Saturday, February 16, 2013
Rp 45.000+Ongkir
Khusus Kontributor:
- Potongan harga Rp 9.000,- untuk pembelian 1 eksamplar
- Potongan harga Rp 20.000,- untuk pembelian 2 eksamplar
- Ongkir 1 eksamplar = Rp 15.000,- 2 eksamplar = Rp 25.000,- (untuk alamat sekitar pulau Jawa)
- Ongkir 1 eksamplar = Rp 25.000,- 2 eksamplar = Rp 40.000,- (untuk alamat luar pulau Jawa)
PEMESANAN
SMS ke 081945990097 dengan format: CL_Nama_Alamat_Jumlah Eksamplar
Daftar Naskah FF Dan Nama Kontributor:
1. Because of Cheese Crunchy Chocolate_Paresma Elvigro
2. Choco Love_Rere Z
3. Dua batang cokelat untuk sepotong Hati_Rezita Siregar Agnesia.
4. Hot Chocolate_Mpit Chan
5. Call me_Cynthia EAS
6. Chocolate : O Destino do Amor_Salsabillah
7. Ada Cinta di balik Cokelat yang Terabaikan_Dian Tria Yunita
8. Sang Pangeran Cokelat_Alice Sidusia
9. Secangkir Cokelat panas_Rama Hasan
10. Baru kurasa manisnya cokelat_Amel Sanila
11. Peluruh Duka_Achmad A. Arifin
12. Kau dan cokelatmu dibalik hujan_Titian Berkat Gea
13. Kedai Cokelat _Aisa N. Khumairah
14. Kenangan itu (dari CEO dan Cokelatnya)_Adinda Iik Zakiah
15. Hanyalah Chocolate_Anisatun Aminah
16. Obat Patah Hati Termanis, Cokelat_Elkanisa Mahdi
17. King and Queen of Chocolate_Lita Maisyarah Dechi*
18. Cokelat dari Egha_Arinda Shafa
19. Senyuman Sepotong Cokelat_Gemintang Halimatussa'diah
20. Dan Mentari Pun Berwarna Cokelat_Rina 'Na 'Kwartiana
21. Cokelat Pungutan_Mpit Tivani
22. Manisnya Chocolate Semanis Cintaku_Linda Erlina
23. Semanis Cake Cokelat_Adisti Natalia
24. Kado merah Jambu_Nawank Wulan
25. Cokelat Stick di hari minggu_Nurita Wahyuni
26. Cokelat Pucat_Daruz Armedian
27. Save by The chocolate_Ocha Thalib
28. Si Manis I Love You_Ayunda Azalia Zahra
29. Hot Choco ala Jo_Je _ Jo_je
30. Chocolate, I Need You!_Farikha Amilahaq
31. Aku, Cokelat dan leukimia_Okta Nursanti
32. Chocolate Caffettaria_Alberta Angela
33. If chocolate Can Talk_Yoan Puspita Sari
34. Cokelat dan Pria Misterius_Nurfadhilah Bahar
35. Bingkisan Chocolate dari Steefan_Tri Oktiana
36. Suratan Cokelat yang Abadi_Lutfiya Al-Qarani
37. Sekotak Cokelat manis_Urai Rizki Abri Nova
38. Cokelat 1989_Indriani Nur Setia
39. Feel like Chocolate_Nimas Masrullail
40. Chocolate has A story About Us_Venda Intan Pratama
41. Dimana Cokelatku?_Fuatuttaqwiyah El-Adiba
42. Cokelat Terakhir_Junaidi barcelonitas
43. Hot Chocolate,Memory of You_Anisa Nadia Idham
44. Cokelat Hitam_Zulzilah Arth
45. My Love Story is Chocolate_Windi Adewi
46. The Charred Chocolate_Laila Muttamimah
47. The Secret of Facebook_Septiani Siti Lathifah
48. My Chocolate_Novita Hariyani
49. Butiran Cokelat_Shintany Rochmatil Widyananda
50. Kenapa Harus Cokelat_Ade Juni
51. Cokelat Yang Hilang_Tasliyah Noor Ningtiyas
52. Asal Makan_Ramat Sahri Ramadani
53. Because My Favorite Chocolate_Rengganis
Penulis: Rere Z, Achmad A. Arifin, dkk
Penulis tamu: Endang SSN Dan Avet Batang Parana
Editor: Risty Arvel
Desainer cover: Avet Batang Parana
Layouter: Meta Creative Design
Back cover:
Membaca buku “Choco-Love” serasa sedang menikmati sebatang coklat dengan aneka rasa yang tak pernah berhenti memuaskan selera. Ceritanya ringan dan crunchy, penuh kejutan , dan tentu saja romantis. Coba saja baca paragraf pertama pada setiap kisah yang tersaji unik. Anda akan merasakan lelehan coklat yang manis. Rasa lelah lumer bersama lezatnya tutur kata yang membuat Anda akan melahapnya hingga tandas. Coklat ibarat cinta. Saat kita menikmatinya, saat itu pula kita tengah meredup cinta dalam bulir rasa yang beraneka. Hemh… ada tidak ya kisah-kisah yang lebih indah daripada buku ini?
(Kamiluddin Azis, Novelis “Kau Bisa Mencintaiku”)
“Choco-Love” bacaan wajib nih, terutama bagi yang patah hati, sepertiku! Karenanya membacanya bagaikan menikmati se-truk penuh cokelat. Kisah sedihnya membuatku merasa tak sendiri mengalami kepedihan cinta. Kisah bahagianya, benar-benar membuatku be brave dan tegar lagi...! Ganbattte..!
(Kitsune D. Nur, 19 tahun, Mahasiswi Jurusan Ekonomi Pembangunan)
Membaca “Choco-Love” di jam-jam istirahat, menikmati makan siang, sungguh mengasyikan!. Bahasanya yang ringan mampu menghilangkan kepenatan karena beban kerja yang menumpuk dan memeras otak. Kisah-kisahnya yang manis, membuatku tersenyum-senyum sendiri sembari mengenang kisah cinta masa kuliahku. Disajikan dengan apik, membuatku ingin membacanya lagi dan lagi.
(Anik Cariati, 33 Tahun, Karyawati Perusahaan Swasta dan Ibu 2 Anak)
Penyajiannya buku “Choco-love” sangat manis, perpaduan bahasa Indonesia dan Bahasa Inggrisnya mengesankan menciptakan ritme yang indah seperti sebuah alunan musik yang syahdu. Satu hal yang bisa saya petik dari buku ini, yaitu mengajari saya tentang cinta dan penghormatan terhadap sosok wanita.
(Agus Supriad, 21 Tahun, Mahasiswa Sastra Inggris, Seniman Musik Dan Lukis)
Penulis menyajikan cerita yang meremaja banget, sesuai banget dengan seleraku. There are only three things in life that matter, “good friends, good chocolate and falling in love”. Pokoknya kalau kamu membacanya,kamu akan mendapatkan tiga hal yaitu, sweet, romantic and beautiful.
(Nindya Maharani, 17 Tahun, Pelajar SMA)
ISBN: 978-602-17600-0-0
Hal: ix + 213 Hal
Harga: Rp 45.000 + Ongkir
Pemesanan: SMS ke 081945990097 dengan format "CL_Nama_Alamat_Jumlah eksemplar
SEGERA TERBIT:
Judul : SENJA DI AL QUDS
ISBN : 978-602-7692-29-9
Tebal 172 Halaman
Harga : Rp. 38.000,-
UNTUK PEMESANAN KETIK:
SDAQ#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Jumlah#No.Telp
Kirim Ke: 0878-260000-53
Penulis :
Aditya D. Sugiarso - Agus Kindi - Aries Ermawati - Asri Wulantini - Ceng Ahmar Syamsi -
Eny Lupita Sari - Gemintang Halimatussa'diah – Haidi – Qus - Ragil Kuning - Rakhmi Inas Ramadhani - Ridha Sri Wahyuni - Sarah Aulia - T.H. Ihsan - Uda Agus - Yanuarty Paresma Wahyuningsih
==========================
Darah, air mata, perang, tak akan berhenti dalam waktu dekat. Mengungsi? Mengungsi ke mana? Palestina. Seakan tak ada tempat yang aman di negara ini. Makanan? Bahkan mungkin mereka lupa, kapan dan apa yang terakhir kali mereka makan.
Israel seakan terus menggencarkan serangannya. Engkau akan terus bertanya, sampai kapan dunia membiarkan kekejaman mereka?
Rakyat Palestina akan terus berjihad! Tak ada yang lebih membahagiakan untuk anak-anak Palestina selain menjadi syahid. Kau sendiri? Bagi orang-orang di luar sana, syahid bukan hanya orang yang berpulang menghadap Allah melalui angkat senjata. Karena itu, terpanggillah untuk senantiasa belajar, pelajari Al Qur'an dan amalkan. Menikahlah, terpanggillah untuk lahirkan generasi-generasi Robbani pejuang bangsa.
Senja di Al Quds membawa pesan tentang panggilan itu, panggilan syariah yang mengharuskan setiap insan pulang ke tanah kelahiran untuk membela agama. Pendidikan hanyalah janji kemakmuran, tapi syariah memberi janji yang luar biasa. Janji surga. Senja di Al Quds telah mempertemukan cinta mereka yang suci. Mempertemukan dan mengikatkan cinta tulus mereka ke dalam janji yang lebih kekal abadi.
Senja di Gaza akan tetap indah sampai kapan pun. Meski tiap hari dihantam roket-roket penjemput maut, senja di Gaza yang indah tak akan pernah mati .... — with Penulis Queensha Oase Sahara, Adistya F. Qolby, Bintang Di Atas Gelombang and 45 others.
Friday, February 15, 2013
Hai para penulis Indscript Creative! Masih setiakah Anda duduk dan bekerja sama dengan Personal Branding Agency ini? Bagaimana keadaan Anda saat ini? Apakah Anda merasa bahagia atau malah merasa terpuruk? Apa Anda masih suka menggerutu karena tidak mampu membuat karya yang fenomenal sepert JK Rowling? Apakah Anda takut gagal lagi untuk menerbitkan karya-karya Anda? Atau, saat ini Anda sedang pesimis dan ingin segera mengakhiri hidup? Tunggu dulu! Jangan terburu-buru mengambil keputusan sesaat.
Semua permasalahan sejatinya bersumber dari sendiri. Ya, masalah itu wajar tetapi apabila Anda merasa terbebani dengan masalah, maka Anda perlu mempertanyakan diri Anda sejenak.
Lalu, apa yang harus dilakukan? Jawabannya adalah meditasi. Loh, kenapa meditasi? Karena dengan bermeditasi, Anda akan lebih mudah menyelami dan memahami hakekat kedirian dan pikiran. Anda akan lebih mudah mengantarkan diri Anda untuk menaklukkan keluhan-keluhan tersebut.
Adjie Silarus, Meditator yang sukses mengikis masa lalunya yang buruk melalui metode meditasi yang dilakukan terus menerus. Adjie mencapai titik bahagia bukan karena apa yang akan dia dapatkan di masa depan, tetapi karena apa yang sudah dia dapatkan sekarang.
Nah, sudah dapat kata kuncinya? Yap. Di dalam meditasi, Anda dituntut untuk fokus memikirkan dan “menghadirkan” diri pada masa yang sekarang. Jadi, bila Anda masih membawa atau mengungkit-ungkit masa lalu atau bahkan mencemaskan masa depan, maka singkirkan itu jauh-jauh.
Menghadirkan mental, hati serta jiwa dalam masa sekarang akan menghasilkan produk yang namanya kesadaran meditatif. Kesadaran meditatif inilah yang akan membantu Anda memahami bahwa Anda merupakan kumpulan dari keseluruhan karya masa lampau yang telah berakhir. Kesadaran ini pula yang akan membimbing Anda untuk memupuk optimisme, pikiran positif serta gairah untuk mensyukuri apa yang Anda raih dan miliki hari ini.
Anda tidak perlu memaksa diri untuk memikirkan atau mencemaskan hal-hal yang belum pasti terjadi. Syukurilah karya-karya tulisan yang telah Anda buat saat ini. Bila tulisan atau karya Anda gagal terbit kemarin, itu bukanlah akhir dari segalanya. Itu juga bukan alasan demi menghentikan langkah dan imajinasi Anda dalam berlatih menciptakan karya yang lebih baik di keesokan harinya.
Overall, hidup ini indah bila mampu mensyukuri nikmat setiap waktu, setiap hari dan apa yang ada saat ini. Dengan bantuan meditasi, Anda akan diingatkan untuk senantiasa bersyukur. Kalau sudah bersyukur, pasti Sang Pencipta pun akan menambah nikmat itu dan memberi ketenangan tiada tara. Hati akan merasa bahagia karena Anda sadar bahwa semua yang ada di hadapan Anda adalah semu. Semua hanyalah milik Ilahi dan akan kembali lagi pada-Nya.
Sekarang, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda ingin mencoba meditasi untuk menjaga rasa syukur setiap saat? Yuk, mari!
Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1
- Latihan pernapasan. Latihan ini bisa dilakukan setiap saat dan di mana pun. Latihan seperti ini lebih bagus lagi bila dilakukan pada saat awal bangun tidur. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi organ vital (jantung dan paruparu) untuk menghirup udara segar yang pertama kali sebelum hari akan bergulir dan terinfeksi polusi.
- Berdoa (ibadah). Kegiatan berdoa (ibadah) juga dapat menjadi salah satu metode untuk meditasi. Selama beribadah seseorang tentu saja akan duduk dengan tenang, berusaha mengatur ritme hati, jiwa dan mental untuk fokus pada satu titik yaitu pada kekuatan transendental yang Maha Besar yaitu Sang Pencipta. Hal ini juga sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani perawatan akibat gangguan psikologis maupun fisik. Dengan berdoa, berarti seseorang menyerahkan dirinya sepenuhnya pada kekuatan yang lebih besar dan lebih ampuh daripada hanya sekadar mengandalkan kelihaian penanganan dokter, psikolog atau psikiater. Selain itu, metode ini pun sangat praktis untuk menekan biaya berobat yang terbilang mahal apalagi bagi mereka yang menderita gangguan serius.
- Berdiam diri sejenak sembari menonton atau mendengarkan tayangan/musik-musik relaksasi atau bisa juga dengan menyuntikkan beberapa kalimat positif untuk diri sendiri selama beberapa menit dan berulang-ulang, kontinyu selama beberapa hari ke depan.





