:18 AM 13 Comments
Baru saja aku pulang dari kampus (STAIN). Seperti biasa, pergi-pulang dengan berjalan kaki. Tidak jauh, hanya di depan kompleks perumahan saja, tapi memang pendakian sih. Kalo ngelewatin jalan tikus, cukup 15 menit saja.

Hari ini, sama seperti minggu lalu, kita ngadain kuis untuk kompetensi dasar ke-9. Kuis yang biasanya dikerjakan secara monoton dengan pembagian lembar soal disertai posisi duduk sudah basi bagi kami. Hehehe. Pasca mendapatkan catatan evaluasi (keinginan dan harapan) mahasiswa ketika sehari sebelum UTS, aku mulai mengubah metode. Salah satunya kuterapkan pada pengadaan kuis sebelum memulai materi baru.

Sudah ada dua kuis, baik itu untuk matkul BK maupun pengantar psikologi yang menggunakan metode agak unik. Ketika aku memberikan kuis, pertanyaan yang kuberikan adalah pertanyaan spontan, hanya berkisar tiga hingga empat pertanyaan yang mewakili apa yang telah dipelajari. Dan, yang membuat beda adalah, sistem pengerjaannya. Pada pertanyaan awal, biasanya aku mempersilahkan mereka untuk mendengarkan soal tanpa ditulis lalu langsung dijawab pada kertas masing-masing dengan posisi duduk. Entah itu duduk melingkar membentuk U atau duduk lesehan. Selanjutnya, untuk aba-aba memasuki pertanyaan berikutnya, maka aku mempersilahkan mereka untuk mengerjakan kuis tersebut dengan posisi berdiri, menjauhi bangku, menulis di tembok. Terkadang juga menerapkan sistem tukar lembar jawaban ataupun mengerjakan jawaban bersama partner/pasangan yang sudah kutunjukkan buat mereka.